Berdalih Minim Anggaran, Venue Panjat Tebing Porprov Jatim 2023 Dipindah ke Surabaya

republikjatim.com
VENUE - Kondisi venue Panjat Tebing yang ada di kawasan GOR Delta Sidoarjo yang bakal digunakan venue Panjat Tebing saat Porprov Jatim akhirnya dibatalkan karena dinilai sudah tidak layak untuk pertandingan, Senin (14/08/2023).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Gelaran Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) ke VIII Tahun 2023 hanya tinggal menghitung hari saja. Kendati demikian, Sidoarjo sebagai tuan rumah pelaksanaan ajang olahraga bergengsi antar Kabupaten/Kota se Jatim ini, belum mempersiapkan seluruh venue yang dipertandingkan secara matang.

Meski sebagian venue lainnya sudah dipersiapkan dengan bukti diperbaiki dan direvitalisasi. Bahkan tidak semua venue yang ada di Sidoarjo bisa digunakan dan dimanfaatkan dalam ajang Porprov Jatim ke VIII mendatang.

Baca juga: Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

Salah satu contohnya adalah venue untuk olahraga panjat tebing yang terletak di kawasan GOR Delta Sidoarjo bagian barat dan utara. Meski sudah disiapkan anggaran Rp 186 juta, akan tetapi nilai sebesar itu dinilai tidak cukup oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pemkab Sidoarjo untuk memperbaiki even olahraga bergengsi tingkat provinsi itu.

"Kami menilai venue panjat tebing itu sudah tidak layak digunakan. Sedangkan anggaran perbaikan (revitalisasi) yang disiapkan senilai Rp 186 juta tidak mencukupi," ujar Kepala Disporapar Pemkab Sidoarjo, Djoko Supriyadi, Senin (14/08/2023).

Untuk mengganti atau menggeser venue panjat tebing itu, kata Joko pihaknya meminta khusus untuk pertandingan panjat tebing yang semula dijadwalkan digelar di GOR Delta Sidoarjo, bakal dipindahkan ke Surabaya. Bahkan Disporapar Pemkab Sidoarjo sudah mengirimkan surat perpindahan pertandingan Panjat Tebing itu.

"Sekarang kami sudah berkirim surat ke KONI Jatim untuk izin pemindahan venue pertandingan Panjat Tebing agar dipindah ke Surabaya saja. Surat kami itu juga sudah disetujui KONI Jatim sebagai penyelenggaraan Porprov ke delapan ini," ungkap Djoko yang tinggal beberapa bulan lagi segera memasuki masa pensiun itu.

Baca juga: Geger Klaim Dukungan Jelang Muscab PKB Sidoarjo, PCNU dan MWCNU Tegaskan Netral Tak Dukung Subandi di Acara Bukber

Djoko menguraikan surat permintaan pemindahan venue Panjat Tebing itu bernomor 426/695/438.5.17/2023, tertanggal 7 Agustus 2023 dan ditandatangani sendiri oleh Kepala Disporapar Pemkab Sidoarjo, Djoko Supriyadi. Padahal, Pemkab Sidoarjo sebenarnya sudah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan venue Panjat Tebing (wall climbing) itu. Nilainya mencapai sebesar Rp 186 juta dan sudah tercantum di LPSE Kabupaten Sidoarjo.

"Tapi anggaran sebesar itu tidak cukup untuk perbaikan venue Cabang Olahraga (Cabor) Panjat Tebing. Karena diakui atau tidak anggaran untuk perbaikan venue Panjat Tebing cukup banyak," tegasnya. 

Karena anggaran yang disiapkan dinilai tidak cukup itu, maka Djoko memilih tidak menyerap anggaran sebesar itu. Baginya, anggaran yang sudah disiapkan itu akan dimasukan lagi ke dalam Silpa APBD Tahun 2023.

Baca juga: DPAC PKB Mulai Bantah Klaim Subandi, Sebut Tak Ada Dukungan Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Justru Buka Lpj Dana Banpol

"Tidak masalah anggaran itu tidak terserap. Karena kan nanti bisa dimasukkan dalam Silpa anggaran Tahun 2023 ini," ungkapnya.

Sementara untuk pemasangan lintasan atletik di kawasan GOR Delta Sidoarjo sudah mencapai 60 persen.

"Kami (Disporapar) menargetkan pemasangan lintasan atletik itu bakal selesai akhir Agustus Tahun 2023 ini," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru