Gali Warisan Kerajaan Jenggala

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana dan Rahmat Muhajirin Temui Menteri Kebudayaan Siap Kembangkan Budaya Lokal

republikjatim.com
BERTEMU - Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana S AP bersama anggota DPR RI periode 2019 - 2024, Rahmat Muhajirin menemui Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon di Jakarta, Senin (27/04/2026).

Jakarta (republikjatim.com) - Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana S AP bersama anggota DPR RI periode 2019 - 2024, Rahmat Muhajirin menemui Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon di Jakarta. 

Agenda utama pertemuan itu yakni menggali, melestarikan dan mengembangkan budaya. Selain itu juga melestarikan nilai - nilai luhur Sidoarjo yang berakar dari Kerajaan Jenggala.
 
Wabup Sidoarjo, Mimik Idayana mengatakan pelestarian budaya Jenggala penting. Hal ini, karena Sidoarjo sejatinya lahir dari semangat berbagi kekuasaan.

Baca juga: Tarif Parkir RSUD RT Notopuro Sidoarjo Dinilai Bebani Pengunjung, Manajemen Bersandar Perda Nomor 4 Tahun 2025

"Kerajaan Jenggala didirikan Raja Airlangga Tahun 1042 Masehi. Untuk menghindari perang saudara kekuasaan dibagi dengan Panjalu agar tidak rebutan tahta. Sidoarjo ini cikal bakalnya (berbagi kekuasaan) dari situ," ujar Mimik Idayana, Selasa (28/04/2026).

Menurut Mimik, semangat itu relevan dengan tata kelola pemerintahan hari ini. Bahkan, sesuai Undang - Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemda dan Undang - Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. 

"Dalam undang - undang itu disebutkan prinsipnya berbagi peran. Saya ingin hentikan ‘hawa panas’ di Pendopo. Jangan konflik, tetapi berbagi kekuasaan untuk rakyat lebih maju dan sejahtera," pintanya.

Selain itu, Mimik menegaskan Sidoarjo memiliki banyak potensi budaya yang perlu diangkat. Mulai dari Jaranan, Wayang hingga tradisi Khas Masyarakat Pesisir. 

Baca juga: Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo Mengucapkan Selamat Hari Buruh Nasional 1 Mei 2026

"Nah, semua itu butuh kolaborasi pemerintah pusat dan daerah agar pelestarian budaya lokal itu berjalan berkesinambungan," tegas Mimik Idayana yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Sidoarjo ini.

Hasil pertemuan itu, rencananya bakal ditindaklanjuti dengan program kerjasama yang konkret antara Kementerian Kebudayaan dan Pemkab Sidoarjo.

"Hasil pertemuan secepatnya bakal kami tindaklanjuti dengan program kerjasama pemerintah pusat dan daerah. Terutama program menghidupkan kembali warisan Kerajaan Jenggala sebagai identitas daerah Kota Delta," ungkapnya.

Anggota DPR RI periode 2019 - 2024,
Rahmat Muhajirin menambahkan budaya dan kearifan lokal Kerajaan Jenggala harus diangkat lagi. 

Baca juga: Parkir Dianggap Lahan Bisnis, JCW Wadul DPRD Sidoarjo Protes Tarif Progresif RSUD RT Notopuro Bebani Pengunjung

"Misalnya, kita ingin budaya Sidoarjo tidak hanya hidup saja, akan tetapi juga berkembang dan dikenal luas. Mulai dari Jaranan, Wayang, Tradisi Masyarakat Pesisir sampai nilai-nilai kearifan Putri Jenggolo," urainya.

Kerajaan Jenggala sendiri berpusat di wilayah Delta Brantas, diyakini di sekitar wilayah Kecamatan Gedangan, Sidoarjo. Meski minim peninggalan fisik, nama Kerajaan Jenggolo terus melekat kuat di dalam tradisi lokal masyarakat Sidoarjo hingga kini.

"Potensi itu yang bakal terus kita gali dan kembangkan lebih luas lagi," tandasnya. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru