Pengendara Motor Tersenggol Bus Restu di Arteri Porong, Bapak Selamat Anak Meninggal Karena Terpental

republikjatim.com
TEWAS - Rendi Wijaya Kusuma (10) putra Adam Topan (68) warga Dusun Kluweh, Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo tewas usai motornya tersenggol Bus Restu di JL Arteri Porong, Minggu (22/11/2020) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Nasib apes dialami, Adam Topan (68) dan putranya, Rendi Wijaya Kusuma (10) warga Dusun Kluweh, Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo. Saat mengendarai motor Honda Scoopy bernopol W 2049 QY tersenggol Bus Restu bernopol N 7757 UG yang dikemudikan Bambang Harmanto (45) warga JL Gempol, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kabupaten Malang.

Kecelakaan ini terjadi di JL Raya Arteri Lampu Merah (Traffic Light) Simpang 4, Kelurahan Juwetkenongo, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Minggu (22/11/2020) malam.

Baca juga: Kapolri dan Bupati Sidoarjo Pastikan Pengamanan Mudik Lebaran Berjalan Maksimal dan Optimal di Terminal Bungurasih

"Dalam peristiwa kecelakaan itu, salah satu dari pengendara yang dibonceng (Rendi Wijaya Kusuma) meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan Adam Topan (orang tua korban) mengalami luka-luka dievakuasi dan dilarikan ke RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong untuk menjalani perawatan tim medis," ujar saksi Satria di lokasi kejadian.

Baca juga: Saat Berbuka Bersama di Polresta Sidoarjo, Bupati Ajak Toga dan Tomas Jaga Kondusifitas Jelang Pilkades Serentak

Lebih jauh, pemuda usia 19 tahun ini menceritakan awal kecelakaan di JL Raya Malang - Surabaya ini bermula saat bus Po Restu berjalan dari arah selatan (Malang) menuju utara (Sidoarjo). Sesampainya di lokasi kejadian, bus berusaha menurunkan penumpang. Saat bus menepi itu menyerempet sepeda motor Honda Scopy yang melaju dari arah sama yakni selatan menuju utara.

"Setelah lampu merah, bus itu melaju langsung menabrak motor dari samping kiri. Brakkk. Kedua penumpang yang mengendarai motor Scoopy terpental dan jatuh ke aspal. Sedangkan salah satunya lepas dari boncengan, meninggal di lokasi kejadian itu," ungkapnya.

Baca juga: Bupati Bersama Forkopimda dan ASN Sidoarjo Bagikan 75.000 Paket Takjil di Monumen Jayandaru

Sementara petugas Unit Lantas Polsek Porong, Aipda Teguh Eko Wahono di TKP menegaskan kecelakaan tabrak samping itu, diduga karena pengemudi (sopir) bus kurang berhati-hati hingga kecelakaan bodi bus menyenggol motor korban.

"Kasus kecelakaan ini, awalnya ditangani Unit Lantas Polsek Porong. Selanjutnya kasus dilimpahkan ke Unit Laka, Satuan Lantas, Polresta Sidoarjo. Korban dilarikan ke Rs Bhayangkara Pusdik Gasum Porong. Untuk motor dan bus diamankan di Polsek Porong sebagai barang bukti," tandasnya. Yan/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru