Ponorogo (republikjatim.com) - Stok masker di wilayah Ponorogo mulai mengalami kelangkaan. Kelangkaan masker di Ponorogo ini diduga buntut virua Corona. Kelangkaan masker di pasaran terbukti dari hasil sidak petugas gabungan Polres Ponorogo bersama Dinas Perdakum dan Dinas Kesehatan Pemkab Ponorogo, Kamis (05/02/2020).
Sidak gabungan ini sasarannya beberapa apotik dan gudang distributor. Upaya ini sebagai antisipasi kelangkaan masker di wilayah Ponorogo.
Sidak dipimpin Wakapolres Ponorogo Kompol Indah Wahyuni didampingi Kasat Reskrim, AKP Maryoko serta Dinas Perdakum dan Dinas Kesehatan Pemkab Ponorogo. Sejumlah apotik yang didatangi tim gabungan diantaranya Apotik Karya Husada JL Trunojoyo, Apotik Amelis JL Ahmad Yani dan gudang CV Mentari JL Janoko, Kota Ponorogo .
Wakapolres Ponorogo, Kompol Indah Wahyuni usai sidak mengatakan stok masker terbilang kurang. Menurutnya dalam sidak 3 apotok semua menyatakan masker dan hand sanitizer habis. Terkecuali hanya ada untuk persediaan para karyawan apotik.
"Sidak ini agar tidak ada penimbunan masker. Karena mahalnya harga masker. Kami sidak sampaikan ke penjual. Kesimpulannya masker saat ini kosong karena dari distributor tidak ada barangnya," katanya.
Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Maryoko menegaskan jika ada yang menimbun masker maka bisa dikenakan sanksi pidana. Hal itu melanggar UU Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penimbunan Kelangkaan Barang.
"Ancaman hukumnnya 5 tahun penjara," tegasnya.
Sementara perwakilan Dinas Perdagangan, Koperasi dan Mikro (Perdakim), Toto Basuki menegaskan ketersediaan masker di distributor dimana pun juga mengalami kelangkaan. Kejadian ini tidak hanya di Ponorogo.
"Soal masalah itu nanti dinas terkait akan menanganinya," pungkasnya. Mal/Waw
Editor : Redaksi