Sinergi Akademisi Umsida Dorong Penguatan Akuntansi Pelaku UMKM Lokal Tembus Pasar Internasional

republikjatim.com
ABDINAS - Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (Abdimas) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) kembali diselenggarakan dalam skala internasional tema International Community Service Collaboration di Kopi Luwak Cikole, Lembang, Jawa Barat, Selasa (28

Bandung (republikjatim.com) - Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (Abdimas) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) kembali diselenggarakan dalam skala internasional di Kopi Luwak Cikole, Lembang, Jawa Barat, Selasa (28/05/2026). Kegiatan dengan mengusung tema International Community Service Collaboration ini, menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi akademisi lintas negara. Bahkan, sekaligus mengimplementasikan peran strategis perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat berbasis keilmuan.

Kegiatan ini dipimpin Prof Dr Sigit Hermawan SE M Si selaku Ketua Abdimas sekaligus narasumber. Dia didampingi Dr Sarwenda Biduri SE MSA ACPA sebagai moderator yang memandu jalannya kegiatan itu. Hal ini agar acara berjalan secara sistematis, komunikatif dan interaktif. Peran moderator dalam kegiatan ini, sangat krusial dalam menjaga alur diskusi tetap terarah serta memastikan seluruh peserta dapat berkontribusi secara aktif.

Baca juga: Dikunjungi Bupati Karangasem, Bupati Subandi Bongkar Strategi Dongkrak PAD Sidoarjo yang Jadi Rujukan Daerah Lain

Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh berbagai kalangan. Termasuk dosen dan mahasiswa dari Uzbekistan serta perwakilan akademisi dari sejumlah perguruan tinggi Muhammadiyah di Indonesia. Seperti Universitas Muhammadiyah Bandung, Universitas Muhammadiyah Gresik, Universitas Muhammadiyah Surabaya, Universitas Muhammadiyah Jember dan Universitas Muhammadiyah Sukabumi.

Para peserta itu diantaranya Dr Budi Santoso SE MM MAkun, Dr Riyanto Sertiawan Suharsono SE MSA, Nyimas Wardatul SE MSA AK CA ACPA, Rieska Maharani SE MM, Iman Harjono SE M Ak, Irfan Sophan Himawan SE MM. Selain itu, juga adaakademisi internasional Assoc Prof Dr Khalilov Bahromjon B M Sc. Kehadiran para akademisi ini berperan sebagai narasumber pada kegiatan Abdimas.
Selain itu, berbagai latar belakang menciptakan suasana diskusi yang kaya perspektif dan multidisipliner. 

Dalam sesi utama, Prof Dr Sigit Hermawan menyampaikan materi bertema simple accounting yang difokuskan pada penguatan literasi keuangan dan implementasi akuntansi pada UMKM. Materi ini dirancang untuk memberikan pemahaman praktis kepada pelaku usaha mengenai pentingnya pencatatan transaksi keuangan yang sistematis. Yakni mulai dari penyusunan jurnal, pengelolaan persediaan hingga penyusunan laporan keuangan seperti neraca dan laporan laba rugi. 

"Penerapan akuntansi yang baik tidak hanya berfungsi sebagai alat pencatatan saja. Akan tetapi, juga sebagai instrumen strategis dalam pengambilan keputusan bisnis. Dengan laporan keuangan yang akurat dan transparan, pelaku UMKM dapat lebih mudah mengukur kinerja usaha, mengelola arus kas serta merencanakan pengembangan bisnis secara berkelanjutan," ujar Prof Sigit Hermawan kepada republikjatim.com, Jumat (08/05/2026).

Kegiatan Abdimas ini, secara khusus memberikan edukasi dan literasi keuangan kepada pengelola UMKM di Kopi Luwak Cikole. Berdasarkan hasil diskusi dan pemaparan, diketahui usaha ini memiliki kinerja yang sangat baik dengan pendapatan mencapai lebih dari Rp 100 juta per bulan. Hal ini menunjukkan potensi besar UMKM dalam berkontribusi terhadap perekonomian. 

"Khususnya, kalau didukung dengan sistem pengelolaan keuangan yang profesional," pinta Sigit Hermawan.

Selain itu, pihak manajemen Kopi Luwak Cikole juga mengungkapkan rencana ekspansi usaha sebagai langkah strategis untuk memperluas pasar. Keunikan utama dari usaha ini terletak pada produknya yang bersifat eksklusif. Yakni kopi yang dihasilkan tidak dipasarkan secara umum, baik melalui toko ritel maupun platform online shop. 

Baca juga: Bupati Sidoarjo Serahkan Santunan Ke Keluarga Korban Kecelakaan Lingkar Timur dan Keluarga Kades Buncitan Sedati

"Strategi ini, menjadikan produk memiliki nilai premium dan daya tarik tersendiri di pasar global. Target pasar dari Kopi Luwak Cikole sebagian besar berasal dari luar negeri, khususnya Malaysia," tegasnya.

Hal ini, lanjut Sigit menunjukkan UMKM lokal memiliki peluang besar untuk bersaing di pasar internasional. 

"Terutama, kalau didukung dengan strategi pemasaran yang tepat dan pengelolaan keuangan yang akuntabel," pintanya.

Sesi diskusi berlangsung secara aktif dan konstruktif. Para narasumber memberikan berbagai masukan strategis terkait penguatan sistem keuangan, pengembangan bisnis serta kesiapan ekspansi ke pasar yang lebih luas. 

Dr Sarwenda Biduri SE MSA ACPA sebagai moderator mampu mengelola jalannya diskusi dengan baik. Sehingga tercipta interaksi yang produktif antara akademisi dan praktisi. 

"Tidak hanya itu, kegiatan ini juga diisi dengan sesi berbagi pengalaman internasional oleh Assoc Prof Dr Khalilov Bahromjon B M Sc yang memaparkan praktik pengelolaan UMKM di Uzbekistan. Pemaparan ini memberikan wawasan global terkait strategi pengembangan usaha kecil dan menengah serta membuka peluang kolaborasi lintas negara dalam program pengabdian masyarakat," ungkap Sarwenda Biduri.

Baca juga: SMP Al Muslim Gelar Program Young Changemakers Dream It, Growth It and Do It, Ajari Pelaku UMKM hingga Kelola Sampah

Lingkungan alam terbuka di kawasan Lembang turut memberikan suasana yang mendukung terciptanya diskusi yang lebih santai namun tetap fokus. Interaksi yang terjalin tidak hanya bersifat formal saja. Akan tetapi, juga memperkuat jejaring akademik dan profesional antar negara. 

Kegiatan ini, ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol keberhasilan kolaborasi internasional yang telah terjalin. 

"Seluruh akademisi menyepakati pentingnya keberlanjutan program ini melalui kerja sama yang lebih konkret.  Baik dalam bentuk penelitian bersama, pertukaran akademisi maupun program pengabdian masyarakat berkelanjutan," tandas Sarwenda Biduri.

Sebagai luaran, kegiatan ini direncanakan akan dipublikasikan dalam jurnal pengabdian masyarakat internasional. Publikasi ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi ilmiah yang lebih luas serta menjadi referensi dalam pengembangan model pengabdian masyarakat berbasis kolaborasi internasional. 

"Khususnya, dalam bidang akuntansi dan pemberdayaan UMKM di Indonesia," pungkasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru