Pendaftaran Bacakades Kupang Dibuka Lagi, Tetap Sepi Peminat

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
TAK DIMINATI - Pj Kepala Desa Kupang, Takhiyat (kanan) bersama staf dan perangkat Desa Kupang yang menjelaskan minimnya peminat Calon Kepala Desa (Cakades) Kupang meski pendaftaran dibuka 2 tahap, Senin (29/01/2018).
TAK DIMINATI - Pj Kepala Desa Kupang, Takhiyat (kanan) bersama staf dan perangkat Desa Kupang yang menjelaskan minimnya peminat Calon Kepala Desa (Cakades) Kupang meski pendaftaran dibuka 2 tahap, Senin (29/01/2018).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo tetap sepi peminat. Buktinya, pendaftaran Bacakades hingga dibuka untuk tahap keduanya, hingga kini belum ada yang mendaftar sama sekali.

Padahal, dari sebanyak 70 Desa yang mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 25 Maret 2018 mendatang itu, hanya Desa Kupang yang tidak ada calonnya. Sejak dibuka pendaftaran Bakal Calon Kepala adesa tanggal 23 sampai 31 Desember 2017 lalu di Desa Kupang, Kecamatan Jabon, tidak ada peminat. Kendati demikian, tidak minatnya warga setempat untuk mencalonkan diri dalam Pilkades 2018 sebagai pucuk pimpinan desa belum diketahui secara pasti penyebabnya.

"Penjaringan calon kepala desa dilakukan panitia pemilihan kepala desa beserta BPD mulai tahap pertama hingga saat ini tidak ada yang mendaftar. Rencananya penjaring an sesuai peraturan pemerintah tahap kedua akan kembali dibuka tanggal 06 sampai 25 Februari 2018 mendatang," terang Pj Kepala Desa Kupang, Takhiyat kepada republikjatim.com, Senin (29/01/2018).

Lebih jauh, Takhiyat menguraikan di awal penjaringan bulan lalu, tidak ada peserta maupun calon yang mendaftar sama sekali hingga deadline akhir pendaftaran. Oleh karenanya, hal itu dilaporkan secara tertulis ke Camat Jabon. Selanjutnya, jika di tahap kedua nanti masih belum ada yang mendaftar, maka pihaknya bakal mengirim kembali surat pemberitahuan kedua.

"Bisa jadi Pilkades Kupang, diikutkan  pada Pilkades Serentak Tahun 2020 nanti kalau pendaftaran tahap kedua tak ada yang mendaftar," imbuhnya.

Saat ini, kata Pj Kades Kupang ini tidak dipungkuri adanya isu yang berkembang, bakal ada sebanyak 4 orang mencalonkan diri dan mendaftar sebagai Bacakades. Namun, kenyataannya hingga saat ini, surat atau persyaratan calon tidak ada yang masuk ke desa dan panitia Pilakdes.

"Kami sudah mensosialisasikan ke warga, tetapi tidak ada yang mendaftar. Terkait faktor penyebab ketidakminatan warga untuk mencalonkan diri, kami kurang tahu dan tidak paham," tegasnya.

Sementara secara terpisah, Kasi Pemerintahan Kecamatan Jabon, Lenny Nurmalasari menilai ketidakminatan warga Desa Kupang untuk mencalon kan diri sebagai kepala desa sama sekali tidak benar. Menurutnya, awal penjaringan tahap pertama waktunya hanya 9 hari. Baginya dimungkinkan para calon masih melengkapi persyaratan sehingga mengalami keterlambatan.

"Biaya penjaringan hingga pelantikan dibantu keuangan Daerah Kabupaten dan ABPDes. Intinya gratis dan tidak ada pungutan biaya untuk mencalonkan diri itu," katanya.

Sedangkan salah seorang warga yang hendak menjadi Bacakades tapi namanya tidak mau disebutkan menilai anggaran Pilkades memang dibantu sepenuhnya oleh pemerintah dan ABPDes. Tetapi untuk mencalonkan diri masih memerlukan biaya banyak. Dia mencontohkan untuk memberi hidangan pada warga saat para pendukung mendatangi rumah calon itu juga membutuhkan biaya.

"Itu tidak hanya semalam, tetapi setiap malam hingga sebelum hari pemilihan. Belum lagi jika terpilih, dipastikan biaya bertambah banyak. Ini sudah terjadi dan menjadikan tradisi. Itu sudah tampak jelas anggaran dan biayanya. Belum biaya lainnya yang belum diketahui penggunaanya. Namanya mencari simpatik warga mau tidak mau harus berkorban," tandasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Proyek Flyover Gedangan Makin Dekat Realisasinya, Pemkab dan BPN Sidoarjo Mulai Ukur 122 Bidang Lahan Terdampak

Proyek Flyover Gedangan Makin Dekat Realisasinya, Pemkab dan BPN Sidoarjo Mulai Ukur 122 Bidang Lahan Terdampak

Selasa, 08 Sep 2026 21:41 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 21:41 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Langkah nyata untuk mengurai simpul kemacetan parah di jalur utama Surabaya - Sidoarjo terus dimatangkan. Pemerintah Kabupaten…

Elektabilitas Partai Gerindra Naik 14,4 Persen di Sidoarjo, Rahmat Muhajirin : Bukti Program Presiden Diterima Warga

Elektabilitas Partai Gerindra Naik 14,4 Persen di Sidoarjo, Rahmat Muhajirin : Bukti Program Presiden Diterima Warga

Selasa, 08 Sep 2026 20:48 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 20:48 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tren positif terus ditunjukkan oleh Partai Gerindra di Kabupaten Sidoarjo. Berdasarkan hasil survei terbaru dari Accurate…

Perketat Standar Makanan Santri dan Siswa, Bupati Sidoarjo Bentuk Satgas Khusus Awasi Program MBG di Kota Delta

Perketat Standar Makanan Santri dan Siswa, Bupati Sidoarjo Bentuk Satgas Khusus Awasi Program MBG di Kota Delta

Selasa, 08 Sep 2026 20:25 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 20:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo mengambil langkah tegas dan responsif untuk menjamin keamanan serta kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG).…

Kambuh Usai Keracunan MBG, Alami Trauma Makanan 45 Santri di Sidoarjo Kembali Dilarikan Lagi ke RSUD dan RSI Siti Hajar

Kambuh Usai Keracunan MBG, Alami Trauma Makanan 45 Santri di Sidoarjo Kembali Dilarikan Lagi ke RSUD dan RSI Siti Hajar

Selasa, 08 Sep 2026 19:37 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 19:37 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Duka dan trauma akibat insiden keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) belum sepenuhnya usai bagi para santri Pondok Pesantren…

Sentuhan Hangat Pemkab Sidoarjo, Wabup Mimik Salurkan Bantuan 300 Janda Perintis Kemerdekaan dan Warakawuri

Sentuhan Hangat Pemkab Sidoarjo, Wabup Mimik Salurkan Bantuan 300 Janda Perintis Kemerdekaan dan Warakawuri

Selasa, 08 Sep 2026 17:18 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 17:18 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menunjukkan komitmen dan perhatian mendalamnya terhadap para pendamping setia pejuang…

Dana Rp 23 M Nganggur 12 Tahun, DPRD Sidoarjo Desak Dikbud Konsultasi Kemendikbud Manfaatkan Tunjangan Guru Terpencil

Dana Rp 23 M Nganggur 12 Tahun, DPRD Sidoarjo Desak Dikbud Konsultasi Kemendikbud Manfaatkan Tunjangan Guru Terpencil

Selasa, 08 Sep 2026 16:56 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 16:56 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah pimpinan dan anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo menyoroti mandeknya penyaluran…