Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo menjatuhi hukuman 3 tahun dan 2 tahun penjara kepada tiga terdakwa kasus dugaan jaringan penjualan ginjal ke India. Selain itu, terdakwa juga diganjar denda Rp 100 juga kepada dua terdakwa.
Putusan ini jauh dari tuntutan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang sebelumnya menuntut para terdakwa dengan hukuman masing - masing delapan tahun penjara. Putusan ini lebih ringan dari tuntutan JPU, lantaran salah seorang terdakwa sudah kehilangan salah satu ginjalnya. Para terdakwa ini, diganjar karena terbukti bersalah dan melanggar Undang-Undang Kesehatan RI.
Kedua terdakwa yang diganjar 3 tahun penjara dan denda Rp 100 juta itu yakni terdakwa Ahmad Farid dan Ahmad Baharuddin. Sedangkan istri Ahmat Farit hanya dijatuhi hukuman 2 tahun penjara oleh Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo, Wisnu SH.
Sedangkan atas putusan tim majelis hakim itu, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, Wachid mengaku masih pikir-pikir atas kelulusan tim majelis hakim itu.
"Kami juga akan koordinasi dengan para pimpinan kami di Kejari Sidoarjo. Kemungkinan akan mengajukan banding karena putusan jauh dari tuntutan kami 8 tahun dan 7 tahun penjara untuk masing-masing terdakwa dalam sidang tuntutan sebelumya. Majelis hakim hanya menggunakan undang-undang kesehatan saja," ujar JPU Kejari Sidoarjo, Wachid SH kepada republikjatim.com, Selasa (12/08/2025) usai persidangan.
Dalam persidangan itu, dua terdakwa yakni Ahmad Baharuddin lebih dahulu disidangkan. Dengan beberapa pertimbangan. Diantaranya transpalansi ginjal itu, belu terjadi. Akan tetapi kasus ini sudah terungkap oleh petugas Imigrasi Bandara Juanda di Sidoarjo.
"Selain itu, pertimbangan lainnya karena terdakwa hanya memiliki satu ginjal. Karena ginjal satunya sudah terjual lebih dahulu sebelumnya. Alasannya, karena terdakwa terhimpit masalah ekonomi. Karena itu, kami menjatuhkan hukuman bagi terdakwa 3 tahun penjara," ujar Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo, Wisnu SH.
Sidang kemudian dilanjutkan dengan persidangan pasangan suami istri (Pasutri) Ahmad Farit dengan hukuman 3 tahun penjara dan istrinya, Ny Ayu Wardani dengan hukuman 2 tahun penjara.
"Pertimbangan yang meringankan karena pasutri ini memiliki dua anak yang masih berusia kecil-kecil," tegasnya.
Sementara penasehat hukum para terdakwa, Supolo Setyo Wibowo SH mengaku dirinya sangat bersyukur atas putusan yang dijatuhkan tim majelis hakim itu. Alasannya, karena kliennya masih dalam kondisi sakit - sakitan lantaran ginjalnya hanya tinggal satu.
"Klien kami sudah sering sakit-sakitan. Jadi putusan yang lebih ringan ini paling tepat. Karena ginjal klien kami tingal satu karena yang satu sudah dijual lebih dahulu karena terjerat perekonomian. Kami dan klien kami pun sepakat atas kelulusan tim majelis hakim itu," ungkapnya.
Sementara atas putusan itu, Ketua Tim Majelis Hakim bakal menunggu sampai sepekan ke depan.
"Kami persilahkan baik JPU maupun penasehat hukum terdakwa untuk mengajukan keberatan atau upaya hukum lainnya atas putusan ini kalau dianggap tidak adil," pungkas Ketua Tim Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo, Wisnu SH. Hel/Waw
Editor : Redaksi
Berita Terbaru
Sabtu, 31 Okt 2026 21:38 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 21:38 WIB
Jakarta (republikjatim.com) - Era digital terbukti menjadi salah satu mesin penggerak utama penerimaan negara. Hingga 30 September 2026, setoran pajak dari…
Sabtu, 31 Okt 2026 17:10 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 17:10 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 26 Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Sidoarjo berlangsung…
Sabtu, 31 Okt 2026 14:31 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 14:31 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Kabupaten Sidoarjo semakin mengukuhkan posisinya sebagai magnet utama investasi di Jawa Timur. Komitmen itu, dibuktikan dengan…
Sabtu, 31 Okt 2026 14:07 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 14:07 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Memperingati Hari Santri Nasional, Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai NasDem, Lita Machfud Arifin kembali menunjukkan…
Jumat, 30 Okt 2026 14:05 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 14:05 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sidoarjo resmi tancap gas mempersiapkan…
Kamis, 29 Okt 2026 18:43 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 18:43 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi menginstruksikan seluruh Kepala Desa (Kades) dan Lurah di Kabupaten Sidoarjo untuk mengawal ketat…
Kamis, 29 Okt 2026 18:07 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 18:07 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pembangunan infrastruktur jalan di Desa Tanggul, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, resmi tuntas. Proyek pavingisasi yang …
Kamis, 29 Okt 2026 16:24 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 16:24 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mempercepat pembangunan daerah dan…
Kamis, 29 Okt 2026 14:12 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 14:12 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Ruang kelas madrasah tak hanya menjadi tempat menghafal rumus atau teori pelajaran saja. Akan tetapi, juga melahirkan karya…
Rabu, 28 Okt 2026 20:30 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 20:30 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemandangan berbeda dan penuh warna tampak di halaman KB TK Al Muslim, Rabu (28/10/2026). Ratusan siswa tampil anggun dan gagah …
Rabu, 28 Okt 2026 20:08 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 20:08 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Penantian panjang masyarakat Sidoarjo untuk bebas dari kemacetan horor di kawasan Gedangan makin mendekati kenyataan. Pemerintah…
Rabu, 28 Okt 2026 18:01 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 18:01 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Dinamika politik lokal di Kabupaten Sidoarjo kembali menunjukkan iklim yang hangat dan kondusif. Diinisiasi oleh DPC Partai…
Rabu, 28 Okt 2026 16:17 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 16:17 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo kembali menunjukkan komitmen dan kehadirannya di tengah masyarakat dalam situasi duka.…
Rabu, 28 Okt 2026 13:26 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 13:26 WIB
Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menggelar upacara bendera memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun 2026 di Alun-Alun…
Rabu, 28 Okt 2026 10:59 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 10:59 WIB
Ngawi (republikjatim.com) – Film komedi berbahasa Jawa Piye To Kih? menyapa penonton di Kabupaten Ngawi melalui agenda special screening atau pemutaran khusus d…