Pelopor Sekolah Negeri Berjiwa Qur'ani, SMPN 1 Prambon Perkuat Program Mengaji dan Tahfiz Lewat Pelatihan Guru

republikjatim.com
PELATIHAN - Sebanyak 36 pendidik yang tergabung dalam komunitas SPENSPRA SAHABAT QURAN (SSQ) antusias mengikuti pelatihan dengan menghadirkan pimpinan At-Tartil Pusat, KH Imam Syafi'i sebagai narasumber utama pekan kemarin.

Sidoarjo (republikjatim.com) - SMP Negeri 1 Prambon kembali mengukuhkan posisinya sebagai pelopor pembinaan karakter religius di lingkungan SMP Negeri di Kabupaten Sidoarjo. Tidak hanya fokus pada capaian akademik saja. Sekolah ini, juga secara konsisten mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur'an ke dalam ekosistem belajar siswa melalui Program Mengaji dan Tahfiz.

​Untuk memastikan kualitas pembelajaran Al-Qur'an berada pada standar terbaik, SMPN 1 Prambon menggelar Pelatihan Guru Mengaji, Kamis (23/07/2026) kemarin. Sebanyak 36 pendidik yang tergabung dalam komunitas SPENSPRA SAHABAT QURAN (SSQ) antusias mengikuti pelatihan ini dengan menghadirkan pimpinan At-Tartil Pusat, KH Imam Syafi'i sebagai narasumber utama.

Baca juga: Sidoarjo Sabet Predikat Daerah dengan Indeks Perlindungan Anak Terbaik II se Jatim

Para guru mengaji yang terlibat tidak hanya berasal dari internal sekolah saja. Melainkan, juga hasil kolaborasi dengan lembaga keagamaan lokal di Kecamatan Prambon. Yakni mulai dari Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), Madrasah Diniyah (Madin) hingga pondok pesantren setempat.

"Program SSQ ini, targetnya ada dua. Yakni menyiapkan generasi yang unggul sekaligus berakhlak mulia," ujar Kepala SMPN 1 Prambon, Yekti Eriani kepada republikjatim.com, Selasa (28/07/2026) malam.

Baca juga: Diserempet Truk Tangki Minyak, Teras Rumah Warga Karangbong Gedangan Roboh Desa Tanyakan AMDAL Lalin Perusahaan

​Pembinaan keagamaan di SMPN 1 Prambon dirancang secara terstruktur agar dapat menjangkau seluruh tingkatan siswa. Rinciannya bisa dilihat di tabel di bawah ini :


Selain itu, ​Kepala SMPN 1 Prambon yang akrab disapa Bu Yekti ini menegaskan penguatan mutu para guru ngaji ini menjadi langkah krusial untuk menjaga standar kualitas hafalan dan bacaan para peserta didik dari kelas VII sampai kelas IX.

​"Program ini adalah bagian dari visi besar sekolah. Kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual (akademik) di kelas saja. Akan tetapi, juga memiliki karakter religius yang kuat, berakhlak mulia dan mencintai Al-Qur'an sebagai bekal menghadapi masa depan," ungkap Yekti Eriani.

Baca juga: Peringati Harkopnas ke 79, Bupati Subandi Tegaskan Koperasi Jadi Pilar Ekonomi di Sidoarjo

Sementara dengan kolaborasi yang solid antara sekolah, pendidik, orang tua dan masyarakat, langkah progresif dan inovatif SMPN 1 Prambon ini diharapkan dapat menjadi pilot project atau model praktik baik (best practice).
Terutama, bagi sekolah-sekolah negeri lainnya di Sidoarjo. 

"Itu harapan besar kami menjadi sekolah percontohan. Meski awalnya program SSQ ini, hanya mengajak anak-anak peserta didik mendapatkan bekal membaca Al Quran secara tepat dan fasih. Tapi seiring waktu setelah berjalan 3 tahun, harapannya itu semakin menggembirakan dengan hasil yang cukup memuaskan. Dibuktikan beberapa siswa kami masuk ke SMA Negeri melalui jalur tahfidz Al Quran," pungkas guru yang menjabat sebagai Plt Kepala SMPN 1 Tarik ini. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru