Sidoarjo (republikjatim.com) - Upaya Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali dalam mengamankan aset milik Pemkab Sidoarjo patut didukung semua pihak. Alasannya, karena tidak mudah mengamankan aset daerah yang selama puluhan tahun belum bersertifikat itu.
Tahun 2022 ini, jumlah aset daerah yang sudah diamankan sebanyak 651 bidang. Jumlah itu, akan terus didorong hingga 2.000 lebih aset milik Pemkab Sidoarjo tersertifikasi.
Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sidoarjo, Yannis Harryzon Dethan secara simbolis menyerahkan 226 sertifikat kepada Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali di Pendopo Delta Wibawa, Jumat (30/12/2022).
Bupati muda yang akrab disapa Gus Muhdlor ini mengapresiasi kinerja BPN Sidoarjo yang membantu kelancaran proses sertifikasi aset Pemkab Sidoarjo Tahun 2022. Karena itu, tahun depan bakal terus didorong agar seluruh aset daerah memiliki sertifikat.
"Harapannya ke depan sertifikat aset Pemkab Sidoarjo ini lebih masif lagi," ujar Gus Muhdlor kepada republikjatim.com, Jumat (30/12/2022) usai penyerahan sertifikat.
Selain itu, Gus Muhdlor menjelaskan sertifikasi aset Pemkab penting dilakukan. Hal itu, akan memberikan kepastian hukum atas aset yang dimiliki daerah. Sehingga aset itu dan tidak rawan disalahgunakan.
"Kalau aset sudah dipegang negara, kemungkinan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bisa diminimalisir," tegasnya.
Sementara Kepala BPN Sidoarjo, Yannis Harryzon Dethan mengakui proses sertifikasi aset Pemkab Sidoarjo telah dimulainya sejak Januari 2022. Menurutnya, ada 2.000 lebih pengajuan sertifikat aset Pemkab Sidoarjo. Dari jumlah itu, sekitar 1.400 bidang telah masuk proses pengukuran. Namun yang selesai proses pengukurannya ada sebanyak 685 bidang.
"Jumlah itu tinggal menunggu penerbitan sertifikat saja. Saat ini aset Pemkab Sidoarjo yang tersertifikasi sebanyak 651 bidang. Tapi, ada 2.000 lebih pengajuan aset Pemkab Sidoarjo yang masuk ke kami. Yang telah masuk proses pengukuran sekitar 1.400 sekian dan yang selesai proses pengukurannya sudah 685. SK yang sudah kami selesaikan sebanyak 651 bidang sertifikat ini," ungkapnya.
Pria yang akrab disapa Yannis ini memaparkan ada 525 sertifikat aset Pemkab Sidoarjo yang berhasil diselesaikan sejak dirinya menjabat Kepala BPN Sidoarjo. Sebanyak 299 bidang sudah diserahkan sebelumnya dan 226 sisanya diserahkan kali ini. Ia akan terus mendorong proses penerbitan sertifikat. Salah satunya dengan terus berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Sidoarjo terkait yang membidangi aset itu.
"Kami berharap proses pengukuran berjalan lancar. Clear n clean sewaktu pengukuran. Dengan begitu, penerbitan sertifikat aset Pemkab Sidoarjo tidak akan menemui kendala. Karena, selama saya menjabat ada 525 sertifikat aset Pemkab Sidoarjo yang saya tandatangani. Kalau selama satu tahun ada 651 sertifikat aset Pemkab Sidoarjo yang telah diselesaikan," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi