Antrean Panjang Pendaftar Bantuan UMKM Berjubel di Depan Kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo Hingga Jalan Raya

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
ANTRE - Ratusan calon penerima bantuan UMKM senilai Rp 1,2 juta antre panjang di depan Kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemkab Sidoarjo hingga di JL Raya Jaksa Agung Suprapto, Sidoarjo, Jumat (23/05/2021).
ANTRE - Ratusan calon penerima bantuan UMKM senilai Rp 1,2 juta antre panjang di depan Kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemkab Sidoarjo hingga di JL Raya Jaksa Agung Suprapto, Sidoarjo, Jumat (23/05/2021).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ratusan warga terpaksa ikut mengantre panjang di depan Kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemkab Sidoarjo, Jumat (23/04/2021). Para calon penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau bantuan UMKM itu terpaksa rela mengantre agar bisa mendapatkan bantuan berupa stimulus modal itu.

Ratusan pengantre ini berkumpul tanpa menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) penanganan Covid-19 untuk menyerahkan berkas pendaftaran sebagai penerima bantuan sebesar Rp 1,2 juta per UMKM itu. Bahkan antrean itu sampai mengular keluar di trotoar JL Jaksa Agung Suprapto hingga di depan Kantor Perusahaan Gas Negara (PGN) Sidoarjo.

Petugas pun tampak kuwalahan mengatur antrean itu. Padahal, sesekali petugas menghimbau para pemohon untuk memjaga jarak dan memakai masker. Sayangnya himbauan itu tidak dihiraukan dan digubris para pengantre. Ratusan pemohon bantuan UMKM ini tetap salin berdesakan dan berhimpitan.

"Saya sudah datang ke tempat pendaftaran sekitar pukul 06.00 WIB, tapi sudah ada antrean panjang hingga keluar gedung. Padahal, saya datang pagi-pagi agar antrean tidak panjang. Kemungkinan yang sudah antre duluan berangkatnya Subuh," ujar salah seorang pengantre, Rully kepada republikjatim.com, Jumat (23/04/2021).

Lebih jauh, warga asal Kelurahan Urangagung, Kecamatan Sidoarjo ini berharap, adanya penambahan loket layanan pendaftaran agar tidak ada antrean panjang lagi.

"Sekarang antre berjubel dan panjang karena pelayanannya hanya dibuka 10 loket. Prakteknya di lapangan tidak cukup karena yang mengajukan cukup banyak," pintahnya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemkab Sidoarjo, M Edi Kurniadi mengakui antrean panjang itu karena masyarakat masih banyak yang belum paham alur pendaftaran, termasuk persyaratan mendapatkan bantuan BPUM. Apalagi, animo masyarakat mendapat bantuan itu cukup besar.

"Sayangnya berkas mereka (pemohon) banyak yang tidak lengkap. Makanya, kami terpaksa mengembalikannya. Itulah penyebab antrean panjang pemohon itu," katanya.

Edi mengaku saat ini dinasnya sudah menerima sekitar 30.000 berkas calon penerima bantuan dari pemerintah pusat itu. Dari 30.000 berkas masuk itu, ada sekitar 10.000 yang sudah selesai diverifikasi. Sedangkan batas akhir penyerahan Berkas Pendaftaran penerima bantuan UMKM itu tanggal 27 April 2021 besok.

"Kami berjanji semua berkas akan diverifikasi. Kami hanya menerima dan memverifikasi berkas sesuai dengan peraturan. Kalau yang memutuskan layak atau tidaknya langsung pemerintah pusat," tandasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Optimisme Baru dari Trawas, Muswil VI KAHMI Jatim Siap Kawal Jawa Timur Jadi Gerbang Baru Utama Nusantara

Optimisme Baru dari Trawas, Muswil VI KAHMI Jatim Siap Kawal Jawa Timur Jadi Gerbang Baru Utama Nusantara

Jumat, 25 Sep 2026 20:39 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:39 WIB

Mojokerto (republikjatim.com) - Korps Alumni HMI (KAHMI) Jawa Timur resmi menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) VI pada 25 hingga 27 September 2026 di Hotel…

Tingkatkan Penerimaan Negara, DJP Jatim Sita dan Lelang 69 Aset Penghutang Pajak Senilai Rp 29,8 Miliar

Tingkatkan Penerimaan Negara, DJP Jatim Sita dan Lelang 69 Aset Penghutang Pajak Senilai Rp 29,8 Miliar

Jumat, 25 Sep 2026 15:34 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 15:34 WIB

Malang (republikjatim.com) - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur (Jatim) Bersatu bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Jatim menggelar…

Bikin Faktur Pajak Fiktif Hampir Rp 1 Miliar, Bos Perusahaan Konstruksi Diserahkan Penyidik Pajak ke JPU Kejari Sidoarjo

Bikin Faktur Pajak Fiktif Hampir Rp 1 Miliar, Bos Perusahaan Konstruksi Diserahkan Penyidik Pajak ke JPU Kejari Sidoarjo

Kamis, 24 Sep 2026 22:20 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 22:20 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur (Jatim) II menyerahkan…

Sinyal Hijau Menuju Liga 1, Pemkab Sidoarjo Siap Totalitas Sokong Deltras FC, Ini Beberapa Syarat Mutlaknya

Sinyal Hijau Menuju Liga 1, Pemkab Sidoarjo Siap Totalitas Sokong Deltras FC, Ini Beberapa Syarat Mutlaknya

Rabu, 23 Sep 2026 22:30 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 22:30 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Angin segar bertiup kencang bagi publik sepak bola Delta. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo secara terbuka menyatakan…

Kasus Pembatalan Akta Kelahiran di Sidoarjo Melonjak 2 Kali Lipat, Kepala Dispendukcapil Warning Kejujuran Data Adminduk

Kasus Pembatalan Akta Kelahiran di Sidoarjo Melonjak 2 Kali Lipat, Kepala Dispendukcapil Warning Kejujuran Data Adminduk

Rabu, 23 Sep 2026 17:16 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 17:16 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pemkab Sidoarjo mencatat peningkatan signifikan pada kasus pembatalan…

Ibu Rumah Tangga hingga Jadi Wabup, Mimik Idayana Buka-Bukaan Restu Keluarga dan Politik Perempuan di Delta Podcast KPU

Ibu Rumah Tangga hingga Jadi Wabup, Mimik Idayana Buka-Bukaan Restu Keluarga dan Politik Perempuan di Delta Podcast KPU

Rabu, 23 Sep 2026 15:39 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:39 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Mengubah peran dari seorang ibu rumah tangga biasa menjadi tokoh sentral di pemerintahan bukanlah perjalanan yang mudah. Kunci…