Kasus Kriminal di Mojokerto Menurun, Barang Bukti Narkoba Naik 400 Persen

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KETERANGAN - Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyatno memberikan keterangan pers soal kasus kriminal, laka lantas dan narkoba, Senin (30/12/2019) sore.
KETERANGAN - Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyatno memberikan keterangan pers soal kasus kriminal, laka lantas dan narkoba, Senin (30/12/2019) sore.

i

Mojokerto (republikjatim.com) - Tutup Tahun 2019, jajaran Polres Mojokerto meris sejumlah kasus yang ditagani selama setahun. Hasilnya, kasus kriminal cenderung menurun meski tercatat penurunannya cukup kecil. Namun untuk barang bukti kasus narkoba naik 400 persen.

Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan kasus yang berhasil ditangani Polres Mojokerto sebanyak 364 perkara dari 376 perkara. Tercatat ada penurunan sekitar 3 persen.

"Selain itu, untuk penyelesaian perkara juga mengalami penurunan perkara yang dari 282 perkara yang terjadi Tahun 2018, Tahun 2019 ini menjadi 271 perkara," katanya.

Setyo menguraikan penurunan itu karena Tahun 2019 merupakan Tahun Politik. Polres Mojokerto fokus pada kegiatan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg).

"Selain melaksanakan tugas penindakan hukum, kami dituntut untuk melaksanakan Harkamtibmas dengan prioritas menjaga keamanan serta mensukseskan Pilpres dan Pileg 2019. Bukan mencari - cari alasan, tapi seperti itu faktanya," imbuhnya.

Sedangkan untuk kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi Tahun 2019, Kapolres menguraikan ada kenaikan secara kuantitas dari 897 kasus Tahun 2018, menjadi 951 kasus di Tahun 2019. Jumlah korban meninggal dunia sebanyak 152 orang.

"Untuk penyebabnya lantaran kurangnya traffic light, rambu - rambu, jalan bergelombang dan human error yang memicu terjadinya laka lantas. Kami mengajak agar sejumlah pihak terkait ikut mengevaluasi penyebab tingginya angka kecelakaan yang terjadi di wilayah Mojokerto itu," tegasnya.

Sementara untuk kasus narkotika, lanjut Setyo dibanding Tahun 2018, perkara penyalahgunaan kasus narkotika di wilayah Polres Mojokerto secara kuantitas mengalami penurunan. Dari 131 kasus di Tahun 2018, untuk tahun 2019 ada 129 kasus. Namun secara kualitas, barang bukti yang berhasil diamankan mengalami kenaikan hampir 400 persen. Semula di Tahun 2018 sebanyak 128,48 gram, Tahun 2019 barang bukti sabu-sabubya menjadi 533,86 gram.

"Untuk kasus pil double L sebanyak 3.251 menjadi 564.000. Jumlah tersangka mengalami penurunan. Tapi, untuk kualitas barang bukti mengalami peningkatan hampir 200 persen. Ini akan menjadikan pembelajaran atau koreksi semua pihak. Termasuk Pemkab Mojokerto agar serius dalam pencegahan serta penanggulangan penyalahgunaan narkotika itu," tandasnya. Zal/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Desak Tutup SPPG Tak Taat Peraturan, GMPK Soroti Lemahnya Pengawasan Pangan di Kasus 730 Santri Sidoarjo Keracunan Massa

Desak Tutup SPPG Tak Taat Peraturan, GMPK Soroti Lemahnya Pengawasan Pangan di Kasus 730 Santri Sidoarjo Keracunan Massa

Kamis, 03 Sep 2026 21:08 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 21:08 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kasus keracunan makanan yang menimpa puluhan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Manba'ul Hikam Desa Putat, Kecamatan…

Pasca Kasus Keracunan Massal, Pemkab Sidoarjo Dampingi Kesehatan Jiwa Santri Ponpes Manba'ul Hikam

Pasca Kasus Keracunan Massal, Pemkab Sidoarjo Dampingi Kesehatan Jiwa Santri Ponpes Manba'ul Hikam

Kamis, 03 Sep 2026 20:32 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 20:32 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bergerak cepat memulihkan kondisi fisik maupun psikologis para santri yang menjadi korban…

Hearing Tak Dihadiri Pejabat BGN dan Pemilik SPPG, Dewan Sidoarjo Desak Usut Tuntas Kasus Keracunan Massal 730 Santri

Hearing Tak Dihadiri Pejabat BGN dan Pemilik SPPG, Dewan Sidoarjo Desak Usut Tuntas Kasus Keracunan Massal 730 Santri

Kamis, 03 Sep 2026 18:44 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 18:44 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Upaya pengusutan tuntas kasus keracunan massal yang menimpa 730 korban mulai santri, orangtua siswa dan para siswa SDN…

Siap Mundur Jika Gagal dalam Setahun, 3 Direksi Baru Perumda Delta Tirta Sidoarjo Dilantik dengan Target Ekstrem

Siap Mundur Jika Gagal dalam Setahun, 3 Direksi Baru Perumda Delta Tirta Sidoarjo Dilantik dengan Target Ekstrem

Kamis, 03 Sep 2026 14:12 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 14:12 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Babak baru pengelolaan air bersih di Kabupaten Sidoarjo resmi dimulai. Tiga jajaran direksi baru Perumda Delta Tirta Sidoarjo…

Dewan Pers Belum Putuskan HPN 2027, AMSI SMSI Satu Suara Minta Digelar di Jakarta

Dewan Pers Belum Putuskan HPN 2027, AMSI SMSI Satu Suara Minta Digelar di Jakarta

Kamis, 03 Sep 2026 12:43 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 12:43 WIB

Jakarta (republikjatim.com) - Dewan Pers hingga Rabu (02/09/2026) malam, belum menetapkan lokasi maupun konstituen yang akan menjadi penanggung jawab dan…

Sidak Dinkes, Bupati Subandi Minta Petakan Kebutuhan Sarpras 31 Puskesmas di Sidoarjo Demi Kenyamanan Warga

Sidak Dinkes, Bupati Subandi Minta Petakan Kebutuhan Sarpras 31 Puskesmas di Sidoarjo Demi Kenyamanan Warga

Kamis, 03 Sep 2026 09:00 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 09:00 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi terus melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kali ini,…