Pendapatan SKK Migas 130 Triliun Lampaui Target Pemerintah

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
CINDERAMATA - Rektor Universitas NU Sidoarjo (Unusida), Fatkhul Anam memberikan cinderamata berupa kopiah kepada Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Ali Masyhar di gedung Rahmatul Ummah Sidoarjo usai Kuliah Umum Industri Hulu Migas, Selasa (12/12/2017).
CINDERAMATA - Rektor Universitas NU Sidoarjo (Unusida), Fatkhul Anam memberikan cinderamata berupa kopiah kepada Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Ali Masyhar di gedung Rahmatul Ummah Sidoarjo usai Kuliah Umum Industri Hulu Migas, Selasa (12/12/2017).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pendapatan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencapai Rp 130 triliun per Nopember 2017. Pendapatan itu nilainya melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat senilai Rp 120 triliun.

"Karena 2017 tenyata harga minyak baik. Pendapatan kami melebihi target. Dari target 10 miliar dollar atau Rp 120 triliun per Nopember sudah tercapai Rp 130 triliun. Kenaikan berlipat belum Desember. Kami yakin hasilnya lebih banyak lagi," terang Kepala Perwakilan SKK Migas Jawa Bali dan Nusa Tenggara (JabalNusra), Ali Masyhar kepada republikjatim.com, Selasa (12/12/2017) seusai acara Kuliah Umum Industri Hulu Migas di Gedung Rahmatul Ummah Universitas NU Sidoarjo (Unusida) yang diikuti 300 mahasiswa Unusida dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida).

Namun demikian, lanjut pria yang akrab dipanggil Ali ini tidak dihitung per daerah atau sektoral. Melainkan dihitung secara nasional. Hal itu disebabkan semua pendapatan masuk dalam APBN sebagai Target Penerimaan Migas di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Pendapatan SKK Migas itu masuknya bukan ke penerimaan keuangab SKK migas tapi langsung masuk ke Kementerian Keuangan," imbuhnya.

Selain itu, lanjut Ali dalam pengelolaan industri hulu bukan tidak ada kendala. Namun dari tahun ke tahun kendalanya dipastikan hampir sama. Dia mengkategorikan 100 persen kendala itu terbagi dua. Yakni 20 persen kendala teknis misalnya misalnya ditemukan lokasi pengeboran yang sulit dijangkau menggunakan teknologi lebih canggih.

"Soal teknis masih lebih mudah untuk diatasi," tegasnya.

Sedangkan kendala terberat, kata Ali kendala kedua dikategorikan kendala 80 persen. Yakni kendala sosial. Mulai meyakinkan masyarakat sekitar saat memulai pengeboran hingga banyaknya proses perizinan dari pemerintah daerah sampai pemerintah pusat mengeluarkan izin sendiri-sendiri.

"Kalau dihitung ada sekitar 300 perizinan harus ditempuh. Ini bisa menghambat kegiatan perekonomian perusahaan. Ini terjadi di semua sektor makanya Presiden RI meminta adanya penyederhaaan perizinan itu. Kami harap itu bisa segera direalisasikan agar tak menghambat usaha perekonomian kami," ungkapnya.

Sementara kegiatan Kuliah Umum Industri Hulu Migas itu, kata Ali karena ingin mensosialisasikan seluas-luasnya kegiatan SKK Migas mulai eksplorasi hingga eksploitasi serta paska eksploitasi. Menurutnya kuliah umum di Unusida yang diikuti 300 mahasiswa Unusida dan Umsida itu kegiatan ke 11 sejak Nopember hingga Desember 2017. Sebelumnya sudah dilaksanakan di sejumlah kampus lainnya. Diantaranya ITS, Unair, Brawijaya, Undip, UGM, UPN dan sejumlah kampus lainnya.

"Sekali kegiatan kuliah umum diikuti bukan hanya satu kampus tapi dua sampai tiga kampus lain mahasiswanya juga diikutkan. Karena kami ingin memberikan informasi sebanyak-banyak dan seluas-luasnya ke masyarakat dan mahasiswa biar semua mengenal pentingnya usaha ini. Kami pilih kampus karena di kampus jadi kawah candradimuka (menggodok) para calon pemimpin masa depan," pungkasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Bupati Sidoarjo Lantik Ratusan Kepala SD dan SMP Negeri, Ingatkan Jabatan Amanah Sekaligus Haramkan Gratifikasi

Bupati Sidoarjo Lantik Ratusan Kepala SD dan SMP Negeri, Ingatkan Jabatan Amanah Sekaligus Haramkan Gratifikasi

Rabu, 12 Agu 2026 15:38 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 15:38 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi secara resmi mengukuhkan 227 Kepala Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di…

Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo Kelebihan Bayar Rp 566 Juta, Dewan Tanyakan Kinerja Pengawasan Proyek dan PHO

Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo Kelebihan Bayar Rp 566 Juta, Dewan Tanyakan Kinerja Pengawasan Proyek dan PHO

Rabu, 12 Agu 2026 13:08 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 13:08 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Proyek revitalisasi Alun-Alun Sidoarjo senilai Rp 26,7 miliar kembali menuai sorotan tajam. Ini menyusul, Badan Pemeriksa…

Fraksi Gerindra DPRD Sidoarjo Kritisi Raperda Tenaga Kerja, Desak Lebih Bertaring dan Beri Sanksi Tegas

Fraksi Gerindra DPRD Sidoarjo Kritisi Raperda Tenaga Kerja, Desak Lebih Bertaring dan Beri Sanksi Tegas

Selasa, 11 Agu 2026 20:57 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 20:57 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo kembali menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pandangan Umum…

Proyek Revitalisasi Alun-Alun Sidoarjo Rp 26,7 Miliar Berujung Temuan BPK Karena Ada Kelebihan Bayar Rp 566 Juta

Proyek Revitalisasi Alun-Alun Sidoarjo Rp 26,7 Miliar Berujung Temuan BPK Karena Ada Kelebihan Bayar Rp 566 Juta

Selasa, 11 Agu 2026 16:25 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 16:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Proyek Revitalisasi Alun-alun Kabupaten Sidoarjo yang menelan anggaran fantastis mencapai Rp 26,7 miliar kini menyisakan catatan…

Borong Medali di Kejurnas Muaythai 2026, Dua Atlet Sidoarjo Sapu Bersih Podium di Bekasi

Borong Medali di Kejurnas Muaythai 2026, Dua Atlet Sidoarjo Sapu Bersih Podium di Bekasi

Selasa, 11 Agu 2026 11:13 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 11:13 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Prestasi membanggakan kembali diukir para atlet muda asal Kabupaten Sidoarjo. Bertanding di ajang Indonesia Muaythai…

Ubah Mangrove Jadi Fondasi Ekonomi Baru, Pemkab Sidoarjo dan Daerah Pantura Sepakati Langkah Strategis

Ubah Mangrove Jadi Fondasi Ekonomi Baru, Pemkab Sidoarjo dan Daerah Pantura Sepakati Langkah Strategis

Senin, 10 Agu 2026 18:29 WIB

Senin, 10 Agu 2026 18:29 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ekosistem mangrove tak lagi sekadar dipandang sebagai benteng alami pemecah gelombang pantai. Lebih dari itu, kawasan pesisir…