Ketua KPK Firli Bahuri Nilai 30 Daerah Pelayanan Publiknya Cukup Baik, Salah Satunya Sidoarjo

republikjatim.com
HAKORDIA - Ketua KPK RI, Firli Bahuri saat membuka peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang jatuh tanggal 9 Desember 2022 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (01/12/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ketua KPK RI, Firli Bahuri mengapresiasi kinerja pelayanan publik sejumlah daerah yang dinilainya sudah cukup baik. Salah satunya, adalah Kabupaten Sidoarjo.

Di tingkat provinsi terdapat Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

Firli juga mencatat kinerja pelayanan publik yang cukup baik dilakukan Kepolisian Daerah Jawa Timur, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, OJK Kantor Regional 4 Jawa Timur, Kantor Wilayah BPN Jawa Timur serta BPKP Perwakilan Jawa Timur.

"Saya monitor dan catat, setidaknya khususnya pelayanan publik ada 30 daerah yang memiliki nilai pelayanan publik yang cukup baik," ujar Firli Bahuri saat membuka peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang jatuh tanggal 9 Desember 2022 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (01/12/2022).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI memperingati Hakordia dengan menggelar Road to Hakordia ke sejumlah daerah di tanah air. Salah satunya di Jawa Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak seluruh elemen bangsa bersatu mencegah korupsi. Acara itu resmi dibuka Ketua KPK RI, Firli Bahuri. Tema yang diusung dalam Hakordia tahun ini Indonesia Pulih, Bersatu Lawan Korupsi.

Selain itu, Firli Bahuri juga menjelaskan korupsi menjadi suatu perbuatan yang sangat buruk. Dampaknya, juga sangat buruk. Menurutnya perilaku korupsi menghambat terwujudnya tujuan pembangunan nasional.

"Upaya kita sekarang bisa memberikan perlindungan terhadap segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Kalau seluruh program yang diarahkan dalam rangka mewujudkan perlindungan segenap bangsa dan seluruh tumpah itu dikorupsi, ini jelas merugikan negara," paparnya.

Karena itu, Firli meminta seluruh kepala daerah menjauhi sikap-sikap koruptif. Menurutnya, kepala daerah diberi mandat untuk menjalankan tata kelola pemerintahan. Untuk itu, KPK sangat berharap kepada seluruh gubernur, bupati dan walikota memastikan tata kelola pemerintahan berjalan sesuai peraturan.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

"Pastikan setiap tahapan manajemen perencanaan, pengorganisasian dan pelaksanaan pengawasan, termasuk juga di dalam pelaksanaan anggaran harus dipastikan tidak terjadi intrik-intrik atau praktek-praktek korupsi," pintanya.

Firli Bahuri menegaskan kejahatan korupsi bukan hanya terjadi di suatu wilayah yurisdiksi tertentu. Tetapi bisa merambah ke seluruh bangsa dan negara dimanapun berada. Bahkan, seluruh kamar-kamar kekuasaan bisa dimasuki kejahatan korupsi. Baik itu kekuasaan eksekutif, legislatif maupun yudikatif. Bahkan, juga bisa masuk masuk kerana kekuasaan partai politik.

"Saya tidak bicara tentang politik hari ini, tetapi saya bicara tentang korupsi. k Korupsi bisa masuk ke ranah kekuasaan legislatif, eksekutif, yudikatif, termasuk juga kekuasaan partai politik," tegasnya.

Untuk itu, Firli sadar pemberantasan korupsi tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan satu komitmen dan semangat bersama untuk memberantasnya. Untuk itu, dirinya mengajak semua pihak bersama-sama merapatkan barisan dan mengikrarkan bahwa Hari Antikorupsi Sedunia menjadi semangat bersama untuk menatap masa depan Indonesia yang bebas dari korupsi. 

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

"Mari kita jadikan Hakordia ini sebagai momentum penyemangat kita untuk menggerakkan energi kita. Termasuk komitmen kita untuk tidak melakukan korupsi. Mari kita jadikan hidup kita dalam suatu budaya dunia yang bebas dari korupsi dan jadikan korupsi itu sebagai masa lalu," tandasnya.

Dalam pembukaan acara itu dihadiri gubernur Jawa Timur, Gubernur Jawa Tengah dan Wakil Gubernur DIY Yogyakarta serta seluruh kepala daerah di Jatim. Road to Hakordia di Jatim dilaksanakan di Kota Surabaya selama dua hari, mulai Kamis (01/12/2022) hingga Jumat (02/12/2022) di Alun-alun Surabaya. Kegiatan ini dibuka untuk umum. Banyak kegiatan yang bisa diikuti pengunjung. Diantaranya seminar, talk show, pentas seni tradisional, musik, marching band dan fashion show oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur.

Selain itu juga disediakan stand pameran pelayanan publik dari berbagai kabupaten/kota di Jatim. Kabupaten Sidoarjo ikut ambil bagian dengan menempati booth nomor 12. Dalam penutupan besok Jumat tanggal 2 Desember 2022, akan digelar hiburan rakyat pertunjukan kesenian tradisional Jawa Timur. Kabupaten Sidoarjo juga akan menyuguhkan pagelaran seni tari pada penutupan acara ini. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru