Wujudkan Kekebalan Kelompok, Ratusan Pegawai Kemenkumham Jatim Ikut Vaksin Booster Kedua

republikjatim.com
BOOSTER - Sebanyak 240 jajaran dan staf Kemenkumham Jatim mengikuti vaksin booster kedua di kantor Kemenkumham Jatim di Surabaya, Selasa (28/02/2023).

Surabaya (republikjatim.com) - Meski jumlah kasus Covid-19 semakin melandai menuju zero case. Namun Kanwil Kemenkumham Jatim dan jajaran tak mau lengah. Kakanwil Kemenkumham Jatim, Imam Jauhari justru menginstruksikan seluruh jajarannya agar mengikuti vaksin booster kedua.

Hal itu disampaikan Imam Jauhari di sela-sela pelaksanaan vaksin booster kedua kepada seluruh pegawai Kanwil Kemenkumham Jatim, Selasa (28/02/2023).

Baca juga: Jaga Akar Tradisi, Guntur dan Warih Andono Bersama Para Budayawan Kolaborasi Nguri-Uri Budaya Sidoarjo

"Kegiatan ini untuk menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 pada Masa Transisi Menuju Endemi. Sekaligus sebagai upaya percepatan vaksinasi untuk meningkatkan titer antibodi dan memperpanjang perlindungan," ujar Imam Jauhari.

Tidak hanya sebatas himbauan dan ajakan saja, akan tetapi pria asal Pamekasan ini juga langsung memberikan contoh nyata. Sebanyak 240 pegawai kanwil melakukan vaksin booster kedua bekerjasama dengan Puskesmas Ketabang Kali Surabaya.

"Kami mulai dari Kanwil dulu, nanti lapas, rutan kantor imigrasi dan seluruh jajaran kami juga harus menindaklanjuti instruksi ini," tegasnya.

Baca juga: Selangkah Isi Kursi Top Manajemen, 9 Calon Direksi Perumda Delta Tirta Sidoarjo Siap-Siap Wawancara Akhir

Imam menambahkan pemberian vaksin sangat penting. Tidak hanya untuk melindungi masyarakat dari paparan virus Covid-19 saja. Tetapi, sekaligus untuk memulihkan kondisi sosial dan ekonomi warga yang terkena dampak pandemi.

"Tentu saja dengan terwujudnya kekebalan kelompok (herd immunity), khususnya di lingkungan khusus seperti Lapas dan Rutan," papar Imam.

Baca juga: Tanamkan Karakter Sadar Pajak Sejak Dini, Kanwil DJP Jatim II Gandeng 15 SMP di Sidoarjo

Sementara Imam menargetkan proses vaksinasi di seluruh jajarannya bisa rampung sebulan ke depan.

"Itu target saya agar pelayanan kepada masyarakat bisa semakin lancar," tandasnya. Kem/Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru