Dilengkapi Videotron, BHS Bakal Sulap Kampoeng Seni Jadi Sentra Budaya dan Market Sidoarjo

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PENYERAHAN - Salah seorang Budayawan Sidoarjo, Soekarno menyerahkan buku sejarah asal usul Sidoarjo kepada Bacabup Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono saat dialog di Kampoeng Seni Pondok Mutiara, Sidoarjo, Senin (09/03/2020) malam.
PENYERAHAN - Salah seorang Budayawan Sidoarjo, Soekarno menyerahkan buku sejarah asal usul Sidoarjo kepada Bacabup Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono saat dialog di Kampoeng Seni Pondok Mutiara, Sidoarjo, Senin (09/03/2020) malam.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono berencana bakal menjadikan Kampoeng Seni di komplek Perum Pondok Mutiara Sidoarjo menjadi Sentra Budaya sekaligus Sentra Market Sidoarjo. Tidak hanya disiapkan panggung kesenian dan stan market, akan tetapi juga disiapkan Mall Galeri hasil kerajinan para seniman dan budayan yang ada di Sidoarjo.

Selain itu, di samping Tol Sidoarjo - Malang juga bakal disiapkan videotron. Isinya daftar berbagai hasil kesenian, produk unggulan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta berbagai jadwal pertunjukkan kesenian dan kebudayaan.

"Berbagai upaya ini, akan kami lakukan agar Kampoeng Seni Sidoarjo bisa berkembang pesat dan menjadi lebih baik sekaligus dikenal dalam kanca nasional. Apalagi lokasinya tepat di pinggir Jalan Tol," terang Bambang Haryo Soekartono kepada republikjatim.com, Senin (09/03/2020) malam saat acara Silaturrahmi BHS dengan seniman dan budayawan di Kampoeng Seni.

Lebih jauh, Bacabup yang akrab dipanggil BHS ini mengaku sangat prihatin dengan kondisi Kampoeng Seni. Apalagi, adanya isu soal rencana Kampoeng Seni bakal dijual. Baginya jika melihat potensinya maka selayaknya Kampoeng Seni dikembangkan bukan mala dibiarkan tanpa perhatian dan campur tangan pemerintah.

"Kampoeng seni ini potensinya sangat luar biasa. Kami yakin yang menggagasnya juga orang-orang luar biasa. Mari bersama-sama mengembangkan Kampoeng Seni ini menjadi Sentra Budaya dan Sentra Market yang dilengkapi mall galeri dan panggung pertunjukkan kesenian," imbuhnya.

Selama ini, lanjut mantan anggota DPR RI periode 2014 - 2019 ini, produk-produk UMKM maupun hasil kesenian Sidoarjo sangat berkarakter dan harganya juga sangat kompetitif. Dia mencontohkan misalnya soal batik dan hasil UMKM kerajinan tas kulit Tanggulangin.

"Semua itu berkarakter dan berkualitas sangat baik. Makanya kami ingin saat Banyuwangi mampu menampilkan 1.000 penari Gandrung saya siap membuat Sidoarjo menampilkan 10.000 Penari Remo (massal). Ini agar Sidoarjo makin menggaung namanya," tegasnya.

Sementara Tuan Rumah Kampoeng Seni, Mahmud Yunus mengaku sangat mengapresiasi seluruh program BHS untuk menghidupkan dan mengembangkan kembali Kampoeng Seni. Apalagi, sebelumnya para seniman di Kampoeng Seni sukses mengikuti berbagai pameran di Jakarta, Surabaya dan Bali. Bahkan saat jadi tuan rumah pameran nasional bersama seniman dan budayawan se nusantara juga sukses.

"Kami bercita-cita Kampoeng Seni ini bisa hidup kembali. Karena Kampoeng Seni ini bukan milik perorangan, tapi milik seluruh seniman dan budayawan Sidoarjo. Kami mengapresiasi berbagai program Pak BHS. Seniman dan budayawan disapa, dibuatkan panggung dan pameran serta diharapkan banyak yang membeli. Kami berharap Kampoeng Seni maju dan berkembang serta semakin positif bagi kemajuan para seniman dan budayawan," tandas pria yang akrab dipanggil Abah Willy ini. Hel/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Bawaslu Sidoarjo Sasar SMA/SMK NU, Cetak Ribuan Pemilih Pemula Sadar Pengawasan Ajak Pemilu Bebas Politik Uang

Bawaslu Sidoarjo Sasar SMA/SMK NU, Cetak Ribuan Pemilih Pemula Sadar Pengawasan Ajak Pemilu Bebas Politik Uang

Rabu, 02 Sep 2026 18:41 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 18:41 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang pesta demokrasi beberapa tahun mendatang, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sidoarjo bergerak cepat…

Ratusan Santri Keracunan, Bupati Subandi Minta Pengawasan Seluruh Dapur SPPG di Sidoarjo Diperketat 21 Tak Berizin

Ratusan Santri Keracunan, Bupati Subandi Minta Pengawasan Seluruh Dapur SPPG di Sidoarjo Diperketat 21 Tak Berizin

Rabu, 02 Sep 2026 18:06 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 18:06 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Buntut dari insiden dugaan keracunan massal yang menimpa lebih dari 500 santri Pondok Pesantren Mambaul Hikam Desa Putat,…

Dampak Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan Menu MBG, Wabup Mimik Idayana Sidak SPPG Kalitengah Ancam Tutup Permanen

Dampak Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan Menu MBG, Wabup Mimik Idayana Sidak SPPG Kalitengah Ancam Tutup Permanen

Rabu, 02 Sep 2026 16:08 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:08 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kasus dugaan keracunan massal menimpa sekitar 600 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manba'ul Hikam Desa Putat, Kecamatan…

Gandeng BRI, Pemkab Sidoarjo Integrasikan Layanan Digital Sekaligus Dorong UMKM Go Internasional

Gandeng BRI, Pemkab Sidoarjo Integrasikan Layanan Digital Sekaligus Dorong UMKM Go Internasional

Rabu, 02 Sep 2026 12:26 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 12:26 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus tancap gas memperkuat transparansi dan efisiensi pelayanan publik. Kali ini, …

Genjot Proyek Mangkrak dan Flyover Gedangan, Bupati Sidoarjo Boyong Pejabat Utama "Ngantor" di Dinas PUBM SDA

Genjot Proyek Mangkrak dan Flyover Gedangan, Bupati Sidoarjo Boyong Pejabat Utama "Ngantor" di Dinas PUBM SDA

Rabu, 02 Sep 2026 09:40 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 09:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Memasuki triwulan III Tahun 2026, Bupati Sidoarjo, Subandi mengambil langkah tegas untuk memastikan pembangunan infrastruktur…

Sidak Ratusan Santri Keracunan Massal, Bupati Subandi Tegaskan Tak Ada Korban Jiwa, Siapkan Evaluasi Perizinan MBG

Sidak Ratusan Santri Keracunan Massal, Bupati Subandi Tegaskan Tak Ada Korban Jiwa, Siapkan Evaluasi Perizinan MBG

Rabu, 02 Sep 2026 08:59 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 08:59 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi bergerak cepat merespons insiden dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan santri Pondok Pesantren…