Motor Honda CB Hilang Kendali di Tikungan Pekarungan Mahasiswa di Sidoarjo Tewas Tabrak Pagar Rumah di Sukodono

republikjatim.com
LAKA - Nasib naas menimpa Ilham Wahyu Budianto (23) mahasiswa asal Kecamatan Sidoarjo yang mengembuskan napas terakhirnya usai kecelakaan tunggal di JL Raya Desa Pekarungan, Kecamatan Sukodono, Minggu (23/08/2026).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Nasib naas menimpa Ilham Wahyu Budianto (23) seorang mahasiswa asal Kecamatan Sidoarjo. Pemuda pengendara sepeda motor ini, mengembuskan napas terakhirnya usai mengalami kecelakaan tunggal di JL Raya Desa Pekarungan, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Minggu (23/08/2026).

​Motor yang dikendarainya hilang kendali saat melaju kencang di tikungan jalan hingga menghantam keras pagar tembok rumah warga Desa Pekarungan, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo.

Baca juga: Hapus Bayang-Bayang Rumah Bocor Setiap Hujan di Sedati, Begini Kondisi 3 Rumah Warga Miskin Saat Disisir Bupati Subandi

​Tragedi bermula sekitar pukul 06.00 WIB. Korban yang menunggangi sepeda motor klasik Honda GL 100 warna biru tanpa pelat nomor melaju kencang dari arah timur menuju barat.

​Sesampainya di depan salah satu rumah warga Desa Pekarungan, kondisi jalan yang menikung membuat korban gagal mengendalikan laju kendaraan yang dikendarainya.

​"Korban melaju dari arah timur menuju barat dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di lokasi kejadian, jalan menikung diduga korban tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya," ungkap Kanit Lantas Polsek Sukodono, Iptu Agung.

​Akibat benturan keras motor korban dengan tembok pagar warga, menyebabkan korban langsung jatuh tergeletak dan meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca juga: Bupati Subandi Pastikan Kualitas dan Ketepatan Sasaran Setiap Salurkan Bantuan Beras 30 Kilogram di Sidoarjo

"Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengevakuasi jenazah korban ke RS Anwar Medika, Kecamatan Balongbendo," ungkap Agung.

Sementara berdasarkan hasil olah TKP awal dan pemeriksaan kendaraan, polisi menemukan sejumlah fakta terkait kelengkapan berkendara korban. Saat itu, korban tidak mengantongi SIM C dan tidak membawa STNK, sepeda motor tidak dipasangi nomor polisi (bodong atau tanpa plat).

"Untuk penyebab kecelakaan diduga karena kurangnya kehati-hatian pengemudi saat memacu kendaraan berkecepatan tinggi di trek jalan yang menikung itu," tegas Agung.

Baca juga: Lamban 4 Persen, Bupati Subandi Minta Proyek Betonisasi Tambakcemandi Sedati Digenjot Ditambah Alat Berat

Sedangkan kasus kecelakaan tunggal ini, kini telah dilimpahkan dan ditangani lebih lanjut Unit Gakkum Satuan Lantas Polresta Sidoarjo. 

"Sekarang untuk kendaraan korban diamankan sebagai barang bukti di Polresta Sidoarjo," pungkasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru