Hari Santri Lita Machfud Arifin Salurkan 115 Beasiswa Kuliah Gratis Senilai Rp 8,42 Miliar untuk Mahasiswa UNUSIDA

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SERAHKAN - Ketua DPD Partai NasDem Sidoarjo Muh Zakaria Dimas Pratama mendampingi Lita Machfud Arifin saat peringati Hari Santri menyalurkan 115 Beasiswa Kuliah Gratis Senilai Rp 8,42 Miliar untuk Mahasiswa UNUSIDA dari Lita Machfud Arifin kemarin.
SERAHKAN - Ketua DPD Partai NasDem Sidoarjo Muh Zakaria Dimas Pratama mendampingi Lita Machfud Arifin saat peringati Hari Santri menyalurkan 115 Beasiswa Kuliah Gratis Senilai Rp 8,42 Miliar untuk Mahasiswa UNUSIDA dari Lita Machfud Arifin kemarin.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Memperingati Hari Santri Nasional, Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai NasDem, Lita Machfud Arifin kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Sidoarjo.

Kegiatan itu, diawali dengan istighasah, doa dan sholawatan bersama yang diikuti 115 mahasiswa penerima beasiswa beserta wali mahasiswa.
Rangkaian kegiatan ini, menjadi momentum untuk memanjatkan doa sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam mendukung keberlanjutan pendidikan para mahasiswa.

Melalui jalur aspirasi DPR RI, sebanyak 115 mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) dengan total bantuan pendidikan mencapai Rp 8,42 miliar.

Program itu, menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan pendidikan tinggi, khususnya bagi mahasiswa dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Hal ini, agar tetap dapat melanjutkan pendidikan hingga meraih gelar sarjana.

Bantuan yang diberikan mencakup pembebasan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga lulus sarjana serta bantuan biaya hidup sebesar Rp 5,7 juta setiap semester selama delapan semester (empat tahun).

Sedangkan nilai bantuan pendidikan yang dialokasikan bagi setiap mahasiswa berbeda-beda. Hal ini, berdasarkan akreditasi program studi.  yakni Rp 89,6 juta untuk program studi akreditasi A, Rp 77,6 juta untuk akreditasi B dan Rp 65,6 juta untuk akreditasi C.

Wakil Rektor III UNUSIDA, Dr H Ali Masykuri mengapresiasi dan berterima kasih kepada Lita Machfud Arifin dan Partai NasDem atas kontribusi yang diberikan bagi pengembangan pendidikan tinggi di UNUSIDA. Menurutnya, bantuan beasiswa itu menjadi harapan besar bagi mahasiswa. Terutama, mereka yang memiliki semangat melanjutkan pendidikan tetapi menghadapi keterbatasan ekonomi.

"Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Lita Machfud Arifin beserta keluarga besar Partai NasDem atas perhatian dan kepeduliannya terhadap pendidikan di UNUSIDA. Bantuan ini, bukan hanya meringankan beban biaya kuliah, tetapi juga membuka kesempatan bagi anak-anak bangsa untuk meraih masa depan yang lebih baik," ujar Ali Masykuri.

Lebih jauh, Ali menilai dukungan itu merupakan bentuk nyata sinergi antara wakil rakyat dan perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Karena itu, pihaknya  berharap kepedulian dan kontribusi seperti ini dapat terus berlanjut. 

"Kepada mahasiswa penerima beasiswa, kami berpesan agar kesempatan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya. Tunjukkan prestasi, jaga amanah dan jadilah generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik saja. Akan tetapi, juga memiliki akhlak serta kepedulian terhadap masyarakat," imbuhnya.

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Sidoarjo sekaligus anggota Komisi C DPRD Kabupaten Sidoarjo, Muh Zakaria Dimas Pratama menegaskan kontribusi Lita Machfud Arifin terhadap UNUSIDA telah berlangsung secara berkelanjutan.
Tahun sebelumnya, sebanyak 83 mahasiswa UNUSIDA menerima Beasiswa KIP-Kuliah melalui jalur aspirasi Lita. 

"Sementara tahun ini, jumlah penerima meningkat menjadi 115 mahasiswa atau bertambah sekitar 38,6 persen," ungkapnya.

Selain beasiswa, UNUSIDA juga mendapatkan dukungan melalui Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) berupa bantuan perangkat teknologi informasi guna menunjang peningkatan kualitas pembelajaran dan fasilitas pendidikan kampus.

"Alhamdulillah, perhatian dan kontribusi Ibu Lita Machfud Arifin untuk UNUSIDA terus meningkat. Tahun lalu sebanyak 83 mahasiswa mendapatkan Beasiswa KIP-Kuliah dan tahun ini bertambah menjadi 115 mahasiswa. Belum lagi bantuan melalui program PP-PTS berupa perangkat teknologi informasi untuk mendukung pengembangan fasilitas pendidikan kampus," tegas Dimas.

Menurutnya, konsistensi ini menunjukkan bahwa perjuangan pendidikan tidak cukup hanya dilakukan melalui kebijakan saja. Akan tetapi juga harus diwujudkan melalui program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Dimas menegaskan pendidikan menjadi salah satu instrumen penting dalam memutus mata rantai kemiskinan dan menciptakan mobilitas sosial bagi masyarakat.

"Bagi sebagian keluarga, menyekolahkan anak hingga perguruan tinggi bukan perkara mudah. Ada orang tua yang harus bekerja lebih keras, ada anak-anak yang hampir mengubur cita-citanya karena keterbatasan biaya. Karena itu, ketika kesempatan pendidikan hadir, sesungguhnya kita sedang membuka jalan bagi perubahan masa depan sebuah keluarga,"  ungkapnya.

Dimas juga mengapresiasi komitmen Ibu Lita Machfud Arifin yang terus memberikan perhatian terhadap sektor pendidikan di Kabupaten Sidoarjo. Momentum Hari Santri ini, menjadi pengingat perjuangan para santri dalam membangun bangsa harus terus dilanjutkan melalui pendidikan. 

"Kita ingin semakin banyak anak muda Sidoarjo yang memiliki kesempatan menjadi sarjana, berprestasi, dan kelak memberikan manfaat bagi masyarakat,"  jelasnya.

Lebih jauh, Dimas menekankan keberpihakan politik harus dapat dirasakan melalui program-program yang menjawab kebutuhan masyarakat.
Bahkan, politik tidak boleh hanya sibuk berbicara tentang kekuasaan saja. Akan tetapi, harus mampu menghadirkan perubahan dalam kehidupan masyarakat. 

"Karena ukuran keberhasilan perjuangan politik bukan sekadar seberapa besar kewenangan yang dimiliki, melainkan seberapa banyak harapan rakyat yang mampu kita wujudkan," urai Dimas yang juga Ketua BPC HIPMI Sidoarjo ini.

Sementara Asmawi Tenaga Ahli Lita Machfud Arifin menegaskan program Beasiswa KIP-Kuliah menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Lita dalam memperjuangkan pemerataan akses pendidikan tinggi. Menurut Asmawi, bantuan pendidikan ini, tidak hanya dimaksudkan untuk meringankan beban ekonomi keluarga saja. Akan tetapi, juga untuk memastikan mahasiswa memiliki kesempatan berkembang dan meningkatkan kualitas dirinya.

"Ibu Lita Machfud Arifin memiliki komitmen yang sangat kuat dalam memperjuangkan pendidikan yang layak bagi masyarakat. Kami ingin memastikan setiap anak muda yang memiliki semangat belajar dan potensi untuk berkembang tetap mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan tinggi, tanpa harus terhalang kondisi ekonomi keluarganya," ungkap Asmawi.

Ia menjelaskan perhatian terhadap penerima beasiswa tidak berhenti setelah bantuan disalurkan. Pihaknya juga berkomitmen melakukan pendampingan dan pemantauan perkembangan mahasiswa selama menjalani perkuliahan.

"Kami tidak ingin sekadar menyalurkan bantuan kemudian selesai. Komitmen kami adalah mengawal para penerima manfaat hingga mereka lulus menjadi sarjana. Kami mendorong mahasiswa untuk menjaga IPK minimal 3,00, aktif dalam organisasi kemahasiswaan, memiliki kepedulian sosial serta mampu menunjukkan prestasi akademik maupun nonakademik," jelasnya.

Asmawi menambahkan mahasiswa penerima beasiswa harus mampu menjadikan kesempatan itu, sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri.

"Keberhasilan program ini bukan hanya diukur dari berapa banyak mahasiswa yang menerima beasiswa atau berapa besar anggaran yang disalurkan. Yang jauh lebih penting bagaimana kelak mereka mampu menyelesaikan pendidikan, menjadi pribadi yang mandiri, berprestasi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat," ucapnya.

Penyaluran 115 Beasiswa KIP-Kuliah dengan total nilai Rp 8,42 miliar ini, menjadi bagian dari dukungan terhadap peningkatan akses pendidikan tinggi di Kabupaten Sidoarjo. Melalui pembiayaan pendidikan hingga jenjang sarjana, mahasiswa penerima diharapkan dapat lebih fokus menjalani perkuliahan sekaligus mengembangkan potensi akademik, kepemimpinan dan kepedulian sosial.

Bagi DPD Partai NasDem Sidoarjo, keberlanjutan program pendidikan melalui jalur aspirasi Lita Machfud Arifin merupakan salah satu bentuk kontribusi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

"Dampak pendidikan tidak hanya dirasakan mahasiswa penerima saja, tetapi juga oleh keluarga dan lingkungan masyarakat di masa mendatang. Hari ini mungkin yang kita perjuangkan adalah kesempatan bagi 115 anak muda untuk melanjutkan kuliah. Tapi, beberapa tahun ke depan, kita berharap dari mereka lahir generasi yang mampu mengangkat derajat keluarganya, membanggakan orang tuanya dan memberikan manfaat bagi banyak orang," kata Dimas juga ketua Fraksi Demokrat NasDem DPRD Sidoarjo ini.

Menurut Dimas, semangat Hari Santri harus menjadi inspirasi untuk terus memperjuangkan pendidikan yang inklusif, berkeadilan, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Karena sejatinya, kerja-kerja politik tidak boleh meninggalkan kerja-kerja kemanusiaan. Salah satu bentuk pengabdian terbaik adalah ketika kita mampu membuka jalan pendidikan bagi mereka yang sedang memperjuangkan masa depannya," pungkasnya. Ary/Waw

Berita Terbaru

Sidoarjo Sabet Wilwatikta Awards 2026, Bupati Subandi Tebar Sinyal Hijau Investor lewat Digitalisasi dan Kepastian Hukum

Sidoarjo Sabet Wilwatikta Awards 2026, Bupati Subandi Tebar Sinyal Hijau Investor lewat Digitalisasi dan Kepastian Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 14:31 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 14:31 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kabupaten Sidoarjo semakin mengukuhkan posisinya sebagai magnet utama investasi di Jawa Timur. Komitmen itu, dibuktikan dengan…

Lampu Hijau Proyek Flyover Gedangan, Anggaran Rp 450 Miliar Disiapkan, Daftar Nominatif Diumumkan Besok

Lampu Hijau Proyek Flyover Gedangan, Anggaran Rp 450 Miliar Disiapkan, Daftar Nominatif Diumumkan Besok

Rabu, 28 Okt 2026 20:08 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 20:08 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Penantian panjang masyarakat Sidoarjo untuk bebas dari kemacetan horor di kawasan Gedangan makin mendekati kenyataan. Pemerintah…

Sepakat Kawal Kemajuan Sidoarjo, Komunikasi Gerindra, PDIP, Golkar dan Demokrat Cair di Pertemuan Tertutup Berjam-Jam

Sepakat Kawal Kemajuan Sidoarjo, Komunikasi Gerindra, PDIP, Golkar dan Demokrat Cair di Pertemuan Tertutup Berjam-Jam

Rabu, 28 Okt 2026 18:01 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 18:01 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dinamika politik lokal di Kabupaten Sidoarjo kembali menunjukkan iklim yang hangat dan kondusif. Diinisiasi oleh DPC Partai…

Wujud Nyata Kepedulian Pemkab Sidoarjo, Bupati Subandi Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan Keluarga Kades Tropodo

Wujud Nyata Kepedulian Pemkab Sidoarjo, Bupati Subandi Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan Keluarga Kades Tropodo

Rabu, 28 Okt 2026 16:17 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 16:17 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo kembali menunjukkan komitmen dan kehadirannya di tengah masyarakat dalam situasi duka.…

Bukan Pabrik Megah, Bupati Subandi Sebut Pemuda Aset Terbesar Sidoarjo di Momen Sumpah Pemuda ke 98

Bukan Pabrik Megah, Bupati Subandi Sebut Pemuda Aset Terbesar Sidoarjo di Momen Sumpah Pemuda ke 98

Rabu, 28 Okt 2026 13:26 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 13:26 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menggelar upacara bendera memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun 2026 di Alun-Alun…

Mukidi Cs Sapa Ngawi, Film Piye To Kih? Siap Tayang di Bioskop 19 November

Mukidi Cs Sapa Ngawi, Film Piye To Kih? Siap Tayang di Bioskop 19 November

Rabu, 28 Okt 2026 10:59 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 10:59 WIB

Ngawi (republikjatim.com) – Film komedi berbahasa Jawa Piye To Kih? menyapa penonton di Kabupaten Ngawi melalui agenda special screening atau pemutaran khusus d…

Gandeng Kejagung RI Gembleng Puluhan ASN Inspektorat Sidoarjo Cegah Korupsi Sejak Dini

Gandeng Kejagung RI Gembleng Puluhan ASN Inspektorat Sidoarjo Cegah Korupsi Sejak Dini

Selasa, 27 Okt 2026 20:25 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 20:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus bergerak masif dalam memperkuat benteng pengawasan internal pemerintahan. Tidak…

Gagas Sulap Jadi Wisata Air Hingga Sentra UMKM, Wabup Mimik Dorong Normalisasi Sungai Afvour Wilayut Dioptimalkan

Gagas Sulap Jadi Wisata Air Hingga Sentra UMKM, Wabup Mimik Dorong Normalisasi Sungai Afvour Wilayut Dioptimalkan

Selasa, 27 Okt 2026 19:37 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 19:37 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Aliran Sungai Afvour Wilayut di Jalan Raya Luwung, Desa Sarirogo, Kecamatan Sidoarjo, tak lama lagi bakal punya wajah baru.…