Wabup Sidoarjo Minta Komda Lansia Jadi Wadah Lansia Jaga Produktivitas Melalui Produk Unggulan UMKM


Wabup Sidoarjo Minta Komda Lansia Jadi Wadah Lansia Jaga Produktivitas Melalui Produk Unggulan UMKM WADAH - Wabup Subandi yang juga Ketua Umum Komda Lansia menjadikan Komda wadah Pembinaan Karang Werda se Kabupaten Sidoarjo di Pendopo Kecamatan Sedati, Selasa (05/10/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komisi Daerah Lanjut Usia (Komda Lansia) Kabupaten Sidoarjo menjadi wadah khususnya warga berusia senja yang didorong untuk tetap produktif dan memberikan kontribusi lebih. Komda Lansia diharapkan menjadi wadah para lansia menjaga agar tetap produktif dan mandiri melalui kegiatan ekonomi usaha UMKM.

"Kami berharap dengan adanya pembinaan komda lansia dapat membangun semangat untuk produktif berkarya dengan kompak agar tercapai kesejahteraan," ujar Wabup Sidoarjo, Subandi saat Pembinaan Karang Werda se Kabupaten Sidoarjo di Pendopo Kecamatan Sedati, Selasa (05/10/2021).

Lebih jauh, Subandi yang juga menjabat Ketua Komda Lansia Sidoarjo ini meski lansia, kata Subandi dari sisi semangat harus tetap sama hebat. Meski dari sisi usia sudah tidak lagi muda.

"Bagi sebagian orang, lansia itu momok. Tetapi mari diyakini lansia itu keren. Lansia dan anak muda itu sama saja. Karena menjadi bagian dan berkonsep bergerak bersama untuk memajukan Sidoarjo," pintahnya.

Menurut mantan Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo ini, semua lansia juga harus sama-sama bahagia dan bersemangat. Lansia dan anak muda, pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun, dari sisi kematangan, lansia pasti lebih matang secara usia dan dari sisi pengalaman lebih kaya.

"Sebaliknya, anak muda generasi milenial pasti memiliki kelebihan khususnya di bidang penguasaan teknologi informasi. Kedua potensi ini harus bersinergi untuk menjawab tantangan ke depan. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk lansia bersinergi bersama, menjadikan Sidoarjo sebagai kota yang ramah semua golongan usia termasuk para lansia," tegasnya.

Subandi yang juga mantan Kades Pabean, Kecamatan Sedati ini menjelaskan di Kecamatan Sedati terdapat 16 Desa yang memiliki kelompok UMKM dari para lansia yang produktif. Bahkan Karang Wreda memiliki potensi lebih yakni pada Tahun 2018-2019 meraih juara harapan 1 dan juara harapan 1 paduan suara di Tahun 2019. Karena itu, lansia harus didukung untuk mampu menjaga kesehatan dan mendorong perekonomian di masa pandemi Covid-19 meningkatkan.

"Dengan modal itu, lansia dapat menjadi salah satu unsur penting yang dapat berperan dalam pembangunan daerah. Menjadi bermutu tidak harus muda, tua pun bisa bermutu dan berkualitas dalam berkarya sesuai kemampuan. Saya berharap ke depan lansia lebih mandiri. Terlebih produktif yang ujungnya berdampak menurunkan angka kemiskinan," jelas Ketua DPC PKB Sidoarjo ini.

Saat ini angka harapan hidup di Sidoarjo cukup tinggi. Namun, hal ini justru menyebabkan terjadinya pergeseran penyakit menular menjadi penyakit tidak menular. Perubahan pola hidup dengan umur yang semakin panjang jumlah lansia akan semakin meningkat ke depan. Hal ini menjadi tantangan baru bagi Komda Lansia di setiap Desa, Kecamatan hingga Kabupaten. Bahkan peran dan fungsi masing-masing Kelompok Kerja (Pokja) Komda Lansia yang disatukan dalam sebuah kegiatan dan diharapkan mampu menjawab tantangan baru itu.

"Mari bersama-sama antara Pemdes, Kecamatan hingga Kabupaten memberi dorongan kepada lansia, dalam kegiatan positif seperti senam, pengajian dan UMKM yang difasilitasi adanya bantuan modal melalui Kurda. Harapannya di masing-masing desa dianggarkan di APBDes untuk kegiatan lansia dan kesejahteraannya," tandasnya.

Bahkan Subandi mengingatkan para lansia untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan berharap para lansia mengikuti vaksin.

"Karena vaksin ini untuk meningkatkan imunitas dan herd immunity dalam mencegah penyebaran pandemi Covid-19," pungkasnya. Zak/Waw