Sosok Pemuda yang Tenggelam di Long Storage Kalimati Dafin Dikenal Suka Menolong

republikjatim.com
DIMAKAMKAN - Jenazah Ach Dafin Afandi dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Terungwetan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Senin (15/03/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Korban tenggelam di Long Storage Kalimati, Ach Dafin Afandi (18) sudah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Terungwetan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Senin (15/03/2021). Namun, keluarga dan warga sekitar yang mengenal Dafin sangat merasa kehilangan.

Apalagi, meski masih berstatus sebagai pelajar Dafin selalu dikenal sebagai pemuda yang suka menolong (ringan tangan) dan cepat tanggap saat dibutuhkan.

Baca juga: Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

Hal ini diungkapkan Kaur Kesra (Modin) Desa Terungwetan, Moch Shodiq usai pemakaman putra kesembilan pasangan suami istri, Purwanto dan Suparmi itu.

"Saat jenazah pulang di rumah duka diantarkan tim Basarnas dan sejumlah anggota Polsek langsung dimandikan, disalati dan dimakamkan pagi tadi," ujar Modin Terungwetan, Moch Shodiq kepada republikjatim.com, Senin (15/03/2021).

Shodiq mengaku sangat mengenal Dafin sebagai sosok pemuda yang suka menolong (ringan tangan). Bahkan saat menolong orang cepat dan tanggap tidak ada pemikiran aneh-aneh.

Baca juga: Geger Klaim Dukungan Jelang Muscab PKB Sidoarjo, PCNU dan MWCNU Tegaskan Netral Tak Dukung Subandi di Acara Bukber

"Dafin suka ikut kegiatan di desa. Dia suka menolong. Kalau disuruh orang langsung cepat dan tanggap diambil alih tanpa pamrih. Itulah sosok Dafin. Makanya kami merasa kehilangan," ungkapnya.

Sementara Purwanto ayah kandung Dafin menegaskan sebenarnya sudah duduk dibangku kelas 10 SMA. Sebelumnya, Dafin lulusan dari SMP Darussalam Sidodadi, Kecamatan Taman.

Baca juga: DPAC PKB Mulai Bantah Klaim Subandi, Sebut Tak Ada Dukungan Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Justru Buka Lpj Dana Banpol

"Dafin waktu itu pamit ke saya sekitar pukul 16.00 WIB. Saat ditanya mau kemana, Dafin menjawab mau ngopi di tempat biasanya. Setiap anak-anak keluar rumah selalu saya tanyakan tujuannya. Saya tak mengira tempat ngopinya cukup jauh itu," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Sabtu (13/03/202) sekitar pukul 17.30 WIB korban Ach Dafin Afandi diduga berenang menyeberangi Long Strage mulai dari tepian sebelah selatan masuk Dusun Mliring Desa Leminggir, Kecamatam Mojosari, Mojokerto menuju ke arah utara masuk Dusun Mergayu, Desa Mergobener, Kecamatan Tarik, Sidoarjo. Sampai di tengah Long Storage Kalimati diduga korban hilang tenggelam karena kehabisan nafas. Zak/Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru