Peringati Hari Pahlawan 10 Nopember 2025, Pemkab Sidoarjo Gelar Upacara Bendera

republikjatim.com
UPACARA - Bupati Sidoarjo Subandi memimpin Upacara Hari Pahlawan 10 November 2025 diperingati Pemkab Sidoarjo dengan menggelar Upacara Bendera di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, Senin (10/11/2025).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Hari Pahlawan 10 November 2025 diperingati Pemkab Sidoarjo dengan menggelar Upacara Bendera di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, Senin (10/11/2025). Upacara yang berlangsung khidmat dipimpin langsung Bupati Sidoarjo, Subandi. Upacara Bendera yang dihadiri Forkopimda Sidoarjo itu, juga diikuti ratusan peserta mulai TNI, Polri, PNS, mahasiswa dan pelajar.

Bupati Sidoarjo, Subandi membacakan sambutan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf mengatakan para pahlawan mengajarkan bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan. Karena itu, ada tiga hal yang dapat diteladani dari para pahlawan bangsa.

Baca juga: BPPD Pemkab Sidoarjo Berlakukan Pembebasan Denda Pajak Daerah Mulai 4 Mei hingga 29 Oktober 2026

Pertama tentang kesabaran para pahlawan. Menurutnya, mereka sabar menempuh ilmu, sabar menyusun strategi, sabar menunggu momentum dan sabar membangun kebersamaan di tengah segala keterbatasan. Mereka tetap bersabar meski menghadapi perbedaan pandangan dan jalan perjuangan.

"Dari kesabaran itulah lahir kemenangan. Karena mereka tahu kemerdekaan tidak diraih dengan tergesa-gesa, tetapi ditempa waktu dan keikhlasan," ujar Subandi.

Kedua tentang semangat untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya. Baginya, setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan tidak berebut jabatan, tidak menuntut balasan dan tidak mengincar apa yang ditinggalkan penjajah. Mereka justru kembali ke rakyat, mengajar, membangun, menanam dan melanjutkan pengabdian.

"Di situlah letak kehormatan sejati, bukan pada posisi yang dimiliki saja, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan," paparnya.



Ketiga tentang pandangan jauh ke depan. Menurutnya, para pahlawan berjuang untuk generasi yang akan datang serta untuk kemakmuran bangsa yang mereka cintai. Mereka juga menjadikan perjuangan sebagai bagian dari ibadah. Darah dan air mata mereka adalah doa yang tak pernah padam.

Baca juga: Siswa SMA Al Muslim Syukuri Kelulusan dengan Praktek Beri Bermanfaat, Bagi Pengalaman ke Adik Kelas dan Lainnya

"Bagi para pahlawan menyerah berarti meninggalkan amanah kemanusiaan. Ini adalah modal besar bagi generasi kita saat ini. Semangat perjuangan yang pantang menyerah adalah kekuatan bagi kita dan generasi mendatang untuk meneruskan cita-cita para pahlawan yang selama ini ditunaikan," tegasnya.

Sementara Bupati Sidoarjo, Subandi juga menyampaikan saat ini perjuangan tidak lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati dan pengabdian. Namun semangat perjuangan tetap sama yakni membela yang lemah, memperjuangkan keadilan dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan. Menurutnya, semangat inilah yang terus dihidupkan melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, mulai dari memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial hingga membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas dan berdaya saing.

Baca juga: Siapkan Skema Rp 209,5 Miliar, Bupati Kepala BPBD dan Dinas PUBM SDA Lobi BNPB Tangani Banjir Tahunan di Sidoarjo

"Hari ini, mari kita bersyukur dan berjanji bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita, bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, maka kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam dengan bekerja, bergerak dan berdampak," tandasnya. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru