Bangunan Ponpes Al Khoziny Buduran Ambruk

Percepat Evakuasi Santri Korban Runtuhan Bangunan Musala Ponpes Al Khoziny, Pemkab Sidoarjo Kerahkan Seluruh SDM

republikjatim.com
Proses evakuasi korban runtuhnya Musala Ponpes Al Khozini Buduran, Sidoarjo terus dikerjakan dengan Seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) dikerahkan untuk mempercepat evakuasi para santri yang masih terjebak reruntuhan Selasa (30/09/2025).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Proses evakuasi korban runtuhnya bangunan Musala Ponpes Al Khozini Buduran, Sidoarjo terus dikerjakan. Seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) dikerahkan untuk mempercepat evakuasi para santri yang masih terjebak reruntuhan sejak Senin (29/09/2025) sore kemarin itu.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur bersama BPBD Pemkab Sidoarjo dan seluruh relawan tidak berhenti bekerja. Berbagai peralatan digunakan untuk mengeluarkan korban yang masih berada di dalam reruntuhan bangunan itu.

Baca juga: Kedok Toko Vape di Ruko Graha Kota Sidoarjo Jadi Gudang Miras Dibongkar Petugas, Razia Serentak Sita 1.696 Miras Ilegal

Selain itu, Bupati Sidoarjo, Subandi terus memantau proses penyelamatan dan evakuasi para korban. Selasa, (30/09/2025) pagi, Subandi bersama Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing kembali meninjau lokasi kejadian.

Subandi mengatakan Pemkab Sidoarjo terus mengerahkan tenaganya agar korban dapat cepat dievakuasi. Selain itu, dukungan medis sudah dilakukan. Begitu juga logistik makanan juga sudah disalurkan. Bahkan, dapur umum dibuka akan menyediakan 1.500 porsi makanan.

Baca juga: Survei Anjlok, Anas Urbaningrum Sentil Pemerintahan Prabowo, Layangkan 5 Resep Cerdas Raih Kepercayaan Publik

"Kita tidak henti-hentinya mengerahkan tenaga, dari BPBD Provinsi Jawa Timur dan Pemkab Sidoarjo terus bahu membahu mengevakuasi para korban," ujar Subandi.

Subandi menjelaskan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan provinsi untuk mengatasi musibah kali ini. Ia berharap, proses evakuasi dapat dilakukan secepatnya agar para korban segera mendapatkan penanganan rumah sakit.

Baca juga: Sentuh Warga Prambon, Bupati Sidoarjo Tinjau Bedah Rumah dan Salurkan Bantuan Kursi Roda Bagi Warga Miskin di Pinggiran

"Terkait biaya pengobatan, keluarga korban tidak perlu kuatir. Nanti dicover bersama, kalau dirawat dirumah sakit swasta akan dicover provinsi. Kalau dirawat di rumah sakit kabupaten akan dicover Pemkab Sidoarjo," tandas Subandi. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru