Sidoarjo (republikjatim.com) - Hujan lebat yang disertai angin kencang di wilayah Sidoarjo Kota Senin (03/02/2020) sore kemarin membawa korban jiwa hingga meninggal dunia. Dahan pohon Sono yang berada di JL A Yani Alun-alun Sidoarjo patah menimpah pengendara motor yang melintas.
Korbannya adalah Alif Maulana warga Kota Pasuruan. Meski sempat sadar dan dirawat di RSUD Sidoarjo, akan tetapi takdir berkata lain. Remaja berusia 23 tahun itu, menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Sidoarjo Selasa (04/02) kemarin.
Peristiwa itu, menggugah simpati Pemkab Sidoarjo. Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin bersama kepala BPBD Pemkab Sidoarjo dan kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pemkab Sidoarjo mendatangi rumah korban, Kamis (06/02/2020) petang. Selain untuk mengucapkan bela sungkawa, rombongan juga untuk memberikan santunan dari Pemkab Sidoarjo sebesar Rp 10 juta.
"Kami turut berbela sungkawa atas peristiwa yang menimpa korban," kata Wabup Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin.
Kedatangan rombongan Cak Nur ke rumah korban yang berada di Kelurahan Kandangsapi, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan ini diterima kedua orang tua korban. Yakni Gatot Aprianto dan Maria Ulfa. Tiba dirumah duka, Wabup menyampaikan bela sungkawa sedalam dalamnya kepada kedua orang tua korban. Selain itu, juga menyempatkan diri memimpin doa tahlil untuk almarhum Alif Maulana.
"Kami minta keluarga tetap tabah menghadapi musibah," pintahnya.
Sementara orangtua korban, Gatot Aprianto menceritakan waktu kejadian itu, putranya pulang dari mengikuti tes CPNS di Surabaya. Kabar musibah itu datang dari pengemudi ojek online yang menolong putranya. Menurut Gatot waktu kejadian anaknya memakai jas hujan. Dirinya bercerita putranya sadar dan dapat diajak berbicara saat di RSUD Sidoarjo.
"Akan tetapi Selasa sore, anak saya menghembuskan nafas yang terakhir. Putra saya mengalami luka dalam. Kata dokter rumah sakit ada beberapa tulang rusuk Alif yang patah," pungkasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi