Pasar Porong Ditata Bertahap, Disperindag Sidoarjo Bakal Relokasi Pedagang Buah dan Sayur ke Depan

republikjatim.com
RELOKASI - Sekitar 300 lebih pedagang kali lima atau eceran bakal direlokasi dari tempat semula di loading dock ke hanggar di depan yang semula merupakan pasar penampung saat Pasar Porong terbakar, Sabtu (20/05/2023) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo secara bertahap mulai melakukan penataan pedagang di Pasar Porong. Saat ini, proses berjalan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Sidoarjo merelokasi pedagang sayur dan buah.

Dari lokasi lama di loading dock sebelah sisi timur selatan Pasar Porong dipindahkan ke depan sebelah barat selatan pasar (bekas pasar penampungan saat Pasar Porong terbakar).

Baca juga: Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

Kabid Pasar Disperindag Pemkab Sidoarjo, Hoedy Prasetyo menyampaikan saat ini di lokasi yang baru sudah ada 3 hanggar. Namun kurang 5 hanggar lagi. Rencananya untuk menampung 300 lebih pedagang dibutuhkan total 8 hanggar yang direncanakan. Hanggar ini bakal dilengkapi dengan kipas (blower) untuk sirkulasi udara sekaligus agar pengunjung dan pedagang tidak kepanasan.

"Bangunan hanggar itu rencananya, akan menampung sekitar 300 pedagang buah dan sayuran. Pemkab akan membangun sekitar 315 an stan sekalian tambahan buat pedagang asli Sidoarjo," ujar Hoedy Prasetyo kepada republikjatim.com, Minggu (21/05/2023).

Baca juga: Geger Klaim Dukungan Jelang Muscab PKB Sidoarjo, PCNU dan MWCNU Tegaskan Netral Tak Dukung Subandi di Acara Bukber

Relokasi pedagang ini, dilakukan selain agar Pasar Porong bersih juga ada pembedaan lokasi khusus loading dock (bongkar muat barang) dengan Pedagang Kaki Lima (PKL) atau eceran.

"Bahkan, relokasi ini permintaan para pedagang agar Pasar Porong tampak bersih dan rapi. Kemarin malam sudah sosialisasi teknis untuk pembangunan dan rencana relokasi dan mayoritas pedagangnya sudah setuju," imbuh Hoedy.

Baca juga: DPAC PKB Mulai Bantah Klaim Subandi, Sebut Tak Ada Dukungan Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Justru Buka Lpj Dana Banpol

Hoedy menguraikan relokasi ini dilakukan untuk menyatukan semua pedagang dalam satu stan. Hal ini sekaligus agar tidak tumpang tindih dengan tempat bongkar muat barang (loading dock).

"Jadi dengan direlokasi ini nanti antara loading dock dengan pasar buah dan sayur lebih rapi. Bahkan tertata tidak lagi campur tumpang tindih. Pembeli juga lebih leluasa berbelanja," pungkasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru