Dava Penderita Usus Keluar Butuh Uluran Tangan Para Dermawan

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
MENDERITA OFALOKEL - Dava Andhika Putra (12) putra pertama pasutri, Andi dan Mike Hermawati yang tinggal di kos JL Swadaya, Desa Masangan Wetan, Kecamatan Sukodono menderita ofalokel (usus keluar) sejak 11 tahun tidak mendapatkan perawatan tim medis.
MENDERITA OFALOKEL - Dava Andhika Putra (12) putra pertama pasutri, Andi dan Mike Hermawati yang tinggal di kos JL Swadaya, Desa Masangan Wetan, Kecamatan Sukodono menderita ofalokel (usus keluar) sejak 11 tahun tidak mendapatkan perawatan tim medis.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dava Andhika Putra sudah 11 tahun menderita Ofalokel (usus keluar dari perut). Meski menderita kelainan sejak usia dini, namun hingga kini bocah 12 tahun belum mendapatkan perawatan tim medis yang memadai.

Oleh karenanya, meski berusia 12 tahun, aktivitas putra pertama pasangan suami istri (pasutri) Andi (38) dan Mike Hermawati (36) ini tidak bisa bergerak lincah seperti teman-teman sebayanya. Hal ini disebabkan penderita sakit langka itu, belum mendapatkan perawatan medis yang memadai.

Selain itu juga disebabkan penderita tidak memiliki kartu BPJS maupun Surat Keterangan Miskin (SKTM). Selama ini bocah malang ini, hanya dirawat kedua orangtuanya di kamar kos-kosan di JL Swadaya, Desa Masangan Wetan, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo yang serba terbatas itu.

"Belum ada bantuan sama sekali. Kami tidak memiliki kartu BPJS maupun SKTM," terang Andi kepada republikjatim.com, Senin (08/01/2018).

Lebih jauh bapak 3 anak ini mengaku tidak bisa mengurus BPJS karena penghasilannya serba pas-pasan. Pekerjaannya sebagai sopir freelance pendapatannya hanya sekitar Rp 50.000 sampai Rp 100.000 per hari. Namun hal itu tidak bisa rutin karena pekerjaannya tidak mengikat.

"Kalau ngurus BPJS kami tidak mampu membayar iurannya. Sudah pernah mengurus SKTM, di Madiun tapi kata Pak RT SKTM hanya untuk para lansia saja," imbuh pria asal JL Kalingga RT 17, RW 06, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun ini.

Selama ini, pihak keluarga menutupi penderitaan Dava lantaran tidak mengetahui penyakit itu. Selama ini keluarganya hanya pasrah karena bingung dengan yang diderita bocah malang itu.

"Kami sudah pasrah. Karena tidak punya biaya lagi untuk merujuknya ke rumah sakit," tegasnya.

Selama ini, kata Andi, putranya itu sudah pernah dibawa ke Rumah Sakit dr Soewandi Surabaya. Akan tetapi, usai diperiksa dirujuk ke RSU dr Soetomo, Surabaya.

"Tapi karena tak punya kartu BPJS dan SKTM, akhirnya dibawa pulang kembali," ungkapnya.

Sementara itu, rencananya para donatur bakal mengumpulkan donasi dan bantuannya untuk bocah malang ini. Harapannya, agar segera mendapatkan perawatan medis dan bantuan dari pemerintah baik itu Pemkab Sidoarjo maupun Pemkot Madiun karena keluarga penderita ini juga membutuhkan bantuan pemerintah.

"Monggo (silahkan) untuk yang mau donasi bisa ke rek khusus Donasi Bca: 2160686513 atas nama Iwan Bagus Saputra dan mohon ditulis keterangan Dava Sukodono," pungkas Iwa Bagus Saputra relawan yang peduli penderitaan warga miskin ini. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Proyek Flyover Gedangan Makin Dekat Realisasinya, Pemkab dan BPN Sidoarjo Mulai Ukur 122 Bidang Lahan Terdampak

Proyek Flyover Gedangan Makin Dekat Realisasinya, Pemkab dan BPN Sidoarjo Mulai Ukur 122 Bidang Lahan Terdampak

Selasa, 08 Sep 2026 21:41 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 21:41 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Langkah nyata untuk mengurai simpul kemacetan parah di jalur utama Surabaya - Sidoarjo terus dimatangkan. Pemerintah Kabupaten…

Elektabilitas Partai Gerindra Naik 14,4 Persen di Sidoarjo, Rahmat Muhajirin : Bukti Program Presiden Diterima Warga

Elektabilitas Partai Gerindra Naik 14,4 Persen di Sidoarjo, Rahmat Muhajirin : Bukti Program Presiden Diterima Warga

Selasa, 08 Sep 2026 20:48 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 20:48 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tren positif terus ditunjukkan oleh Partai Gerindra di Kabupaten Sidoarjo. Berdasarkan hasil survei terbaru dari Accurate…

Perketat Standar Makanan Santri dan Siswa, Bupati Sidoarjo Bentuk Satgas Khusus Awasi Program MBG di Kota Delta

Perketat Standar Makanan Santri dan Siswa, Bupati Sidoarjo Bentuk Satgas Khusus Awasi Program MBG di Kota Delta

Selasa, 08 Sep 2026 20:25 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 20:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo mengambil langkah tegas dan responsif untuk menjamin keamanan serta kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG).…

Kambuh Usai Keracunan MBG, Alami Trauma Makanan 45 Santri di Sidoarjo Kembali Dilarikan Lagi ke RSUD dan RSI Siti Hajar

Kambuh Usai Keracunan MBG, Alami Trauma Makanan 45 Santri di Sidoarjo Kembali Dilarikan Lagi ke RSUD dan RSI Siti Hajar

Selasa, 08 Sep 2026 19:37 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 19:37 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Duka dan trauma akibat insiden keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) belum sepenuhnya usai bagi para santri Pondok Pesantren…

Sentuhan Hangat Pemkab Sidoarjo, Wabup Mimik Salurkan Bantuan 300 Janda Perintis Kemerdekaan dan Warakawuri

Sentuhan Hangat Pemkab Sidoarjo, Wabup Mimik Salurkan Bantuan 300 Janda Perintis Kemerdekaan dan Warakawuri

Selasa, 08 Sep 2026 17:18 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 17:18 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menunjukkan komitmen dan perhatian mendalamnya terhadap para pendamping setia pejuang…

Dana Rp 23 M Nganggur 12 Tahun, DPRD Sidoarjo Desak Dikbud Konsultasi Kemendikbud Manfaatkan Tunjangan Guru Terpencil

Dana Rp 23 M Nganggur 12 Tahun, DPRD Sidoarjo Desak Dikbud Konsultasi Kemendikbud Manfaatkan Tunjangan Guru Terpencil

Selasa, 08 Sep 2026 16:56 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 16:56 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah pimpinan dan anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo menyoroti mandeknya penyaluran…