DPR RI dan BIG Sarankan Kades Sidoarjo Membuat Peta Desa

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
GEOSPASIAL - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Syaikhul Islam bersama Sekretaris Utama Badan Informasi Geospasial, Titiek Suparwati memberikan pengarahan dan sosialisasi pentingnya peta dan batas desa di Hotel Halogen, Juanda, Sidoarjo, Selasa (20/03/2018).
GEOSPASIAL - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Syaikhul Islam bersama Sekretaris Utama Badan Informasi Geospasial, Titiek Suparwati memberikan pengarahan dan sosialisasi pentingnya peta dan batas desa di Hotel Halogen, Juanda, Sidoarjo, Selasa (20/03/2018).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ketua Komisi VII DPR RI, Syaikhul Islam Ali bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) menyarakan seluruh Kepala Desa (Kades) di Sidoarjo membuat peta desa secara resmi. Peta desa ini, selain untuk memastikan rencana pembangunan juga mengurangi konflik antar desa yang dipicu batas desa yang tidak jelas lantaran minimnya dokumen resmi di desa.

Oleh karena itu, Komisi VII DPR RI dan BIG mengumpulkan sejumlah Kades, mantan perangkat dan sejumlah anggota karang taruna asal sejumlah desa di Kecamatan Taman dan Kecamatan Waru. Puluhan orang aktif di desa itu mengikuti acara Desiminasi Informasi Geospasial dalam Rangka Pengembangan SDM (Pemetaan Batas Desa) di Sidoarjo, Jawa Timur.

"Acara ini lebih mendekatkan DPR RI dan BIG ke masyarakat. BIG adalah lembaga pemerintah non kementerian yang kontribusinya sudah dirasakan sehari-hari mulai peta nasional hingga peta desa," terang Syaikhul Islam Ali kepada republikjatim.com, Selasa (20/03/2018) di Hotel Halogen, Juanda, Sidoarjo.

Lebih jauh pria yang akrab dipanggil Gus Syaikhul ini berharap dengan adanya peta desa Kades dapat membuat kebijakan yang lebih baik. Terutama kebijakan mengenai program-program pertanahan di tingkat desa. Apalagi, saat ini ada program Prona, PTSL, Tora dan lainnya soal sertifikasi tanah massal yang digadang sebagai program pemerintah saat ini.

"Kegiatan ini mendukung program pemerintah. Karena nilai lebih dari pemerintah saat ini mengutamakan sertifikasi tanah. Kalau persoalan tanah tak ditertibkan kasus ketimpangan tanah bakal jadi bola salju di kemudian hari yang menjadi masalah besar. Karena mengurus tanah pun sekarang lebih muda asal syaratnya terpenuhi," imbuhnya.

Menurutnya, pemetaan dan peta desa itu sangat penting. Oleh karenanya setiap desa harus memiliki peta desa masing-masing. Selain memudahkan program kerja Kades juga memudahkan warga mensertifikat tanahnya.

"Kalau masih banyak (desa) yang belum dipetakan segera dipetakan agar tak ada masalah di belakang hari," tegasnya.

Sementara Sekretaris Utama BIG, Titik Suparwati menegaskan BIG menjamin ketersediaan akses informasi geospasial yang dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, menyelenggarakan informasi geospasial yang berdaya guna efisien dan efektif melalui kerjasama, koordinasi, integrasi dan sinkronisasi. Disamping itu, mendorong penggunaan informasi geospasial dalam penyelenggaraan pemerintah dalam berbagai aspek mendukung program prioritas nasional.

"Kami juga mendorong pengembangan dunia usaha dan pariwisata, insfrastruktur, konektivitas, kemaritiman dan pembangunan wilayah daerah perbatasan, daerah tertinggal, pembangunan pedesaan, penanggulangan bencana dan reformasi agraria," paparnya.

Disamping itu juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Sidoarjo terhadap Informasi Geospasial terutama mengenai pemetaan batas desa. Sekaligus menyampaikan Undang-Undang tentang Informasi Geospasial.

"Kami berharap sosialisasi ini bermanfaat bagi Pemkab dan warga Sidoarjo untuk pembangunan di tingkat desa," pungkasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Bikin Kagum Wabup Sidoarjo, TPST Krembung Mampu Olah Sampah Tanpa Bau dan Rampung Dalam 3 Jam

Bikin Kagum Wabup Sidoarjo, TPST Krembung Mampu Olah Sampah Tanpa Bau dan Rampung Dalam 3 Jam

Rabu, 09 Sep 2026 17:31 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:31 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Langkah konkret Pemerintah Desa (Pemdes) Krembung dalam mengelola sampah mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten…

Respon Keluhan Warga, Bupati Subandi Tampung Aspirasi Kades Candi dan Tanggulangin, Targetkan Tuntas Perbaikan 3 Bulan

Respon Keluhan Warga, Bupati Subandi Tampung Aspirasi Kades Candi dan Tanggulangin, Targetkan Tuntas Perbaikan 3 Bulan

Rabu, 09 Sep 2026 17:05 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:05 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo terus bergerak cepat menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya terkait perbaikan infrastruktur dan ancaman…

Proyek Flyover Gedangan Makin Dekat Realisasinya, Pemkab dan BPN Sidoarjo Mulai Ukur 122 Bidang Lahan Terdampak

Proyek Flyover Gedangan Makin Dekat Realisasinya, Pemkab dan BPN Sidoarjo Mulai Ukur 122 Bidang Lahan Terdampak

Selasa, 08 Sep 2026 21:41 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 21:41 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Langkah nyata untuk mengurai simpul kemacetan parah di jalur utama Surabaya - Sidoarjo terus dimatangkan. Pemerintah Kabupaten…

Elektabilitas Partai Gerindra Naik 14,4 Persen di Sidoarjo, Rahmat Muhajirin : Bukti Program Presiden Diterima Warga

Elektabilitas Partai Gerindra Naik 14,4 Persen di Sidoarjo, Rahmat Muhajirin : Bukti Program Presiden Diterima Warga

Selasa, 08 Sep 2026 20:48 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 20:48 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tren positif terus ditunjukkan oleh Partai Gerindra di Kabupaten Sidoarjo. Berdasarkan hasil survei terbaru dari Accurate…

Perketat Standar Makanan Santri dan Siswa, Bupati Sidoarjo Bentuk Satgas Khusus Awasi Program MBG di Kota Delta

Perketat Standar Makanan Santri dan Siswa, Bupati Sidoarjo Bentuk Satgas Khusus Awasi Program MBG di Kota Delta

Selasa, 08 Sep 2026 20:25 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 20:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo mengambil langkah tegas dan responsif untuk menjamin keamanan serta kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG).…

Kambuh Usai Keracunan MBG, Alami Trauma Makanan 45 Santri di Sidoarjo Kembali Dilarikan Lagi ke RSUD dan RSI Siti Hajar

Kambuh Usai Keracunan MBG, Alami Trauma Makanan 45 Santri di Sidoarjo Kembali Dilarikan Lagi ke RSUD dan RSI Siti Hajar

Selasa, 08 Sep 2026 19:37 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 19:37 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Duka dan trauma akibat insiden keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) belum sepenuhnya usai bagi para santri Pondok Pesantren…