Sidoarjo (republikjatim.com) - Program Sobo Pasar Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sidoarjo, Ahmad Muhdlor tidak hanya sebatas mengunjung sejumlah pasar tradisional dan pasar desa (krempeng), akan tetapi juga mulai merambah sejumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satunya saat menyambangi UMKM jajanan dan makanan milik Alifah di Gang I, Kelurahan Kauman, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (18/01/2020).
"Memang proses perjalanan program Sobo Pasar tidak hanya dari pasar ke pasar, tetapi juga dari UMKM satu ke UMKM lainnya," terang Gus Muhdlor kepada republikjatim.com, Sabtu (18/01/2020).
Meski demikian, sebelum kunjungan ke sejumlah UMKM di Sidoarjo ini, putra keenam Pengasuh Pesantren Bumi Sholawat, KH Agoes Ali Masyhuri ini juga tetap menyempatkan berkunjung ke pusat jajanan tradisonal di Kampung Kauman, Sidoarjo. Sebelumnya, Gus Muhdlor juga mengunjungi langsung pusat jajanan di Desa Berbek, Kecamatan Waru, Sidoarjo.
"Bagi saya pasar dan UMKM itu, menjadi pusat pertumbuhan perekonomian masyarakat Sidoarjo mulai bergeliat dan berkembang," ungkap Direktur Pendidikan Pesantren Bumi Sholawat ini.
Bagi Gus Muhdlor, dengan memahami siklus usaha pusat-pusat usaha kecil itu, maka bisa diketahui permasalahan dan hambatan usaha yang selama ini mereka alami. Kendati demikian, Gus Muhdlor tetap berpesan agar para produsen jajanan tetap menjaga kualitas produknya.
"Selain itu, promosinya juga harus dikembangkan menyesuaikan kemajuan zaman dam teknologi. Kalau dibutuhkan kepala daerah harus jadi yang terdepan menjadi brand ambassador produk-produk lokal makanan dan minuman khas daerah," tegas Bacabup Alumni Fisip Universitas Airlangga Surabaya itu.
Sementara itu, Muhdlor menegaskan tugas pemerintah harus memastikan kelancaran akses distribusi dan sarana pemasaran seluruh produk UMKM di Sidoarjo. Apalagi, selama ini Sidoarjo dikenal sebagai Kota UMKM. Akan tetapi, juga harus diimbangi masyarakat harus bangga dan mengkonsumsi jajanan tradisional khas daerah di tengah masuknya makanan modern dan cepat saji yang makin menjamur di Sidoarjo.
"Keinginan saya adalah melihat langsung kegiatan ekonomi masyarakat asli Sidoarjo dari hulu ke hilir. Kemudian memformulasikan program yang bisa membantu pemasaran dan peluang pinjaman modal lunak agar semua UMKM di Sidoarjo berkembang pesat," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi