Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus mengebut proyek betonisasi. Diantaranya, proyek betonisasi penghubung Desa Suko, Kecamatan Sukodono - Desa Geluran, Kecamatan Taman dan proyek betonisasi Desa Banjarsari - Damarsi, Kecamatan Buduran, Sidoarjo.
Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali mengatakan hingga pekan ke 16 untuk proyek betonisasi Banjarsari - Damarsi sudah mencapai pengerjaan 45 persen. Sedangkan untuk betonisasi Suko - Geluran sudah mencapai 22 persen pada pekan ke 13 saat ini.
Baca juga: Perkuat Pendidikan Demokrasi di Kota Delta, Bawaslu Sidoarjo dan UNUSIDA Resmi Gandengan Tangan
"Kedua proyek betonisasi menunjukkan progres yang membanggakan. Karena masing-masing mengalami surplus pengerjaan," ujar Bupati muda yang akrab disapa Gus Muhdlor ini, Rabu (11/10/2023).
Gus Muhdlor menambahkan meskipun masing-masing surplus diantaranya 2 persen dan 7 persen tidak serta merta membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo tidak mengawasi kedua proyek itu. Pemkab Sidoarjo kata Bupati alumni SMAN 4 Sidoarjo ini bakal terus memantau masing-masing proyek agar selesai tepat waktu sesuai dengan perjanjian kontrak.
"Karena kalau terlambat sedikit akan sangat merugikan masyarakat sekitar yang terdampak," ungkap Bupati alumni Fisip Unair Surabaya ini.
Baca juga: Pacu Pembangunan dan Ketertiban, Bupati Subandi Serahkan 3 Raperda Strategis ke DPRD Sidoarjo
Sementara Kepala Dinas PU Bina Marga Dan Sumber Daya Air (PUBM dan SDA) Pemkab Sidoarjo, Dwi Eko Saptono menegaskan proyek betonisasi Banjarsari - Damarsi dengan panjang 1.838 meter dengan lebar 5 meter ini terbagi menjadi dua segmen.
"Untuk betonisasi di wilayah Kwangsan terbagi menjadi dua segmen. Segmen I memiliki panjang 477 meter, sementara Segmen II memiliki panjang 393 meter. Keduanya dengan lebar 5 meter. Beberapa diantaranya akan masuk tahapan landasan cor beton pada pekan kedua bulan ini, sedang sisanya sudah proses akhir yaitu pemadatan beton," katanya.
Dwi menjabarkan untuk betonisasi Desa Geluran, Taman - Desa Suko, Sukodono dengan panjang 1.570 meter dan lebar 6-7 meter ini beberapa diantaranya tahapan pemasangan U-Ditch (saluran air sisi jalan kanan-kiri) dan ruas lainnya sudah masuk pada tahapan pekerjaan rigid pavement (perkerasan jalan).
"Kami terus memantau semua proyek betonisasi agar akhir 2023 semua rampung," pungkasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi