BHS Siap Kembangkan Budidaya Ikan Air Tawar di Sidoarjo

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
AIR TAWAR - Bacabup Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono (BHS) melihat budidaya ikan air tawar di Desa Dukuhtengah, Kecamatan Buduran, Sidoarjo untuk memastikan para nelayan mendapatkan perhatian pemerintah, Senin (29/06/2020) sore.
AIR TAWAR - Bacabup Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono (BHS) melihat budidaya ikan air tawar di Desa Dukuhtengah, Kecamatan Buduran, Sidoarjo untuk memastikan para nelayan mendapatkan perhatian pemerintah, Senin (29/06/2020) sore.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono (BHS) bakal memperhatikan nasib para nelayan ikan. Salah satunya nelayan yang membudidayakan ikan air tawar. Program ini disampaikan BHS saat berdialog dengan keompok budidaya ikan air tawar di Desa Dukuhtengah, Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

"Sudah selayaknya Sidoarjo ini menjadi penghasil ikan yang melimpah ruah. Terutama ikan air tawar dan tambak. Karena wilayah Sidoarjo banyak dikelilingi sungai. Karena itu budidaya air tawar sangat potensial dengan mengandalkan air irigasi sungai," terang Bambang Haryo Soekartono kepada republikjatim.com, Senin (29/06/2020) sore.

Karenanya, lanjut mantan anggota DPR RI yang pernah meraih Penghargaan Anggota DPR RI Teraspiratif Tahun 2019 ini, sudah sepatutnya sungai dan kanal yang ada di Sidoarjo dinormalisasi dan direvitalisasi. Menurutnya jika sungai-sungai di Sidoarjo dikelolah dengan baik pasokan (suplai) air untuk para pembudidaya ikan air tawar tidak bakal kesulitan seperti sekarang ini. Selain itu, juga mampu mengatasi banjir tahunan setiap musim hujan.

"Pasokan air sungai dan irigasi harus mudah didapat. Karena itu masalah pendangkalan sungai dan pembuangan limbah industri harus ditertibkan. Pendangkalan sungai dan limbah industri membuat para pembudidaya ikan air tawar harus mencari pasokan air irigasi yang lebih jauh, meski di samping ratusan kolam ada sungai. Kalau sungai dibenahi maka budidaya air tawar tidak mengambil air irigasi yang lebih jauh," imbuhnya.

Begitu juga dengan harga pakan ikan yang mencapai Rp 285.000 sampai Rp 310.000 per sak (30 kilogram). Padahal, dua pabrik pakan ikan yang dibutuhkan para petani budidaya ikan, keduanya ada di Sidoarjo.

"Kalau selama ini alasannya harga pakan ikan naik karena mengikuti kurs dollar harus dicek lagi. Karena bahan baku utama pakan ikan bukan hasil impor tapi semua ada di dalam negeri. Saya bakal ajak komunikasi para pengusaha pakan ikan itu," tegasnya.

Apalagi, lanjut Alumnus ITS Surabaya ini ada penurunan kualitas pakan ikan sejak 5 sampai 6 tahun terakhir. Berdasarkan pengakuan para petani budidaya ikan air tawar jika sebelumnya 30 kilogram pakan bisa menghasilkan ikan 29 kilogram, saat ini maksimal hanya menghasilkan ikan tak lebih dari 25 kilogram.

"Pakan ikan yang mahal akan menjadi perhatian khusus. Karena kualitas pakan menurun jika dilihat dari hasilnya. Penurunan protein pakan ikan harus dicek kementerian KKP agar produsen pakan ikan menghasilkan pakan yang terstandarisasi sesuai harapan nelayan. Jangan sampai harga pakan ikan mahal tapi kualitasnya menurun," pintahnya.

Begitu juga soal keluhan bantuan mesin pompa diesel 3 dim. Rencananya, kelompok tani bakal dibantu BHS tanpa harus menunggu menjadi Bupati Sidoarjo. Hal itu agar pembudidaya ikan air tawar tak menyewa diesel dengan harga Rp 300.000 sehari samalam untuk mengentas ikan maupun mengisi air kolam.

"Soal pemasaran harus ada stabilisasi harga ikan. Agar petani tidak ditekan dengan harga murah dan tengkulak mempermainkan harganya. Karena ada banyak biaya yang harus dipenuhi para pembudidaya ikan. Stabilisasi harga ikan penting. Minimal petani dan tengkulak sama-sama mendapat keuntungan yang wajar," paparnya.

Sedangkan soal adanya program pengadaan cool storage untuk menampung ikan agar tahan lebih lama saat musim panen ikan bakal diprioritaskan. Pihaknya bakal mengajak DPRD Sidoarjo berbicara soal pengadaan itu sekaligus mendukung program makan ikan gratis sebulan sekali untuk menurunkan angka stunting di Sidoarjo yang masih tinggi atau sekitar 24.000 lebih.

"Kami pun bakal mendorong sejumlah bank penyalur KUR bisa menyalurkan bantuan modal untuk para pembudidaya ikan air tawar. Karena modal tiap kolam air tawar mencapai Rp 15 jutaan," jelasnya.

Sementara Ketua Kelompok Tani Budidaya Ikan Air Tawar Desa Dukuhtengah, Kecamatan Buduran, Syafii mengaku selama ini 40 anggotanya yang mengelolah 200 kolam tak pernah mendapatkan bantuan dari Pemkab Sidoarjo. Akan tetapi selalu mendapatkan bantuan pakan ikan dari propinsi Jatim. Terakhir diberi bantuan pakan ikan 1,5 ton. Bantuan itu langsung dimanfaatkan seluruh anggotanya yang memiliki 4 sampai 8 kolam per orang.

"Meski bantuan dari propinsi tidak banyak dan pakan ikan bantuan itu kualitasnya tidak seperti pabrikan di Sidoarjo tapi kami (petani) masih diperhatikan," akunya.

Sedangkan soal bantuan mesin pompa dari BHS dan sejumlah programnya, Syafii mengaku sangat berterima kasih.

"Semua program Pak BHS sesuai keinginan pembudidaya ikan. Makanya kami siap mendukung semua programnya, termasuk pengadaan cool storage agar produksi ikan bisa dikontrol dan tertampung semua. Harganya juga tak akan dimainkan tengkulak lagi," tandasnya. Hel/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Usai Mutasi Bupati Subandi Tunjuk M Ainur Rahman Jadi Plt Sekda Sidoarjo Gantikan Fenny Apridawati

Usai Mutasi Bupati Subandi Tunjuk M Ainur Rahman Jadi Plt Sekda Sidoarjo Gantikan Fenny Apridawati

Rabu, 26 Agu 2026 20:01 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 20:01 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Gerbong rotasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menghadirkan kejutan signifikan. Jabatan…

Politisi Muda PKB Sekaligus Putra Mahkota Bupati Rafi Wibisono Terpilih Aklamasi, Resmi Pimpin KONI Sidoarjo 2026 - 2029

Politisi Muda PKB Sekaligus Putra Mahkota Bupati Rafi Wibisono Terpilih Aklamasi, Resmi Pimpin KONI Sidoarjo 2026 - 2029

Rabu, 26 Agu 2026 19:28 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 19:28 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Politisi muda sekaligus anggota Fraksi PKB DPRD Sidoarjo, Rafi Wibisono resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Komite…

Buktikan Berkualitas Internasional, Kerajinan Kulit Lokal Sidoarjo Siap Tampil Memukau di Paris Fashion Week

Buktikan Berkualitas Internasional, Kerajinan Kulit Lokal Sidoarjo Siap Tampil Memukau di Paris Fashion Week

Rabu, 26 Agu 2026 18:38 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 18:38 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Produk kerajinan kulit lokal asal Kabupaten Sidoarjo kembali mengukir prestasi mengagumkan di kancah internasional. Brand UMKM…

Survei 1,5 Tahun Subandi - Mimik, Kepuasan Publik Sidoarjo Capai 70,6 Persen, Masalah Pengangguran Jadi PR Utama

Survei 1,5 Tahun Subandi - Mimik, Kepuasan Publik Sidoarjo Capai 70,6 Persen, Masalah Pengangguran Jadi PR Utama

Rabu, 26 Agu 2026 17:01 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 17:01 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Lembaga riset Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei evaluasi kinerja kepemimpinan Bupati…

Peringatan Maulid Nabi di Taman Ribuan Jamaah Tampak Khidmat, Wabup Mimik Ajak Warga Sidoarjo Guyub Rukun

Peringatan Maulid Nabi di Taman Ribuan Jamaah Tampak Khidmat, Wabup Mimik Ajak Warga Sidoarjo Guyub Rukun

Rabu, 26 Agu 2026 15:48 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 15:48 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana penuh berkah dan kehangatan menyelimuti Desa Kletek, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Selasa (25/08/2026) malam. Ribuan jemaah…

Rombak Besar-Besaran, 2 Posisi Kunci Bergeser Sekda Fenny Apridawati Jadi Asisten III, Benny Airlangga Pimpin DPMPTSP

Rombak Besar-Besaran, 2 Posisi Kunci Bergeser Sekda Fenny Apridawati Jadi Asisten III, Benny Airlangga Pimpin DPMPTSP

Rabu, 26 Agu 2026 12:39 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:39 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemetaan ulang birokrasi skala besar - besaran melanda Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Bupati Sidoarjo, Subandi secara…