Dorong Transparansi dan Profesionalisme, Pemkab Sidoarjo Cetak Bendahara KDKMP Berstandar Sertifikasi

republikjatim.com
KOMPETENSI - Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemkab Sidoarjo Mochammad Hudori membuka acara pembekalan dan sertifikasi kompetensi bagi bendahara pengelola keuangan koperasi di Quest Hotel Surabaya, Selasa (03/11/2026).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus memperlihatkan keseriusannya dalam memperkuat keberlanjutan dan kesehatan tata kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Langkah nyata ini, diwujudkan melalui pembekalan dan sertifikasi kompetensi bagi ratusan pengelola keuangan koperasi se-Kabupaten Sidoarjo.

​Sebanyak 45 bendahara KDKMP dari empat kecamatan yakni Sedati, Waru, Taman dan Sukodono menjadi gelombang pertama yang mengikuti pelatihan intensif di Quest Hotel Surabaya, Selasa (3/11/2026). Kegiatan ini, merupakan bagian dari program pelatihan bertahap yang menyasar total 225 bendahara koperasi di Sidoarjo.

Baca juga: Buka 4.246 Lowongan Kerja Dalam dan Luar Negeri, Pemkab Sidoarjo Gelar Job Fair Hybrid 2026

​Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Mochammad Hudori mengatakan bendahara memiliki peran sentral dan strategis dalam menjaga denyut nadi serta kesehatan finansial koperasi. Menurutnya, tugas bendahara tak sebatas mencatat arus kas masuk dan keluar saja. Akan tetapi, juga memastikan seluruh laporan keuangan tersusun akurat serta akuntabel.

​"Koperasi yang berlandaskan asas kekeluargaan tetap harus dikelola secara profesional. Yakni dengan tertib administrasi dan transparan dalam mengelola keuangan," ujar M Hudori.

Baca juga: Slogan Wayahe Sidoarjo Juara Menggema, Bupati Subandi Lepas Ratusan Atlet Popda XV dan Peparpeda III Jatim 2026

​Dalam pelatihan ini, para peserta dibekali pemahaman komprehensif mengenai beberapa persoalan. Diantaranya prinsip pengelolaan keuangan modern, penyusunan laporan keuangan berstandar, tata kelola administrasi perpajakan koperasi serta 
kepatuhan terhadap regulasi dan ketentuan yang berlaku.

"Kami mengimbau agar seluruh pengetahuan dan kompetensi yang diraih selama pelatihan dapat langsung diterapkan dalam operasional sehari-hari," pintanya.

Langkah ini, kata Hudori dinilai kunci untuk mengerek kepercayaan publik dan anggota terhadap KDKMP. Kompetensi yang diperoleh para bendahara hendaknya dapat diterapkan secara nyata. Sehingga koperasi semakin sehat, profesional, transparan dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat. 

Baca juga: Pemkab Sidoarjo Perpanjang Kontrak 3.794 PPPK Paruh Waktu dan Siapkan Formasi Peningkatan Kesejahteraan

"Kami berharap KDKMP benar-benar memberi manfaat nyata dan tumbuh secara berkelanjutan," pungkasnya. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru