Dinilai Tak Etis dan Ganggu Warga, Aktivis Lingkungan Kecam Demo Buang Sampah di Depan Pendopo Sidoarjo

republikjatim.com
KECAM - Sejumlah aktivis lingkungan Green Icon Indonesia (GII) mengecam aksi demo petugas kebersihan di Sidoarjo yang membuang dua ton sampah di depan Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo pada Rabu (20/12/2023) kemarin.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah aktivis lingkungan Green Icon Indonesia (GII) mengecam aksi demo petugas kebersihan di Sidoarjo yang membuang dua ton sampah di depan Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo pada Rabu (20/12/2023) kemarin.

Para pendemo ini menuntut pemerintah membebaskan biaya atas pemungutan sampah yang dikelolah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pemkab Sidoarjo. Para pendemo menganggap tarif itu memberatkan warga.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

Ketua Green Icon Indonesia (GII), Ahmad Masad mengatakan aksi mereka menunjukkan ketidakprofesionalan petugas kebersihan. Menurutnya, harusnya para pendemo menjunjung etika. Apalagi, dalam menyampaikan aspirasi di muka umum.

"Tidak etis (membuang sampah di depan pendopo yang merupakan jalan umum) itu. Perbuatan itu bukan dari sifat petugas kebersihan. Siapa mereka ini, apa benar-benar petugas kebersihan atau bukan?," ujar Ahmad Masad kepada republikjatim.com, Kamis (21/12/2023).

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Masad menyebut aksi dari kelompok petugas kebersihan yang mengatasnamakan Gabungan Pekerja Kebersihan Seluruh Indonesia (Gapeksi) itu tidak etis. Dia juga meminta para pendemo untuk segara minta maaf di depan publik.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

"Kami mewakili masyarakat Sidoarjo meminta masa aksi yang merasa membuang sampah di sekitar Alun - Alun Sidoarjo untuk minta maaf secara terbuka," paparnya.

Sementara sejumlah elemen masyarakat dan emak-emak di sekitar lokasi juga menyayangkan tumpukan sampah yang tercecer di sepanjang jalan di depan Pendopo Delta Wibawa dan Rumah Dinas Bupati Sidoarjo itu. Bahkan, mereka rela bahu - membahu membersihkan sampah yang dibuang pendemo dari Gapeksi itu. Beberapa diantara mereka menilai aksi demo yang dianggap anarkis dan menggangu ketertiban umum. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru