Warga Semampir Krian Peringati 1 Tahun Pendirian Kampung Tangguh dengan Doa dan Istigotsah Bersama


Warga Semampir Krian Peringati 1 Tahun Pendirian Kampung Tangguh dengan Doa dan Istigotsah Bersama ISTIGOTSAH - Ratusan warga RW 06 Dusun Semampir, Desa Sidorejo, Kecamatan Krian, Sidoarjo menggelar acara doa dan istigotsah bersama untuk keberkahan bangsa Indonesia, Sabtu (25/09/2021) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ratusan warga RW 06 Dusun Semampir, Desa Sidorejo, Kecamatan Krian, Sidoarjo berkumpul di punden desa setempat. Mereka menggelar acara doa dan istiqotsah bersama untuk keberkahan bangsa Indonesia.

Selain itu, tasyakuran ini dalam memperingati 1 tahun pembangunan kampung tangguh. Acara digelar dengan menerapkan protokol ketat. Bahkan dilengkapi pemasangan banner himbauan prokes menyelimuti acara itu. Paling unik, warga yang boleh ikut kegiatan adalah warga yang sudah divaksin tahap pertama.

Kampung Tangguh Dusun Semampir dibentuk dan dikembangkan warga maupun pengurus RT dan RW itu sudah berjalan selama 1 tahun. Hambatan dan rintangan untuk menjaga warga dusun agar terhindar dari penyebaran Covid-19 secara berjenjang terus diupayakan.

"Diantaranya mulai dari Punden dijadikan taman edukasi wisata dusun, pembuatan posko PPKM, pemeliharaan peternakan ayam dan ikan, pembuatan jamu herbal hingga membuat lahan kering bisa ditanami padi," ujar Ketua RW 06 Semampir, Sutrisno kepada republikjatim.com, Sabtu (25/09/2021) malam.

Sutrisno mengakui tidak terasa kampung tangguh dikembangkan sampai dengan saat ini sudah berusia 1 tahun. Pihaknya memiliki komitmen selama pandemi covid-19 belum berakhir, bakal terus mengoptimalkan keberadaan kampung tangguh ini.

"Kampung Tangguh ini sebagai sarana pencegah penyebaran Covid-19. Kami sudah merasakan manfaat dari hasil pembinaan kampung tangguh ini," imbuhnya.

Selain itu, kata Sutrisno pihaknya juga membina kader-kader relawan Covid-19 dari kalangan pemuda, membina karangtaruna melalui kegiatan olah raga pencak silat PSHT Pusat Madiun, memberdayakan dan mengolah usaha masyarakat secara mikro untuk kepentingan bersama.

"Sebagai ungkapan syukur atas semua itu, kami memperingati pembangunan kampung tangguh, pembangunan punden taman edukasi serta 1 tahun hari berdirinya sub rayon pecak silat PSHT Cabang Sidoarjo dengan membagi santunan kepada anak yatim, juru kunci punden serta berdoa untuk keberkahan Indonesia di tengah pandemi Covid-19," tegasnya.

Sementara Ketua Cabang PSHT Pusat Madiun di Sidoarjo, Mursito menilai kampung tangguh yang sudah berjalan menjadi motivasi dan inspirasi bagi warga desa lain. Harapannya, ke depan kampung tangguh ini dikolaborasikan dengan PSHT untuk menjadi kampung pesilat.

"Tujuannya agar generasi muda mampu memiliki prestasi di dunia atlit pencak silat yang mendunia," tandasnya. Zak/Waw