Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus tancap gas memperkuat transparansi dan efisiensi pelayanan publik. Kali ini, Pemkab Sidoarjo bersiap menjalin sinergi strategis dengan PT Bank Rakyat Innovation (Persero) Tbk atau BRI untuk memperluas akses pembayaran digital pajak (retribusi daerah) sekaligus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepastian ini mengemuka saat Bupati Sidoarjo, Subandi menerima kunjungan jajaran pimpinan BRI yang dipimpin Senior Vice President BRI, Danang Andi Wijanarko, di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (01/09/2026).
Pertemuan itu, membawa langkah kongkret pengintegrasian sistem digital perbankan ke dalam ranah pelayanan Pemkab Sidoarjo. Diantaranya integrasi pembayaran pajak dan retribusi. Yakni pemanfaatan mobile banking serta jaringan luas BRI untuk memudahkan warga membayar kewajiban daerah dengan cepat, murah dan efisien tanpa perlu mengantre.
"Kami perluasan layanan terpadu hingga desa yakni mengoptimalkan pelayanan satu pintu di 18 kecamatan yang nantinya bakal diperluas hingga ke tingkat desa," ujar Bupati Subandi.
Selain itu ada pemberdayaan UMKM naik kelas. Bagi Subandi, pendampingan dan pemanfaatan fasilitas perbankan bagi pelaku usaha lokal di Sidoarjo.
"Harapannya, agar mampu menembus pasar nasional hingga ekspor (go internasional)," pintanya.
Bupati Subandi menyambut positif terobosan yang ditawarkan BRI. Menurutnya, sebagai daerah urban dengan mobilitas warga yang tinggi, Sidoarjo membutuhkan inovasi pelayanan digital yang serba praktis.
"Prinsipnya kita terbuka untuk siapa saja yang ingin memberikan support terhadap sistem pelayanan pemerintah. Yang paling penting kerja sama ini memberikan kemudahan bagi masyarakat, meningkatkan pelayanan publik, dan memperkuat PAD Sidoarjo," tegas Subandi.
Sementara dengan koordinasi intensif antar perangkat daerah teknis dan BRI, integrasi sistem ini diharapkan dapat segera terealisasi.
"Semua ini, demi kemandirian fiskal dan kenyamanan warga Sidoarjo," pungkasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi