Warga Pacitan Dihebohkan Masjid Apung Pancer Door Hanyut hingga ke Tengah Pantai

republikjatim.com
HANYUT -Warga Kelurahan Ploso, Kecamatan/Kabupaten Pacitan dihebohkan masjid hanyut dibawa arus pantai dengan kondisi tetap berdiri kokoh meski terombang ambing ke tengah pantai, Rabu (10/02/2021) dini hari.

Pacitan (republikjatim.com) - Suasana pesisir pantai Pancer Door, Keluarahan Ploso, Kecamatan/Kabupaten Pacitan heboh. Ini menyusul hanyutnya Masjid Apung di Taman Pantai Pancer Door yang hanyut dibawa arus hingga ke tengah pantai selatan itu, Rabu (10/02/2021) dini hari.

"Masjid Apung Pantai Pancer Door itu hanyut yang mengetahui pertama kali Dwi. Kalau saya melihat percakapan di video yang sudah beredar di Media Sosial (Medsos)," ujar Diah warga Pacitan kepada republikjatim.com, Rabu (10/02/2021).

Baca juga: Sidak Alun - Alun Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Usulkan UMKM Boleh Berjualan Asal Tertata dan Tertib

Kapolsek Pacitan Kota, AKP S Rosita dikonfirmasi melalui Kanit Intel Polsek Pacitan Kota, Aiptu Thomas Alim Suheni yang berada di lokasi kejadian membenarkan adanya masjid yang hanyut dibawa arus hingga ke teluk pantai itu.

"Hanyutnya Masjid Apung di Pancer Door itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Pertama kali diketahui pemilik warung di dekat masjid dan nelayan," ungkap Thomas Alim Suheni.

Baca juga: Kondisinya Tak Layak, Bupati Sidoarjo Sidak Jembatan Tarik Penghubung Kwatu Mojokerto Janji Dibangun Tahun 2027

Selain itu, Kanit Intel Polsek Pacitan Kota ini menjelaskan penyebab hanyutnya masjid apung hingga ke teluk pantai dikarenakan hujan deras. Akibatnya memutus tali kendali Masjid Apung itu.

"Hanyutnya Masjid Apung ini disebabkan hujan dengan intensitas tinggi tadi malam hingga pagi. Akibatnya, tali pengendali pada masjid itu putus dan masjid hanyut terbawa arus hingga sejauh kurang lebih 500 meter dari lokasi masjid berdiri. Beruntung saat kejadian tidak ada orang salat atau orang tirakatan sehingga korban jiwa nihil," tegasnya Aiptu Thomas.

Baca juga: Pemkab Sidoarjo Gelar Upacara Hari Otonomi Daerah XXX dan Hari Pendidikan Nasional 2026 Bersamaan

Sementara rencananya, masjid akan dievakuasi dan ditarik ke tempat semula oleh tim BPBD Pemkab Pacitan dan dinas terkait lainnya. Akan tetapi, masih menunggu air pasang.

"Karena di pantai kalau air surut masih belum bisa mengevakuasi bangunan Masjid Apung itu. Meski hanyut bangunan Masjid tetap berdiri kokoh saat terombang-ambing dibawa arus pantai ini," tandasnya. Mal/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru