Utamakan Tampil Modis Tetap Sopan, PKK Sidoarjo Sosialisasi Soal Etika Berbusana


Utamakan Tampil Modis Tetap Sopan, PKK Sidoarjo Sosialisasi Soal Etika Berbusana BUSANA - Wakil Ketua TP PKK Sidoarjo, dr Sriatun Subandi TP PKK Kabupaten Sidoarjo menyelenggarakan Sosialisasi Etika Berbusana di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Selasa (16/11/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Trend Busana terus berkembang seiring perkembangan zaman. Perkembangan itu bisa dilihat dan diakses di sejumlah media sosial (Medsos). Akan tetapi setiap individu harus selektif dan pandai dalam memilih mode busana yang sesuai dengan diri dan kepribadian masing-masing.

Karena itu, Pokja III TP PKK Kabupaten Sidoarjo menyelenggarakan Sosialisasi Etika Berbusana di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Selasa (16/11/2021).

Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo, dr Sriatun Subandi yang hadir secara langsung dalam kesempatan ini memberi arahan kepada peserta kegiatan. Sriatun mengatakan ada beberapa hal yang penting dan perlu diperhatikan dalam etika berbusana. Diantaranya, seperti harus bersih, sopan, rapi dan baik.

"Selain itu, juga harus pandai memadu padanan gaya busana, warna dan bisa menyesuaikan waktu. Sekaligus acara berbusana serta tidak perlu terlalu mahal agar terlihat elegan," ujar Sriatun kepada republikjatim.com, Selasa (16/11/2021).

Dalam memilih busana ini juga memperhatikan ukuran yang sesuai. Hal itu, harus memahami bahan yang digunakan nyaman dan cocok sesuai bentuk badan. Bahkan setiap individu berbeda dan bervariasi dalam bentuknya.

"Dengan busana yang pas dan nyaman akan menimbulkan rasa percaya diri. Jangan lupa harus pandai memadu padankan aksesoris agar baju yang digunakan terlihat lebih menarik, elegan dan percaya diri. Karena menjadi dasar penting dalam berbusana dengan percaya diri menjadi modal beretika dalam berbusana karena masing-masing orang memiliki perbedaan selera dalam berbusana," jelas istri Wabup Sidoarjo ini.

Sedangkan yang tidak kalah pentingnya, kata Sriatun busana yang digunakan dalam berbagai kesempatan tidak harus selalu baru. Karena baju lama yang masih layak dan masih pas di badan yang disimpan dengan baik dapat dipakai beberapa kali.

"Pakaian yang bagus tidak harus mahal. Yang penting kalau pakaian rapi dan sopan, itu pas dan serasi di tubuh. Makanya, kita akan disegani dan bisa dicontoh orang lain," tegasnya.

Sementara dalam sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari SMKN 1 Buduran, Dwiana Sri Marfasih yang memaparkan materi tentang mengenali tubuh diri sendiri, mengenal desain atau mode busana yang cocok dan sesuai bentuk badan serta dalam tata rias.

"Pemilihan aksesories dan pelengkap busana, selain itu peserta sosialisasi akan diberikan saran-saran dan trik memilih busana yang tepat agar bisa tampil cantik serasi dan menarik," katanya.

Sementara Ketua Pokja III TP PKK Sidoarjo, Titik Sugiarti menegaskan kegiatan yang dihadiri 75 undangan yang terdiri dari 21 pengurus TP PKK Kabupaten Sidoarjo, 18 ketua TP PKK Kecamatan dan 2 perwakilan TP PKK Desa/kelurahan.

"Para undangan yang hadir menggunakan busana daerah atau berkebaya dan berjarit dinilai 2 dewan juri dari SMKN I Buduran dan terpilih 8 busana terbaik dan serasi yang mendapatkan hadiah khusus dari panitia," tandasnya. Hel/Waw