Sidoarjo (republikjatim.com) - Lingkungan TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Pucanganom, Jalan Raden Patah, Kecamatan Sidoarjo, sempat digegerkan kemunculan kawanan ulat di sejumlah titik di area sekolah. Momen yang mulanya dikira biasa ini, sempat memicu kekhawatiran karena berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan aktivitas belajar mengajar para siswa.
Keberadaan ulat itu, kali pertama disadari salah seorang siswa, Selasa (28/07/2026) kemarin. Berawal dari laporan polos sang murid, para guru mendapati ulat-ulat itu, mulai menyebar di area tanaman dan halaman sekolah.
"Ada salah satu anak yang menyampaikan kepada guru, 'Bu Guru, ada ulat di tanaman.' Awalnya kami mengira itu ulat biasa yang memang berasal dari tanaman. Namun, di hari kedua ternyata masih ada lagi dan jumlahnya cukup banyak," ujar salah seorang guru, Siti Muhayarih, Selasa (04/08/2026).
Khawatir keselamatan anak-anak terganggu, pihak sekolah mengambil tindakan sigap dengan menghubungi Layanan Darurat 112.
Dari penelusuran di sekitar lokasi, ulat-ulat itu, diduga kuat bermigrasi dari lahan kosong bekas pabrik yang tepat berada di samping bangunan sekolah. Lahan yang sudah lama tak berpenghuni itu, dipenuhi tanaman dan semak liar.
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo menjelaskan fenomena ini kemungkinan besar dipicu oleh faktor cuaca panas ekstrem. Kondisi itu, memaksa ulat keluar dari habitat aslinya untuk mencari perlindungan dan makanan.
Tidak butuh waktu lama, setelah laporan masuk, tim gabungan dari DLHK Pemkab Sidoarjo dan Kelurahan Pucanganom langsung turun tangan pada Jumat (31/07/2026).
Langkah-langkah penanganan langsung dieksekusi secara intensif. Diantaranya
penyemprotan masif dengan seluruh area sekolah, mulai dari bagian belakang hingga depan, disemprot cairan pembasmi hama oleh petugas DLHK Sidoarjo. Kemudian, pembersihan tanaman liar. Yakni petugas Kelurahan Pucanganom menyisir area sekitar pukul 14.00 WIB untuk memotong dan membersihkan semak liar yang menjadi sarang ulat.
"Alhamdulillah setelah saya melapor, langsung ada tindakan penyemprotan dari DLHK. Kelurahan Pucanganom juga membantu menyediakan peralatan dan tenaga. Harapannya hari Senin kegiatan belajar mengajar bisa kembali berlangsung dengan aman dan nyaman," ungkap Siti penuh rasa syukur.
Baca juga: Divonis 10 Tahun Penjara, Mantan Plt Bupati Sidoarjo Hudiyono Beri Perlawanan Hukum Lewat Banding
Sementara berkat sinergi dan penanganan cepat itu, lingkungan sekolah kini dipastikan kembali bersih dan kondusif.
"Alhamdulillah, sekarang siap menyambut para siswa untuk belajar tanpa rasa cemas lagi," tandasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi