Salah Satunya Dilibatkan Turunkan Stunting, Ini Beberapa Pesan Bupati Sidoarjo di Musyda ke 12 Aisyiyah

republikjatim.com
MUSYDA - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menyampaikan pesan saat Musyda ke 12 PD Aisyiyah Kabupaten Sidoarjo yang digelar Hotel Grand Whiz Trawas, Mojokerto, Sabtu (06/05/2023) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali menghadiri Musyda ke 12 PD Aisyiyah Kabupaten Sidoarjo yang digelar Hotel Grand Whiz Trawas, Mojokerto, Sabtu (06/05/2023) malam. Bupati muda yang akrab disapa Gus Muhdlor ini didapuk memberikan sambutan. Bupati Sidoarjo menyampaikan beberapa pesan kepada organisasi perempuan Muhammadiyah itu.

Gus Muhdlor menyampaikan suksesi atau perubahan dalam suatu organisasi adalah hal yang biasa. Namun menurutnya yang perlu dicatat dari perubahan itu adalah melanjutkan hal baik yang dilakukan sebelumnya. Hal ini dimintanya dapat dijaga dan ditingkatkan.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

"Menjaga Aisyiyah yang sudah baik dan mengadopsi inovasi-inovasi yang baik termasuk dalam membangun Kabupaten Sidoarjo harus menjadi agenda di Musyda kali ini," ujar Gus Muhdlor di tengah ratusan peserta Musyda.

Selain itu, Gus Muhdlor juga berpesan kepada Aisyiyah Sidoarjo dapat terus bersinergi dengan Pemkab Sidoarjo. Dukungan Aisyiyah Sidoarjo terhadap program pembangunan di Kabupaten Sidoarjo sangat diperlukan. Salah satunya, dukungan terhadap penuntasan permasalahan stunting.

"Perintah Pak Presiden beserta semua jajarannya hari ini yang harus dijawab Kabupaten Sidoarjo adalah permasalahan stunting. Itu harus diselesaikan dikerjakan secara bersama-sama," pintah Bupati alumni Fisip Unair Surabaya ini.

Gus Muhdlor menilai meski angka stunting di Kabupaten Sidoarjo masih lebih rendah dari nasional, namun angkanya cukup tinggi. Banyak faktor penyebabnya. Bukan hanya karena tentang kurang gizi. Namun diantara penyebabnya adalah dampak lingkungan maupun makanan yang tidak sehat sampai tingkat pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif yang masih rendah.

"Ada satu yang harus di jawab Aisyiyah adalah edukasi menjadi ibu. Hal yang mulia ini berdasarkan datanya di Kabupaten Sidoarjo miris sekali. Ibu yang memberi ASI eksklusif hanya 10 persen saja," tegas Bupati alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Untuk itu, Gus Muhdlor meminta peran Aisyiyah dalam menuntaskan permasalahan stunting di Kabupaten Sidoarjo. Semua pihak juga diminta untuk berperan dalam mencegah kenaikan angka stunting. Seperti halnya dukungan perusahaan untuk dapat mencegah faktor penyebab stunting itu.

"Kita akan secepatnya membuat edaran bahwa industri di Kabupaten Sidoarjo harus menyiapkan ruang laktasi sekaligus freezer untuk menyimpan ASI itu," jelasnya.

Gus Muhdlor menguraikan upaya Pemkab Sidoarjo sangat masif dalam menuntaskan permasalahan stunting. Kemarin telah dibentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) dengan jumlah 1.603 orang. Sehingga total keseluruhannya 4.812 kader yang ada. Tugasnya untuk melakukan pendampingan terhadap keluarga yang memiliki kerawanan terhadap stunting. Namun jumlah TPK ini dirasa masih cukup berat untuk menuntaskan stunting di Kabupaten Sidoarjo.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

"Kecuali terdapat peran serta dari organisasi Aisyiyah. Ini akan cukup berat (penanganan stunting) kecuali Aisyiyah, Muslimat dan Fatayat memberi edukasi yang masif kepada semua warga Sidoarjo. Khususnya calon pengantin agar tidak beresiko stunting," urainya.

Diakhir sambutannya Gus Muhdlor mengucapkan selamat melaksanakan Musyda ke 12 Aisyiyah Sidoarjo.

"Kami berharapan Musyda bukan hanya melahirkan sosok pemimpin yang baik, tapi juga program-program yang baik pula," tandasnya.

Sementara salah satu agenda Musyda Aisyiyah Kabupaten Sidoarjo kali ini pemilihan Ketua PD Aisyiyah Kabupaten Sidoarjo periode 2023 - 2027. Selain Ketua PD Aisyiyah Kabupaten Sidoarjo Siti Zubaidiyah yang hadir, Musyda selama dua hari ini juga dihadiri Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Sidoarjo Prof Dr Adzo'ul Milal, Ketua DPRD Sidoarjo Usman serta Sekretaris PW Aisyiyah Jawa Timur Nur Mukaromah dan Ketua PC Muslimat NU Sidoarjo Ainun Jariyah. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru