Tak Mau Bayar Pajak, BPPD Sidoarjo Tutup Reklame Raksasa Milik Bank dan Pegadaian di Sukodono

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
TUTUP - Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Pemkab Sidoarjo menertibkan tiga titik reklame di Kecamatan Sukodono karena tidak membayar pajak dan diberi surat peringatan tidak mengindahkan, Selasa (29/03/2022).
TUTUP - Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Pemkab Sidoarjo menertibkan tiga titik reklame di Kecamatan Sukodono karena tidak membayar pajak dan diberi surat peringatan tidak mengindahkan, Selasa (29/03/2022).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Pemkab Sidoarjo menertibkan tiga titik reklame berukuran besar di Kecamatan Sukodono. Ketiga reklame raksasa yang ditutup itu diantaranya reklame milik PT Karya Hasta Nusantara di JL Raya Desa Kebonagung, reklame Bank Benta dan reklame Gadai Swasta, Selasa (29/03/2022).

Kepala BPPD Pemkab Sidoarjo, Ari Suryono mengatakan sebelum ketiga reklame itu ditutup, pihaknya terlebih dahulu memberikan Surat Peringatan (SP) kepada Wajib Pajak (WP) hingga 2 kali. Namun, karena surat peringatan itu tetap tidak dihiraukan maka dilakukan penutupan kali ini.

"Penutupan ini berlangsung selama 14 hari. Kalau masih tetap membandel tidak mau bayar pajak, maka akan dilakukan pembongkaran oleh Satpol PP Pemkab Sidoarjo. Kami sangat berharap para pemasang reklame untuk taat pajak," ujar Ari Suryono seusai memimpin penutupan beberapa reklame yang belum membayar pajak itu.

Lebih jauh, mantan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) itu menjelaskan mulai Tahun 2022, BPPD Pemkab Sidoarjo menargetkan pendapatan dari sektor pajak reklame sebesar Rp 15 miliar. Target ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang hanya dipatok Rp 14 miliar.

"Saat ini BPPD Pemkab Sidoarjo sudah memiliki sistem yang lebih kompatibel. Dengan sistem ini bisa langsung diketahui reklame atau restoran mana yang belum membayar pajak. Sehingga tidak perlu melakukan rekap secara manual lagi. Ke depan soal pemungutan pajak ini arahnya pada virtual semua. Siapa saja yang belum bayar pajak nanti langsung ada terlihat notifikasi dan pemberitahuannya. Kita tidak perlu lagi berkirim surat secara manual," tegasnya.

Sementara Kabid Pajak Daerah, BPPD Pemkab Sidoarjo, Abdul Muntholib menegaskan ketiga titik reklame yang ditertibkan hari ini sudah menunggak pajak cukup lama. Yakni antara sekitar 2-4 tahun. Dengan kisaran pembayaran pajak Rp 5 juta setiap tahun. Hal itu bergantung ukuran.

"Penertiban reklame ini baru awal saja. Ke depan kita akan sisir lebih masif lagi. Karena wajib pajak reklame di Sidoarjo ada sekitar 7.000, termasuk yang insidentil," paparnya.

Selain itu, BPPD Pemkab Sidoarjo sudah menggelar patroli rutin setiap minggu untuk menertibkan reklame yang tidak membayar pajak atau kewajibannya.

"Setiap hari Jumat kita terus keliling untuk penertiban reklame yang tidak membayar pajak. Nanti dilanjutkan disisir ke ribuan reklame lainnya," pungkasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Survei Anjlok, Anas Urbaningrum Sentil Pemerintahan Prabowo, Layangkan 5 Resep Cerdas Raih Kepercayaan Publik

Survei Anjlok, Anas Urbaningrum Sentil Pemerintahan Prabowo, Layangkan 5 Resep Cerdas Raih Kepercayaan Publik

Sabtu, 01 Agu 2026 21:51 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 21:51 WIB

Jakarta (republikjatim.com) - Belum genap dua tahun menahkodai Indonesia, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto diterpa angin kencang. Hal itu, ditandai…

Ketahuan Akali Petugas Pakai Izin Distributor, Bupati Ancam Tutup 3 Toko Miras di Kahuripan Nirvana Village Sidoarjo

Ketahuan Akali Petugas Pakai Izin Distributor, Bupati Ancam Tutup 3 Toko Miras di Kahuripan Nirvana Village Sidoarjo

Sabtu, 01 Agu 2026 07:41 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 07:41 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo mengambil langkah tegas terhadap peredaran Minuman Keras (Miras) ilegal di wilayahnya. Bupati Sidoarjo, Subandi…

Sempat Diproyeksi Defisit, APBD Pemkab Sidoarjo Tahun 2025 Malah Surplus Rp 61,7 Miliar dan Raih WTP Ke 13

Sempat Diproyeksi Defisit, APBD Pemkab Sidoarjo Tahun 2025 Malah Surplus Rp 61,7 Miliar dan Raih WTP Ke 13

Jumat, 31 Jul 2026 17:08 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 17:08 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kinerja pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo pada Tahun Anggaran 2025 menorehkan kejutan positif. Sempat…

Ketuk Hati Pengusaha Lain, MPC Pemuda Pancasila Sidoarjo Bagi-Bagi BBM Pertamax Gratis untuk Ratusan Ojol di Candi

Ketuk Hati Pengusaha Lain, MPC Pemuda Pancasila Sidoarjo Bagi-Bagi BBM Pertamax Gratis untuk Ratusan Ojol di Candi

Jumat, 31 Jul 2026 10:05 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 10:05 WIB

​Sidoarjo (republikjatim.com) - Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Sidoarjo menghadirkan inovasi menarik dalam aksi sosial rutinnya. Ji…

Satpol PP Gerak Sendiri Gedor Warkop Remang-Remang di GOR dan Candi Amankan Miras dan Pemandu Lagu

Satpol PP Gerak Sendiri Gedor Warkop Remang-Remang di GOR dan Candi Amankan Miras dan Pemandu Lagu

Kamis, 30 Jul 2026 13:41 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 13:41 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Sidoarjo menggelar razia mendadak menyasar warung kopi (warkop) remang-remang di…

Serap Aspirasi Warga Jabon, Anggota DPRD Jatim Hari Yulianto Dorong Penguatan Ekonomi Lokal dan Sarana Kesehatan

Serap Aspirasi Warga Jabon, Anggota DPRD Jatim Hari Yulianto Dorong Penguatan Ekonomi Lokal dan Sarana Kesehatan

Kamis, 30 Jul 2026 12:25 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 12:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kehadiran anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Hari Yulianto dalam agenda reses di Desa Trompoasri, Kecamatan Jabon,…