Blusukan Ke Desa, Gus Muhdlor Ajak Warga Sukseskan Vaksinasi Pastikan Bansos Tepat Sasaran

republikjatim.com
SERAHKAN - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) turun ke desa-desa memastikan penyaluran bansos tepat sasaran di lima Desa Lajuk, Kesambi, Kedungboto, Glagaharum dan Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Kamis (14/10/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) turun ke desa-desa untuk memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) bisa tepat sasaran. Ada lima desa yang didatangi yakni Desa Lajuk, Kesambi, Kedungboto, Glagaharum dan Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Kamis (14/10/2021).

Selain memastikan ketepatan sasaran bansos, Gus Muhdlor mengajak warga ikut mensukseskan vaksinasi terutama bagi para orang tua atau lanjut usia (lansia).

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

"Penyaluran bansos Pemkab Sidoarjo disalurkan secara merata. Semua perangkat terlibat dalam bansos baik Pemerintah Desa, RT, RW juga turut diperhatikan. Pemkab Sidoarjo mulai tahun ini tidak menginginkan peruntukan bansos hanya untuk orang-orang itu saja. Peruntukan bansos harus jatuh tepat sasaran," ujar Gus Muhdlor.

Selain itu, Bupati Sidoarjo juga mengajak semua warga untuk kompak melapor jika ada warga dengan status ekonomi menengah ke bawah diketahui tidak menerima bansos. Hal ini agar segera dilaporkan ke perangkat desa untuk diajukan ke Pemkab Sidoarjo.

"Kalau ada orang menengah ke bawah kok sampai tidak dapat bansos, sampeyan (Perangkat Desa) catat jumlahnya berapa? Nanti tak kirim bantuannya," imbuhnya.

Tidak hanya ke warga, Gus Muhdlor juga mengingatkan kepada Perangkat Desa agar mampu mendata dan membagikan bansos dengan tepat sasaran. Perangkat Desa dan Kelurahan juga diingatkan jangan sampai main-main dengan memanipulasi bansos.

"Berapa pun angkanya yang diajukan akan disetujui. Yang penting datanya benar. Yakni, ada orangnya dan jangan dimanipulasi. Kalau pun ada (manipulasi) urusan sampeyan (yang memanipulasi). Karena soal Bansos Pemkab Sidoarjo hanya menjadi penyedia bansos. Untuk pendataan hingga penyaluran diserahkan ke Pemerintah Desa," tegas Alumni Fisip Unair ini.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Tidak hanya itu, Gus Muhdlor juga mengajak Kelurahan dan Pemerintah Desa untuk mensukseskan program vaksinasi di Sidoarjo. Termasuk, jika ada warga yang mengalami permasalahan dalam program vaksinasi agar dikomunikasikan terhadap pihak Kelurahan dan Perangkat Desa untuk mendapatkan pelayanan yang tepat.

"Monggo Kepala Desa, Perangkat, BPD, dan warga yang lain, ayo bareng-bareng membantu Kabupaten. Kalau ada warga yang belum divaksin silahkan dilaporkan. Kalau kemudian ada masalah divaksin juga silahkan lapor," pintah Gus Muhdlor.

Saat ini, kata Bupati yang diusung PKB ini stok vaksin di Sidoarjo sudah banyak. Untuk itu bagi pihak yang tidak bisa mendapatkan vaksin tertentu karena alasan kesehatan seperti lansia akan digantikan dengan merk vaksin lain yang sesuai. Pemkab Sidoarjo melakukan ini dalam rangka memperhatikan lansia agar mendapat pelayanan vaksinasi sesuai dengan kebutuhan.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

"Ketika Sidoarjo tingkat vaksinasinya sudah 99 persen maka resiko penyebaran Covid-19 semakin rendah. Harapannya pandemi Covid-19 akan berakhir," paparnya.

Saat ini vaksinasi dosis pertama mencapai 70 persen lebih. Sedangkan vaksinasi bagi lansia sudah mencapai 47,5 persen. Untuk mengejar ke PPKM Level 1 targetnya 60 persen vaksinasi lansia.

"Menurut hasil survei, orang yang sudah vaksin kemungkinan meninggal karena Covid-19 hanya 8 persen. Sedangkan yang belum vaksin kemungkinan meninggal 92 persen," pungkasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru