Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

republikjatim.com
TEWAS - Kepala Desa (Kades) Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Mujiono (56) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan berbagai kejanggalan di balai desa setempat, Minggu (03/05/2026) sore.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Warga Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo mendadak gempar Minggu (03/05/2026) sore. Sosok pemimpin desa mereka, Mujiono (56) ditemukan tak bernyawa di dalam Kantor Balai Desa Buncitan dengan kondisi yang menyisakan tanda tanya besar.

​Penemuan jasad Kades ini kali pertama diketahui dalam kondisi yang tergolong janggal. Meski berpakaian lengkap menggunakan celana jeans dan kaos warna kuning, terdapat seutas tali tampar berwarna biru yang melilit lehernya. Namun, alih-alih tergantung sebagaimana lazimnya kasus bunuh diri, korban ditemukan dalam posisi duduk.

Baca juga: Milad ke 39, Yayasan Al Muslim Jatim Gelar Tabligh Akbar Faith In Action: Inspiring Generations di Masjid Al Akbar

​Kapolsek Sedati, AKP Masyita Dian mengonfirmasi kebenaran kabar duka yang mengejutkan itu. Pihaknya bergerak cepat mengamankan lokasi untuk menjaga sterilitas olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

​"Benar, yang bersangkutan ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di balai desa. Untuk penyebab pasti kematiannya, kami masih menunggu hasil pemeriksaan mendalam dari tim identifikasi Polresta Sidoarjo," ujar AKP Masyita Dian.

​Kejadian yang berlangsung mendadak ini, memicu beragam spekulasi di kalangan warga. Suwarno, salah satu warga setempat, mengaku mendengar selentingan mengenai dugaan bunuh diri. Namun, ia sendiri merasa sangsi karena tidak melihat ada gelagat aneh sebelumnya.

Baca juga: Sidak Alun - Alun Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Usulkan UMKM Boleh Berjualan Asal Tertata dan Tertib

​"Informasi awal dari keluarga memang mengarah ke sana (bunuh diri), tetapi kami semua bingung. Tidak ada yang tahu pasti kalau ada masalah berat sebelumnya," ungkapnya dengan nada getir.

​Hingga berita ini diturunkan, garis polisi masih melintang di area Balai Desa Buncitan. Pihak berwajib terus mengumpulkan keterangan saksi dan bukti-bukti fisik untuk mengungkap apakah ada unsur pidana atau murni tindakan mengakhiri hidup.

​Polisi pun mengimbau masyarakat agar, 
tidak menyebarkan foto-foto korban di media sosial demi menghormati keluarga. Selain itu, juga tidak berspekulasi liar sebelum hasil otopsi dan identifikasi resmi dirilis.

Baca juga: Kondisinya Tak Layak, Bupati Sidoarjo Sidak Jembatan Tarik Penghubung Kwatu Mojokerto Janji Dibangun Tahun 2027

"Semua itu, untuk ​menjaga kondusivitas desa selama proses penyelidikan berlangsung," tandas Kapolsek Sedati.

​Kematian Mujiono meninggalkan luka besar bagi Pemerintahan Desa Buncitan. Kini, masyarakat hanya bisa menunggu jawaban pasti dari balik garis kuning kepolisian itu. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru