Usut Dugaan Korupsi TKD Damarsi, Tim Penyidik Kejari Sidoarjo Mulai Cek Rumah Kos Elit Minta Detail Bukti Pembayaran

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
CEK LOKASI - Sejumlah Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo terus mendalami kasus dugaan korupsi tata kelola Tanah Kas Desa (TKD) Damarsi, Kecamatan Buduran, Sidoarjo dengan cek lokasi kos elit di TKD, Jumat (06/03/2026).
CEK LOKASI - Sejumlah Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo terus mendalami kasus dugaan korupsi tata kelola Tanah Kas Desa (TKD) Damarsi, Kecamatan Buduran, Sidoarjo dengan cek lokasi kos elit di TKD, Jumat (06/03/2026).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo terus mendalami kasus dugaan korupsi tata kelola Tanah Kas Desa (TKD) Damarsi, Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Kali ini, tim penyidik terjun langsung ke lapangan untuk meninjau lokasi rumah kos elit yang berdiri di atas lahan TKD seluas 3.500 meter persegi itu, Jumat (06/03/2026).

​Kedatangan empat personel penyidik Kejari Sidoarjo itu, tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB. Mereka datang untuk mengumpulkan keterangan dan bukti dokumen dari para penghuni rumah kos elite yang terlanjur membeli kos di kawasan TKD Damarsi itu.

​Ketua Paguyuban Penghuni Rumah Kos Desa Damarsi, Soehargono  membenarkan adanya pemeriksaan dari tim penyidik Kejari Sidoarjo itu. Menurutnya, penyidik mencecar pertanyaan seputar kronologi jual beli antara penghuni (user) dengan pihak developer, yakni PT Sampurna Indo Raya.

​"Penyidik meminta kami menunjukkan dokumen transaksi, mulai dari bukti jual beli hingga bukti angsuran. Kami berharap ada solusi nyata atas perkara ini. Karena kami merasa menjadi korban penipuan oleh pihak developer," ujar Soehargono, Minggu (08/03/2026).

Lebih jauh Soehargono menyayangkan sikap Pemerintah Desa (Pemdes) Damarsi yang terkesan membiarkan aktivitas pembangunan sejak awal di kawasan kos elit itu. Menurutnya, mustahil Pemdes Damarsi tidak mengetahui adanya pembangunan masif di atas lahan aset desa hingga puluhan unit rumah kos itu diperjualbelikan.

"Tidak seharusnya para pejabat Desa Damarsi cuci tangan dalam perkara jual beli rumah kos elit ini," pintanya.

Salah seorang tokoh masyarakat setempat, Alsuwari.memberikan apresiasi atas gerak cepat tim penyidik Kejari Sidoarjo. Namun, ia mengingatkan penyidik agar tidak terkecoh dengan narasi "penyerobotan lahan" yang kerap disampaikan Kepala Desa (Kades) Damarsi.

​"Narasi penyerobotan tanah itu menurut kami hanyalah upaya 'cuci tangan' agar Kades Damarsi lari dari tanggung jawab. Faktanya, sudah ada komunikasi dan Musyawarah Desa (Musdes) sejak awal terkait aktivitas PT Sampurna Indo Raya di lahan TKD itu," tegas Alsuwari.

​Alsuwari juga menyoroti adanya dugaan pembiaran TKD diperjualbelikan dengan letak kavling rumah kos elit itu. Meski sempat ada klaim pelarangan pada pertengahan 2024, aktivitas pembangunan tetap berjalan mulus hingga akhir 2025 tanpa ada tindakan tegas dari Pemdes Damarsi selaku pengelola aset desa.

"Faktanya di lapangan adanya pengembangan pembangunan dibiarkan. Begitu juga soal adanya transaksi jual beli ke para user hingga sekarang dihuni 15 user. Sisanya sudah banyak yang memberikan tanda jadi," ungkapnya.

Saat ini, warga mendesak tim penyidik Kejari Sidoarjo bekerja secara profesional dan transparan untuk menepis isu miring di masyarakat yang menyebut Kades Damarsi "kebal hukum" itu. Alsuwari mendorong penyidik untuk segera melakukan pelacakan aliran dana (follow the money).

​"Kami minta penyidik menelusuri aliran uang ke rekening pengembang maupun ke oknum pejabat Pemdes Damarsi. Ada mens rea (niat jahat) yang terlihat dari rangkaian kejadian, mulai dari rencana tukar guling hingga pemasangan plakat di lahan pihak ketiga," urainya.

Selain kasus dugaan jual beli TKD, Kepala Desa Damarsi, Miftahul Anwarudin juga dikabarkan juga terseret masalah hukum lain. Informasi yang dihimpun menyebutkan ia dilaporkan ke Polresta Sidoarjo pada 10 Februari 2026 terkait dugaan pemberian keterangan palsu di bawah sumpah dalam persidangan kasus penipuan properti yang melibatkan PT Araya Berlian Perkasa.

Sementara salah seorang tim penyidik Kejari Sidoarjo, Guru mengakui kasus dugaan korupsi jual beli TKD Damarsi masih dalam tahap pemeriksaan dan penyelidikan. Pihaknya belum mengetahui pasti soal kelengkapan barang bukti dan keterangan para saksi dalam kasus ini, akan berakhir ke tahap penyidikan atau lainnya.

"Perkaranya belum bisa ditentukan karena semua masih dalam tahap pemeriksaan para saksi dan kondisi TKD di lapangan," pungkasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Adu Argumen di Tipikor Surabaya, Jaksa KPK Tolak Eksepsi Bupati Nonaktif Ponorogo Sugiri Sancoko

Adu Argumen di Tipikor Surabaya, Jaksa KPK Tolak Eksepsi Bupati Nonaktif Ponorogo Sugiri Sancoko

Rabu, 22 Apr 2026 10:58 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 10:58 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Babak awal persidangan kasus dugaan korupsi yang menyeret Bupati nonaktif Ponorogo, Sugiri Sancoko semakin memanas. Jaksa…

Lindungi Keselamatan Pengguna dan Infrastruktur Jalan, DPRD Sidoarjo Desak Dishub dan Lantas Tindak Kendaraan ODOL

Lindungi Keselamatan Pengguna dan Infrastruktur Jalan, DPRD Sidoarjo Desak Dishub dan Lantas Tindak Kendaraan ODOL

Rabu, 22 Apr 2026 09:32 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 09:32 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Upaya penertiban kendaraan tidak laik jalan terus diperkuat melalui Operasi Keselamatan dan Ketertiban Lalu Lintas Pemeriksaan…

The Creative Expedition Behind the Series, Siswa SMP Al Muslim Eksplorasi Produksi Animasi dan Dubbing di Mocca Studio

The Creative Expedition Behind the Series, Siswa SMP Al Muslim Eksplorasi Produksi Animasi dan Dubbing di Mocca Studio

Selasa, 21 Apr 2026 21:10 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 21:10 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - SMP Al Muslim Jawa Timur (Jatim) kembali menghadirkan pengalaman belajar bermakna bagi siswa dan siswinya. Kali ini, melalui…

150 ASN Tenaga Admin dan 50 UMKM Digembleng Digitalisasi Saat Sidoarjo Tuan Rumah Garuda AI Impact Summit 2026

150 ASN Tenaga Admin dan 50 UMKM Digembleng Digitalisasi Saat Sidoarjo Tuan Rumah Garuda AI Impact Summit 2026

Selasa, 21 Apr 2026 18:36 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 18:36 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kabupaten Sidoarjo terpilih sebagai tuan Garuda AI Impact Summit 2026 Regional. Kegiatan ini, merupakan kolaborasi antara Garuda…

Gelaran Sidoarjo School Festival ke 5, Siswa SMK Swasta Pamerkan Inovasi dan Kreativitas Peluang Masa Depan Pelajar

Gelaran Sidoarjo School Festival ke 5, Siswa SMK Swasta Pamerkan Inovasi dan Kreativitas Peluang Masa Depan Pelajar

Selasa, 21 Apr 2026 15:00 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 15:00 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Semangat kreativitas dan inovasi terpancar kuat dalam ajang Sidoarjo School Festival (SSF) ke 5 tahun 2026 saat pembukaan di…

Pastikan Stok Aman, Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Rangkul PT Megasurya Mas Jaga Stabilitas Minyak Goreng di Pasaran

Pastikan Stok Aman, Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Rangkul PT Megasurya Mas Jaga Stabilitas Minyak Goreng di Pasaran

Selasa, 21 Apr 2026 12:45 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 12:45 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana mengambil langkah proaktif dalam menjaga stabilitas kebutuhan pokok masyarakat.…