Saat Pemeriksaan di Kejari, ‎Kades dan BPD Disebut Tahu Sejak Awal Dugaan Alih Fungsi TKD Damarsi Jadi Rumah Kos Elit ‎

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KETERANGAN - Pemasok Material Urukan TKD Damarsi ‎Mashuda didampingi warga lainnya memberikan keterangan pers ke media usai pemeriksaan, Kamis (11/06/2026). Insert Ketua BPD Damarsi Kamidi usai diperiksa.
KETERANGAN - Pemasok Material Urukan TKD Damarsi ‎Mashuda didampingi warga lainnya memberikan keterangan pers ke media usai pemeriksaan, Kamis (11/06/2026). Insert Ketua BPD Damarsi Kamidi usai diperiksa.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim penyidikan kasus dugaan penyimpangan alih fungsi Tanah Kas Desa (TKD) Damarsi, Kecamatan Buduran, Sidoarjo terus bergulir di Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo. Kali ini, proses penyelidikannya sudah dinaikkan dari tim Intel ke tim Pidsus Kejari Sidoarjo.

Usai memeriksa sejumlah pihak, seperti Mantan Kades dan Mantan Ketua LPMD Damarsi, tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sidoarjo, kini mendalami keterangan saksi yang menyebut proses pengalihan lahan yang telah diketahui unsur pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Damarsi sejak awal mulai pengurukan lahan sebelum menjadi belasan rumah kos elit itu.

Pemasok Material Urukan TKD Damarsi, ‎Mashuda mengaku terlibat dalam proses pengurukan lahan TKD itu sejak awal. Menurut warga asal Damarsi ini, sebelum aktivitas pengurukan dilakukan telah digelar acara tumpengan dan pemasangan patok di lokasi tanah pengganti. 

"Kegiatan (pemasangan patok) itu, dihadiri Kades, Pengurus BPD, pihak pengembang dan beberapa pihak terkait lainnya. Bahkan, sebelum pengurukan ada tumpengan dulu, kemudian pemasangan patok itu. Yang hadir waktu itu Kades dan Ketua BPD, pihak pengembang dan beberapa pihak lainnya. Saya ada di lokasi dan menyaksikan langsung dengan mata kepala saya sendiri," ujar Mashuda usia pemeriksaan di Kejari Sidoarjo, Kamis (11/06/2026).

‎Sebagai pemasok material, lanjut Cak Huda panggilan akrab Mashuda mengaku mengetahui proses pengurukan dimulai sekitar Oktober 2023, dan berlangsung selama berbulan-bulan hingga lahan siap dibangun. Ia menyebut pembangunan kemudian berlanjut hingga berdiri belasan unit rumah kos elit itu.

‎"Kalau ditanya Kades tahu atau tidak? Ya tahulah. Karena sebelum pengurukan ada acara bersama dan pemasangan patok yang dihadiri beberapa pihak terkait itu," ungkap Cak Huda.



‎Sementara Ketua BPD Damarsi, Karmidi usai menjalani pemeriksaan di Kejari Sidoarjo mengakui dirinya mengetahui rencana pemanfaatan tanah pengganti TKD serta adanya kesepakatan awal dengan pihak pengembang. ‎

"Tapi, sikap BPD berubah ketika diketahui tanah pengganti yang dijanjikan dalam proses tukar menukar (tukar guling) aset desa itu, tidak dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
‎Kami memang mengetahui rencana itu, sejak awal dan mengetahui adanya akad (kesepakatan) dengan pengembang. Tetapi, dalam perjalanannya, saat tanah pengganti yang dijanjikan ternyata tidak bisa diproses, saya meminta Kades menghentikan proses alih fungsi dan seluruh aktivitas di lahan TKD itu," urai Karmidi.

‎Bagi Karmidi, permintaan penghentian itu, disampaikan sebagai bentuk kehati-hatian agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

"Tapi, aktivitas di (TKD) lokasi disebut tetap berjalan hingga pembangunan perumahan terus berlanjut hingga laku dijual dan digunakan pembeli (user)," paparnya.


‎Sementara secara terpisah, Kasi Pidsus Kejari Sidoarjo, Sigit Sambodo sebelumnya membenarkan sejumlah pihak telah dimintai keterangan untuk mengurai konstruksi perkara. 

"Benar, tim penyidik meminta keterangan dari yang bersangkutan. Kami masih terus mendalami materi penyelidikan, mengumpulkan dokumen serta mencocokkan keterangan para saksi pelapor dan terlapor," pungkasnya.

‎Hingga kini Kejari Sidoarjo masih mendalami proses pengadaan tanah pengganti, mekanisme alih fungsi TKD, serta peran masing-masing pihak dalam proyek yang kini menjadi sorotan masyarakat tersebut. Hel/Waw

Berita Terbaru

Perketat Standar Makanan Santri dan Siswa, Bupati Sidoarjo Bentuk Satgas Khusus Awasi Program MBG di Kota Delta

Perketat Standar Makanan Santri dan Siswa, Bupati Sidoarjo Bentuk Satgas Khusus Awasi Program MBG di Kota Delta

Selasa, 08 Sep 2026 20:25 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 20:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo mengambil langkah tegas dan responsif untuk menjamin keamanan serta kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG).…

Kambuh Usai Keracunan MBG, Alami Trauma Makanan 45 Santri di Sidoarjo Kembali Dilarikan Lagi ke RSUD dan RSI Siti Hajar

Kambuh Usai Keracunan MBG, Alami Trauma Makanan 45 Santri di Sidoarjo Kembali Dilarikan Lagi ke RSUD dan RSI Siti Hajar

Selasa, 08 Sep 2026 19:37 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 19:37 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Duka dan trauma akibat insiden keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) belum sepenuhnya usai bagi para santri Pondok Pesantren…

Sentuhan Hangat Pemkab Sidoarjo, Wabup Mimik Salurkan Bantuan 300 Janda Perintis Kemerdekaan dan Warakawuri

Sentuhan Hangat Pemkab Sidoarjo, Wabup Mimik Salurkan Bantuan 300 Janda Perintis Kemerdekaan dan Warakawuri

Selasa, 08 Sep 2026 17:18 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 17:18 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menunjukkan komitmen dan perhatian mendalamnya terhadap para pendamping setia pejuang…

Dana Rp 23 M Nganggur 12 Tahun, DPRD Sidoarjo Desak Dikbud Konsultasi Kemendikbud Manfaatkan Tunjangan Guru Terpencil

Dana Rp 23 M Nganggur 12 Tahun, DPRD Sidoarjo Desak Dikbud Konsultasi Kemendikbud Manfaatkan Tunjangan Guru Terpencil

Selasa, 08 Sep 2026 16:56 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 16:56 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah pimpinan dan anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo menyoroti mandeknya penyaluran…

Tren Kepuasan Subandi-Mimik Turun 14,3 Persen, Gerindra Sidoarjo Anggap Peringatan Dini, Bukan Bahan Saling Menyalahkan

Tren Kepuasan Subandi-Mimik Turun 14,3 Persen, Gerindra Sidoarjo Anggap Peringatan Dini, Bukan Bahan Saling Menyalahkan

Senin, 07 Sep 2026 13:00 WIB

Senin, 07 Sep 2026 13:00 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Hasil survei terbaru dari Surabaya Survey and Consulting / Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) menunjukkan adanya…

Raih Peserta Terbaik, Ketua DPD Golkar Sumenep Ra Navis Wakili Indonesia di Pertemuan Parpol Se ASEAN

Raih Peserta Terbaik, Ketua DPD Golkar Sumenep Ra Navis Wakili Indonesia di Pertemuan Parpol Se ASEAN

Senin, 07 Sep 2026 09:38 WIB

Senin, 07 Sep 2026 09:38 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sumenep, A Navis El Zuhdi, mengukir prestasi membanggakan di kancah regional. Tokoh muda yang…