Penganiayaan Janda Balongbendo dan Kekasihnya Ditangkap di Wringinanom Gresik

republikjatim.com
TERTANGKA - Tersangka penganiaya pasangan Seniwati (56) Desa Wonokupang, Balongbendo dan Misto (56) warga Desa Watesari, Balongbendo, Sidoarjo ditangkap anggota Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo, Minggu (07/02/2021) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tidak sampai 24 jam, anggota Unit Resmob, Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo berhasil meringkus tersangka pembacokan pasangan kekasih di Desa Wonokupang, Kecataman Balongbendo, Sidoarjo. Tersangka lain adalah Jupri (59) warga Desa Gagangkepuhsari, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo.

Petugas menangkap Jupri, karena diduga kuat Jupri mengamuk usai melihat Seniwati (56) warga Desa Wonokupang, Kecamatan Balongbendo dan Misto (56) warga Desa Watesari, Kecamatan Balongbendo di dalam rumah janda dua anak itu. Jupri naik pitam hingga membabat kedua korban menggunakan senjata tajam (Sajam). Akibatnya kedua korbab mengalami luka parah dan dilarikan ke RS Anwar Medika.

Baca juga: Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

"Tersangka penganiayaan itu sudah tertangkap," ujar Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji kepada republikjatim.com, Minggu (07/02/2021) malam.

Lebih jauh, Sumardji menguraikan tersangka Jupri (59) diringkus petugas Polresta Sidoarjo, di Desa Lebani Suko, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik. Sebelum dikejar ke Kota Pudak itu, anggota Unit Resmob Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo memastikan lokasi persembunyian tersangka agar tidak kabur terlebih dahulu. Selain itu, saat ke salah satu rumah tersangka, petugas hanya ditemui istri tersangka.

"Berdasarkan keterangan istri tersangka, kalau tersangka tidak berada di rumah dan sedang bekerja di Surabaya itu dikembangkan petugas. Karena selain menggali keterangan dari istri tersangka, petugas juga mendapat informasi dari saksi dan orang-orang dekat tersangka soal persembunyian tersangka itu," ungkapnya.

Baca juga: Geger Klaim Dukungan Jelang Muscab PKB Sidoarjo, PCNU dan MWCNU Tegaskan Netral Tak Dukung Subandi di Acara Bukber

Bermodal informasi dan keterangan para saksi dan orang dekat tersangka, maka petugas yang mengejar tersangka dibagi menjadi 3 tim. Yakni tim yang memburuh ke Gresik, Surabaya dan Jember.

"Dari tiga tim yang mengejar ketiga wilayah itu, tim yang mengejar ke Gresik yang berhasil. Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita linggis dan motor beat yang digunakan sebagai sarana menganiaya para korban," tegasnya.

Baca juga: DPAC PKB Mulai Bantah Klaim Subandi, Sebut Tak Ada Dukungan Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Justru Buka Lpj Dana Banpol

Sementara soal motif penganiayaan yang dilakukan tersangka itu, Sumarji masih enggan membeberkan secara gamblang. Namun dugaan awalnya hanya bermotif asmara cinta segitiga itu.

"Besok saat rilis akan kami sampaikab semua," tandasanya. Zak/Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru