Dapur Lapas Sidoarjo Terima Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi Jasaboga dari Dinkes

republikjatim.com
SERTIFIKAT - Pelayanan makanan bagi WBP Lapas Sidoarjo menjadi prioritas karena aspek kebersihan dapur umum diperhatikan di Dapur Lapas Sidoarjo hingga mendapatkan sertifikat Laik Hygiene Sanitasi Jasaboga dari Dinkes Pemkab Sidoarjo, Selasa (15/02/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Layanan makanan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) menjadi salah satu prioritas Kanwil Kemenkumham Jatim. Penilaiannya mulai aspek kebersihan dapur umum yang diperhatikan.

Hasilnya, Dapur Lapas Sidoarjo mendapatkan sertifikat Laik Hygiene Sanitasi Jasaboga dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo.

Baca juga: Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Wisnu Nugroho Dewanto mengatakan kebersihan dapur menjadi sangat penting. Apalagi saat pandemi, warga binaan perlu makanan yang bergizi dan bersih.

"Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi Jasaboga menjadi bukti Lapas tidak main-main memberikan pelayanan bahan makanan. Apalagi Lapas Sidoarjo baru pertama kali mendapat sertifikat ini. Tentu ini capaian yang positif," ujar Wisnu Nugroho Dewanto kepada republikjatim.com, Selasa (15/02/2022).

Wisnu mengapresiasi capaian sertifikasi ini. Menurutnya, sinergi yang dilakukan antara Lapas Sidoarjo dengan Dinas Kesehatan dan Laboratorium Kesehatan Sidoarjo. Menurutnya, upaya yang dilakukan lapas, mendapat sambutan baik berupa supervisi sehingga tercipta dapur lapas yang higienis.

"Mulai dari survei, pemenuhan data dukung, pengambilan sample, pengujian hingga penilaian hasil dilakukan dengan proses yang jelas dan membangun," ungkapnya.

Baca juga: Geger Klaim Dukungan Jelang Muscab PKB Sidoarjo, PCNU dan MWCNU Tegaskan Netral Tak Dukung Subandi di Acara Bukber

Bagi Wisnu, capaian ini harus dibuktikan dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada warga binaan. Dia meminta lapas untuk selalu menjaga kualitas dapur umum yang meliputi proses pencucian, pengolahan, penyajian hingga distribusi makanan.

"Hal ini untuk menjaga kualitas kesehatan dan cita rasa makanan yang berdampak pada derajat kesehatan warga binaan," tegasnya.

Selain itu, Wisnu menjelaskan pihak Lapas Sidoarjo memastikan jika sarpras pengolahan makanan. Yakni mulai tempat pencucian, media memasak, filter air minum, penyaringan lemak cuci piring (grease trap) hingga alur pembuangan sisa makanan.

Baca juga: DPAC PKB Mulai Bantah Klaim Subandi, Sebut Tak Ada Dukungan Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Justru Buka Lpj Dana Banpol

"Semua aspek tersebut harus diatur dalam manajemen dengan baik agar sanitasi bisa tercapai," paparnya.

Sementara Kalapas Sidoarjo Teguh Pamuji menegaskan pihaknya memiliki komitmen penuh untuk menjaga kebersihan makanan bagi warga binaan. Dia berharap, dengan makanan yang cukup dan bersih akan membuat warga binaan selalu sehat.

"Kesehatan warga binaan adalah prioritas sehingga akan terus kami upayakan untuk memberi yang terbaik," tandasnya. Kem/Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru