Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo kembali menunjukkan komitmen dan kehadirannya di tengah masyarakat dalam situasi duka. Bupati Sidoarjo, Subandi melakukan kunjungan takziah ke kediaman almarhum Moch Kusaini Kepala Desa Tropodo, Kecamatan Waru, Rabu (28/10/2026).
Dalam kunjungan yang berlangsung hangat dan penuh empati di rumah duka Wisma Tropodo itu, Bupati Subandi tidak hanya menyampaikan belasungkawa mendalam. Akan tetapi, juga menyerahkan secara langsung santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris almarhum.
Baca juga: Bukan Pabrik Megah, Bupati Subandi Sebut Pemuda Aset Terbesar Sidoarjo di Momen Sumpah Pemuda ke 98
Total santunan awal yang diserahkan mencapai Rp 46.386.497, yang mencakup Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP). Tidak hanya itu, keluarga almarhum kelak juga akan menerima Jaminan Pensiun berkala sebesar Rp 1.516.515 setiap bulannya.
"Alhamdulillah, hari ini kita bisa bertakziah ke kediaman keluarga almarhum Kepala Desa Moch Kusaini. Semoga, almarhum ditempatkan di surga terbaik di sisi Allah SWT," ujar Subandi usai menyampaikan ucapan duka kepada pihak keluarga.
Subandi berharap, penyerahan santunan ini dapat membantu meringankan beban finansial keluarga yang ditinggalkan. Bahkan, sekaligus menjadi penyemangat agar keluarga senantiasa diberikan ketabahan dan kesabaran menghadapi cobaan ini.
Momen ini, sekaligus menegaskan keberhasilan Pemkab Sidoarjo dalam memberikan jaminan perlindungan sosial secara menyeluruh bagi para pengabdi masyarakat. Subandi menjelaskan seluruh perangkat desa di Kabupaten Sidoarjo saat ini telah secara penuh dilindungi BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran kepesertaan yang ditanggung oleh Pemkab Sidoarjo.
Baca juga: Gandeng Kejagung RI Gembleng Puluhan ASN Inspektorat Sidoarjo Cegah Korupsi Sejak Dini
"Kita sebagai pemerintah daerah memberikan bantuan ini karena memang sudah kita masukkan ke dalam program pemerintah dan terus berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan. Mulai dari perangkat desa, lembaga desa, hingga para kader, semuanya sudah terdaftar dan terlindungi," ujar Bupati Subandi.
Tidak berhenti pada jajaran perangkat desa, Pemkab Sidoarjo terus memperluas jangkauan jaminan sosial ke masyarakat yang membutuhkan. Subandi membeberkan mulai tahun 2026, Pemkab Sidoarjo meluncurkan inovasi gerakan "Satu ASN Satu Duafa".
Melalui gerakan ini, para pejabat Eselon II, Eselon III, Kepala Sekolah (Kasek), Kepala Rumah Sakit hingga Kepala Puskesmas mengikutsertakan secara swadaya warga duafa ke dalam perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
"Pada Tahun 2026 program ini, sudah mulai berjalan. Harapan kami, pada Tahun 2027 seluruh ASN di Kabupaten Sidoarjo dapat bergerak bersama-sama melalui program satu ASN membawa satu duafa," imbuhnya optimistis.
Sementara penyerahan santunan kepada keluarga Kades Tropodo ini menjadi bukti nyata, Pemkab Sidoarjo terus berupaya hadir memberikan pelayanan terbaik dan rasa aman bagi warganya.
"Kami memastikan tidak ada keluarga pengabdi masyarakat yang terlupakan di saat-saat sulit," pungkasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi