Diikuti 268 Pejabat, BKPSDM Pemkot Mojokerto Gelar Assesment Pejabat Eselon 4

republikjatim.com
CEK - Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkot Mojokerto, Muhammad Imron meninjau pelaksanaan assesment di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkot Mojokerto, Rabu (09/06/2021).

Mojokerto (republikjatim.com) - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia(BKPSDM) Pemkot Mojokerto menggelar assesment 268 pejabat eselon 4 (empat). Hasil assesment ini, bakal dijadikan dasar penempatan (mutasi) pejabat Pemkot Mojokerto.

Kepala BKPSDM Pemkot Mojokerto, Muhammad Imron mengatakan pelaksanaan asessment ini merupakan pemetaan kompetensi bagi para pejabat eselon 4 (pengawas). Nantinya akan menjadi dasar informasi dalam menyusun calon yang diusulkan untuk penempatan (mutasi) pejabat.

Baca juga: Persaingan Menuju Kursi Ketua Memanas, PWI Jatim Buka Masa Sanggah DPS Hingga 2 Oktober Sebagai Bahan Revisi

"Agar hasilnya disesuaikan dengan bidang kemampuan pejabat berdasarkan hasil penilaian assesment," ujarnya kepada republikjatim.com, Rabu (09/06/2021).

Imron menjelaskan pelaksanaan assesment mulai hari ini sampai 5 hari ke depan. Pelaksanaan diikuti sekitar 268 orang. Hal itu sesuai data yang dihimpun dari data peserta.

Baca juga: Inovasi Edukasi di Lereng Gunung, GAZERA Hadir di Belik Trawas, Wujudkan Laboratorium Alam Edutechnopreneurship

"Setiap hari kami bagi kurang lebih sekitar 48 peserta akan mengikuti assesment ini," imbuhnya.

Dalam pelaksanaan assesment ini, kata Imron BKPSDM Pemkot Mojokerto mengandeng BKD Provinsi Jawa Timur sebagai pelaksana assesment. Alasannya, sebagai salah satu lembaga Pemprov Jawa Timur yang mengantongi akreditasinya A. Pihaknya melibatkan sekitar 8 orang assesor yang bertugas mendampingi peserta assesment setiap hari.

Baca juga: Hasil Muswil VI KAHMI Jatim di Trawas Mojokerto, Ini ​7 Komposisi Presidium Baru MW KAHMI Jatim Hasil Dinamika 2026

"Semoga sistem yang dibangun ini bisa berjalan dengan baik. Agar para calon yang diusulkan sesuai bidang dan kompetensinya. Tentunya, semua itu tidak lepas dari berbagai pertimbangan pengambil kebijakan," tandasnya. Nan/Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru