180 SMP Negeri dan Swasta Sidoarjo Dapat Pelajaran dari TNI dan Polri

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
MOU - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Sidoarjo, Asrofi menandatangani nota kesepahaman bersama Polresta, Kodim 0816 dan para Kasek di SMP Negeri 1 Sidoarjo untuk kurikulum dari TNI dan Polri untuk pelajar setingkat SMP, Senin (05/02/2018).
MOU - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Sidoarjo, Asrofi menandatangani nota kesepahaman bersama Polresta, Kodim 0816 dan para Kasek di SMP Negeri 1 Sidoarjo untuk kurikulum dari TNI dan Polri untuk pelajar setingkat SMP, Senin (05/02/2018).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sedikitnya 180 lembaga pendidikan setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri dan swasta yang ada di Kabupaten Sidoarjo bakal mendapatkan Mata Pelajaran (Mapel) dari TNI dan Polri. Kepastian itu, paska Launching Kegiatan TNI dan Polri Mengajar di SMP Negeri 1 Sidoarjo, Senin (05/02/2018).

Dalam acara launching ini dihadiri 40 Kepala SMP Negeri dan 140 Kepala SMP Swasta ini, selain itu juga dihadiri Kamandan Kodim 0816, Fadli Mulyono dan Kabag Ops Polresta Sidoarjo, Kompol Edi S serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Sidoarjo, Asrofi.

"Kegiatan TNI dan Polri mengajar siswa dan siswi SMP ini langsung dimulai besok," terang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Asrofi kepada republikjatim.com, Senin (05/02/2018) seusai launching di SMP Negeri 1 Sidoarjo.

Lebih jauh, mantan Kepala Dinas Perhubungan ini mengaku mengapresiasi inisiatif dari Komandan Kodim 0816 Sidoarjo dan Kapolresta Sidoarjo dalam program ini. Hal ini agar pendidikan kewarganegaraan dan wawasan kebangsaan masuk pelajaran siswa dan siswi SMP. Selain itu, juga bakal masuk pelajaran tentang Bahaya Narkotika.

"Nanti jadwalnya diatur. Yang penting sekarang pendidikan pertahanan nasional dibutuhkan karena banyak manfaatnya serta sudah 20 tahun fakum," tegasnya.

Sementara Komandan Kodim 0816 Sidoarjo, Letkol Inf Fadli Mulyono menegaskan kegiatan ini bentuk kerjasama TNI, Polri dan Dinas Pendidikan Pemkab Sidoarjo. Rencananya anggota TNI bakal memberikan materi pelajaran wawasan kebangsaan dan Polri bakal memberikan tentang Bahaya Narkotika. TNI dan Polri mengajar ini bentuk kekhawatiran terhadap masa depan bangsa. Apalagi ada dugaan rasa cinta tanah air kini semakin luntur.

"TNI dan Polri ini masuk sistem pendidikan tidak boleh seporadis. Kami masuk ke pendidikan karena kalau tidak melawan kegiatan yang tersistem kami khawatir bakal tertindas. Makanya kegiatan belajar dan mengajar di SMP ini penting sebagai benteng sejak dini. Untuk pengahar kami siapkan setiap Koramil ada 5 personil disiapkan. Jadi ada 90 tapi nanti disesuaikan," ungkapnya.

Sedangkan Kasat Narkoba, Polresta Sidoarjo, Kompol Sugeng Purwanto menegaskan kegiatan mengajar bahaya narkoba ini bentuk antisipasi. Alasannya siswa SMP rentan terpengaruh Nakoba. Apalagi di Sidoarjo tingkat peredarannya cukup tinggi. Jika tahun 2016 ada 440 kasus Tahun 2017 ada 630 kasus. Bagi Sugeng kenaikan ini mencapai 40 persen.

"Kerjasama ini cukup signifikan. Contohnya Tahun 2017 ada siswa SMA di Kecamatan Sedati yakni IS. Beruntung untuk siswa SMP belum ada kasusnya. Tapi pelajar terjerat narkoba sudah mencapai 10 persen. Kami siapkan 23 pengajar dari kepolisian," pungkasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Proyek Flyover Gedangan Makin Dekat Realisasinya, Pemkab dan BPN Sidoarjo Mulai Ukur 122 Bidang Lahan Terdampak

Proyek Flyover Gedangan Makin Dekat Realisasinya, Pemkab dan BPN Sidoarjo Mulai Ukur 122 Bidang Lahan Terdampak

Selasa, 08 Sep 2026 21:41 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 21:41 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Langkah nyata untuk mengurai simpul kemacetan parah di jalur utama Surabaya - Sidoarjo terus dimatangkan. Pemerintah Kabupaten…

Elektabilitas Partai Gerindra Naik 14,4 Persen di Sidoarjo, Rahmat Muhajirin : Bukti Program Presiden Diterima Warga

Elektabilitas Partai Gerindra Naik 14,4 Persen di Sidoarjo, Rahmat Muhajirin : Bukti Program Presiden Diterima Warga

Selasa, 08 Sep 2026 20:48 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 20:48 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tren positif terus ditunjukkan oleh Partai Gerindra di Kabupaten Sidoarjo. Berdasarkan hasil survei terbaru dari Accurate…

Perketat Standar Makanan Santri dan Siswa, Bupati Sidoarjo Bentuk Satgas Khusus Awasi Program MBG di Kota Delta

Perketat Standar Makanan Santri dan Siswa, Bupati Sidoarjo Bentuk Satgas Khusus Awasi Program MBG di Kota Delta

Selasa, 08 Sep 2026 20:25 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 20:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo mengambil langkah tegas dan responsif untuk menjamin keamanan serta kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG).…

Kambuh Usai Keracunan MBG, Alami Trauma Makanan 45 Santri di Sidoarjo Kembali Dilarikan Lagi ke RSUD dan RSI Siti Hajar

Kambuh Usai Keracunan MBG, Alami Trauma Makanan 45 Santri di Sidoarjo Kembali Dilarikan Lagi ke RSUD dan RSI Siti Hajar

Selasa, 08 Sep 2026 19:37 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 19:37 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Duka dan trauma akibat insiden keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) belum sepenuhnya usai bagi para santri Pondok Pesantren…

Sentuhan Hangat Pemkab Sidoarjo, Wabup Mimik Salurkan Bantuan 300 Janda Perintis Kemerdekaan dan Warakawuri

Sentuhan Hangat Pemkab Sidoarjo, Wabup Mimik Salurkan Bantuan 300 Janda Perintis Kemerdekaan dan Warakawuri

Selasa, 08 Sep 2026 17:18 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 17:18 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menunjukkan komitmen dan perhatian mendalamnya terhadap para pendamping setia pejuang…

Dana Rp 23 M Nganggur 12 Tahun, DPRD Sidoarjo Desak Dikbud Konsultasi Kemendikbud Manfaatkan Tunjangan Guru Terpencil

Dana Rp 23 M Nganggur 12 Tahun, DPRD Sidoarjo Desak Dikbud Konsultasi Kemendikbud Manfaatkan Tunjangan Guru Terpencil

Selasa, 08 Sep 2026 16:56 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 16:56 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah pimpinan dan anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo menyoroti mandeknya penyaluran…