Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

republikjatim.com
PIONER - Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo Hj Mimik Idayana S AP kunjungan kerja ke Kampung Lali Gadget di Desa Pagerngumbuk, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo sebagai pioner pembelajaran untuk diterapkan di 18 kecamatan di Kota Delta, Senin (04/05/2026).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Di tengah gempuran era digital yang membuat anak-anak terpaku pada layar ponsel, sebuah oase keceriaan muncul dari sudut Desa Pagerngumbuk, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo. Kampung Lali Gadget (KLG), kini resmi menjadi sorotan utama sebagai destinasi wisata edukasi yang berupaya mengembalikan masa kecil anak-anak Sidoarjo ke alam dan permainan tradisional.

​Keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dalam mendukung gerakan ini, terlihat saat Wakil Bupati Sidoarjo, Hj Mimik Idayana S AP melakukan kunjungan kerja langsung ke lokasi, Senin (04/05/2026).

Baca juga: Polisi Pastikan Kematian Kades Buncitan Sedati Murni Bunuh Diri, Jejak Digital Hand Phone Korban Jadi Bukti Krusial

​Wabup Sidoarjo, Mimik Idayana mengapresiasi keberadaan KLG sebagai satu-satunya ruang publik di Sidoarjo yang konsisten mengusung konsep kearifan lokal. Menurutnya, anak-anak Sidoarjo saat ini, sangat membutuhkan ruang interaksi alam yang mulai langka seperti itu.

​"Suasana seperti ini harus kita lestarikan. Di Sidoarjo ini minim ruang interaksi alam bagi anak-anak. Melalui permainan tradisional, mereka tidak hanya bergerak aktif secara fisik saja. Akan tapi, juga belajar bersosialisasi dan mencintai lingkungan," ujar Wabup Sidoarjo, Mimik Idayana di sela-sela kunjungan.

​Melihat dampak positif yang dihasilkan, Mimik Idayana menegaskan ambisinya agar konsep Kampung Lali Gadget tidak hanya berhenti di Kecamatan Wonoayu saja. Ia mendorong agar model edukasi serupa direplikasi di seluruh wilayah Sidoarjo.

"​Ekspansinya kami targetkan pengembangan di 18 Kecamatan se-Sidoarjo. Harus ada kolaborasi dengan pemerintah daerah yang akan menyentuh sisi fasilitas dan sarana prasarana. Termasuk, adaptasi pengembangan akan menyesuaikan ketersediaan lahan di setiap wilayah. Begitu pula soal lokasi favorit Outdoor Learning (ODL)," paparnya.

Baca juga: Warga Wonoplintahan Prambon Sidoarjo Temukan Mayat Membusuk di Bawah Pohon Pisang

​Dukungan senada juga datang dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Pemkab Sidoarjo. Sekretaris Dinas Pendidikan, Dr Netti Lastiningsih, M Pd mengungkapkan KLG telah masuk dalam radar lokasi pembelajaran luar kelas yang direkomendasikan.

​"Sudah ada Surat Edaran (SE) dari Kepala Dinas Pendidikan bahwa Kampung Lali Gadget bisa dimanfaatkan sebagai tujuan Outdoor Learning (ODL), khususnya untuk jenjang PAUD dan SD," urai Netti.

​Meski demikian, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memberikan catatan penting terkait kapasitas lokasi. Mengingat antusiasme sekolah yang tinggi, diperlukan peningkatan fasilitas agar mampu menampung ratusan siswa dalam satu waktu tanpa mengurangi kenyamanan belajar.

"Kami melihat KLG ini menjadi pionir wisata edukasi berbasis karakter," paparnya.

Baca juga: Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

​Kunjungan ini juga dihadiri Kepala Disporapar Pemkab Sidoarjo Yudhi Iriyanto, Camat Wonoayu H Anwar serta perangkat desa setempat. Mereka sepakat Kampung Lali Gadget adalah pionir yang membuktikan pembelajaran kontekstual tidak harus mahal atau jauh.

"​Dengan dukungan lintas sektor, KLG diharapkan mampu bertransformasi menjadi destinasi wisata keluarga unggulan yang tidak hanya menghibur saja. Akan tetapi, juga ampuh "menyembuhkan" anak-anak dari ketergantungan gawai dan memperkuat karakter generasi muda Sidoarjo," pungkasnya. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru