Warga Suwaluh Balongbendo Diduga Jadi Korban Begal Motor di JL Raya Watesari Belakang Polsek


Warga Suwaluh Balongbendo Diduga Jadi Korban Begal Motor di JL Raya Watesari Belakang Polsek KORBAN - Korban begal Alex Yuli Hantoro (34) yang tinggal di Desa Suwaluh, Kecamatan Balongbendo mengalami luka bekas ditodong sajam di lehernya dan tergeletak di Dusun Jatisari, Desa Watesari, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, Minggu (16/01/2022) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Seorang pria tergeletak di pertigaan area persawahan belakang Polsek Balongbendo, tepatnya di JL Raya Mbah Wongso Dusun Jatisari, Desa Watesari, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, Minggu (16/01/2022) malam. Diduga pria yang tinggal bersama mertuanya di Desa Suwaluh, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo ini menjadi korban begal.

Pria bernasib malang itu diketahui adalah Alex Yuli Hantoro. Pria 34 tahun ini tinggal bersama mertuanya di RT 04, RW 01, Desa Suwaluh, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo. Saat ditemukan warga korban mengalami luka di lehernya yang diduga bekas ditodong senjata tajam (sajam) oleh kawanan begal.

Selain itu, saat ditemukan tergeletak korban yang merupakan warga asal Dusun Sidorogo, Desa Trosobo, Kecamatan Taman ini masih tergeletak di atas turunan jembatan dengan tangan terlentang dan memakai kaos bercelana jeans. Posisi tubuh korban menghadap ke langit. korban diduga menjadi korban aksi kawanan begal motor. Beruntung, nyawa korban masih selamat dan korban langsung dievakuasi warga ke Puskesmas Balongbendo.

Sekretaris Desa (Sekdes) Watesari, Purnomo mengaku mendapat laporan dari warganya ada pria yang tergeletak di lokasi kejadian itu. Awalnya, korban dikira sebagai korban kecelakaan lantaran di lokasi sering terjadi kecelakaan. Seketika itu, Sekdes menuju lokasi kejadian.

"Saat di lokasi kejadian, sudah ada warga sekitar yang berkerumun. Saya datang bersamaan petugas kepolisian. Saat diterangi pakai lampu senter korban masih sadar, tetapi tidak membuka kelopak matanya," ujar Purnomo kepada republikjatim.com, Minggu (16/01/2022) malam.

Kemudian, Purnomo meminta petugas kepolisian untuk memeriksa dompet barangkali ada tanda pengenal korban. Setelah diperiksa tidak ada dompetnya. Termasuk uang tunai sekitar Rp 1 juta dan sepeda motor Honda Supra milik korban diduga raib digondol kawanan begal itu.

"Mendadak datang seorang laki-laki dan perempuan. Ternyata saat ditanya, tahu korban karena tetangganya. Karena dipastikan korban warga Suwaluh, kami pun langsung menghubungi Langsung Kades Suwaluh (M Heru Sulthon) agar ditindaklanjuti," imbuhnya.

Tak berselang lama datang mobil ambulance dan korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Balongbendo. Pihaknya berpesan jika ada keluarga korban agar langsung ke Puskesmas Balongbendo agar korban segera mendapatkan perawatan medis.

"Alhamdulillah sesampainya di puskesmas korban sadar dan keluarganya berdatangan," tegasnya.

Sementara secara terpisah Kapolresta Sidoarjo, Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro saat dihubungi melalui WhatsApp (WA) membenarkan adanya kasus dugaan begal motor itu.

"Tapi perkaranya masih ditindaklanjuti petugas. Sampai sekarang dan belum ada titik temu (petunjuk) mohon waktu agar perkara semakin ada titik terangnya," tandas mantan Wakapolresta Banyuwangi ini. Zak/Waw