Sidoarjo Tembus 5 Besar Jatim, Kesadaran Warga Kota Delta Kunci Sukses Kabupaten STBM 5 Pilar

republikjatim.com
TEMBUS - Ketua Tim Verifikasi Lapangan Kemenkes drg Sulvy Dwi Anggraini dan Bupati Sidoarjo Subandi mengapresiasi peran aktif warga hingga Sidoarjo tembus STBM 5 pilar se Jatim saat di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (23/07/2026).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kabupaten Sidoarjo kembali mengukir prestasi di bidang kesehatan lingkungan. Komitmen tinggi warga dalam menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) berhasil mengantarkan Sidoarjo menyandang status sebagai Kabupaten Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) 5 Pilar.

​Penetapan predikat ini mengemuka setelah tim verifikasi lapangan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI selesai melakukan penilaian intensif di 12 desa/kelurahan yang tersebar di enam kecamatan.

Baca juga: Tren Kepuasan Subandi-Mimik Turun 14,3 Persen, Gerindra Sidoarjo Anggap Peringatan Dini, Bukan Bahan Saling Menyalahkan

​Pencapaian ini, menempatkan Sidoarjo sebagai kabupaten kelima dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur yang berhasil mengamankan seluruh indikator STBM 5 Pilar.

​Ketua Tim Verifikasi Lapangan Kemenkes, drg Sulvy Dwi Anggraini mengapresiasi tinggi atas keterlibatan aktif warga Sidoarjo. Menurutnya, kesadaran kolektif masyarakat menjadi dorongan terbesar di balik keberhasilan ini.

​"Kesadaran masyarakat menjadi kontribusi terbesar. Komitmen ini dibangun dari kesadaran kolektif dengan kolaborasi lintas sektor yang luar biasa," ujar Sulvy Dwi Anggraini ditemui di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, Kamis (23/07/2026).

​Hasil verifikasi lapangan Kemenkes mencatat angka capaian rumah tangga (KK) yang mengesankan di Sidoarjo:

Baca juga: Raih Peserta Terbaik, Ketua DPD Golkar Sumenep Ra Navis Wakili Indonesia di Pertemuan Parpol Se ASEAN

​Bupati Sidoarjo, Subandi menilai pencapaian ini merupakan buah manis dari kerja keras bersama antara pemerintah daerah dan seluruh elemen warga. Ia menekankan agar nilai-nilai STBM tidak sekadar menjadi ajang mengejar trofi saja. Melainkan, menyatu menjadi budaya sehari-hari.

​"Keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi. STBM harus menjadi budaya masyarakat yang berkelanjutan. Ikhtiar ini untuk menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, serta mendukung terwujudnya Kabupaten Sidoarjo yang sehat dan sejahtera," tutur Subandi.

​Mengingat posisi Sidoarjo sebagai kawasan urban bersubsidi dengan kepadatan penduduk tinggi, tantangan pengelolaan lingkungan memerlukan konsistensi panjang. Bupati Subandi berpesan khusus kepada jajaran Camat, Kepala Desa (Kades).hingga instansi Puskesmas untuk terus mendampingi warga.

Baca juga: Ribuan Warga Pabean Sedati Antusias Ikut Jalan Sehat Bareng Ketua TP PKK Sidoarjo, Berhadiah Umrah hingga Motor

​"Peran Camat, Kades dan Puskesmas sangat vital. Jangan hanya untuk meraih penghargaan, tetapi bagaimana kolaborasi ini terus dijaga agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya," pintanya.

​Penerapan STBM 5 Pilar ini diharapkan terus terjaga demi membentengi masyarakat dari berbagai penyakit berbasis lingkungan.

"Termasuk, sekaligus meningkatkan kualitas hidup keluarga di Kabupaten Sidoarjo secara jangka panjang," pungkasnya. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru