Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemandangan berbeda dan penuh warna tampak di halaman KB TK Al Muslim, Rabu (28/10/2026). Ratusan siswa tampil anggun dan gagah mengenakan aneka pakaian adat dari berbagai pelosok Nusantara untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda.
Mengusung tema Pemimpin Cilik Bersatu untuk Indonesia, kegiatan ini dirancang khusus untuk menanamkan jiwa kepemimpinan, rasa percaya diri serta semangat persatuan dalam keberagaman sejak usia dini.
Peringatan diawali dengan upacara bendera yang unik. Seluruh petugas upacara dijalankan secara mandiri oleh para siswa TK B. Rinciannya Kale (TK B3) bertindak sigap sebagai Pemimpin Upacara, Raisa (TK B3), Mahira (TK B2), dan Aiza (TK B1) tampil percaya diri membawa Sang Saka Merah Putih,
Petugas lainnya seperti Shofia (Pembawa Acara), Evelyn (Dirigen), Ayra (Pembaca Doa), Oza (Pembawa Naskah Pancasila), dan Kiano (Pemimpin Barisan) turut menyukseskan jalannya upacara dengan penuh tanggung jawab.
Kepala KB TK Al Muslim, Ustadzah Triana Dewi yang bertindak sebagai pembina upacara berpesan agar anak-anak senantiasa meneladani nilai Sumpah Pemuda melalui hal sederhana sehari-hari.
"Anak-anak, kita harus saling menyayangi teman, bermain dan belajar bersama, saling membantu serta tidak membeda-bedakan teman. Allah sayang kepada anak-anak yang suka membantu," ujar Ustadzah Triana penuh hangat.
Usai upacara, kemeriahan berlanjut ke panggung fashion show. Siswa mulai dari Kelompok Bermain (KB) hingga TK B memperagakan keindahan busana daerah masing-masing di depan para guru dan teman-teman.
Uniknya, tidak sekadar berjalan meliuk-liuk di panggung, para siswa TK B juga menguji keberanian mereka berbicara di depan publik (public speaking) dengan mempresentasikan nama dan asal pakaian adat yang dipakai.
Diantaranya Balqis mengenakan pakaian Bundo asal Sumatra Barat, Emran tampil gagah dengan busana Basofi khas Jawa Timur, Oza memukau lewat pakaian Ponorogoan dari Jawa Timur dan Zasha tampil anggun memperkenalkan Baju Labbu dari Sulawesi Selatan.
Momen seru ini mendapat sambutan luar biasa dari para orang tua murid. Kebanggaan terlihat jelas saat melihat anak-anak mereka berani tampil di depan umum.
"Senang melihat anak-anak sudah diberi kesempatan untuk menjalankan peran dalam upacara sejak dini. Ini menjadi pengalaman yang baik untuk melatih keberanian dan tanggung jawab mereka," ungkapan bangga Mama Oza, wali murid TK B2.
Sementara kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian profil lulusan Al Muslim (Personal Excellence), khususnya pada dimensi Self Confidence. Untuk melanjutkan penguatan karakter ini, KB TK Al Muslim juga menyiapkan Gerakan Ayah Bunda Bacakan Buku (ABAKU) pada Jumat (30/10/2026). Kegiatan itu, untuk mempererat hubungan orang tua dan anak melalui kebiasaan membaca bersama di rumah.
"Melalui rangkaian acara kreatif ini, KB TK Al Muslim berhasil membuktikan bahwa penanaman nilai cinta tanah air dan kepemimpinan dapat disampaikan secara menyenangkan sejak dini," pungkas Triana. Ary/Waw
Editor : Redaksi